PT Surya Permata Andalan Tbk. (NATO) memberikan penjelasan resmi terkait pengambilalihan saham perseroan oleh pengendali baru, yakni PT Mercury Strategic Indonesia (MSI). MSI mengambil alih posisi PT Karunia Berkah Jayasejahtera (KBJ) sebagai pemegang saham pengendali dengan tujuan investasi jangka panjang.
Poin Penting untuk Investor
- Rencana Tender Offer Wajib: Sebagai pengendali baru, MSI akan melaksanakan Penawaran Tender Wajib (MTO) atas saham yang dimiliki oleh masyarakat.
- Harga Penawaran: Harga pelaksanaan tender offer dipatok sebesar Rp 183 per lembar saham.
- Dasar Harga: Nilai Rp 183 dipilih karena lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga tertinggi perdagangan harian di Bursa selama 90 hari terakhir yang sebesar Rp 162,09.
- Jadwal Pelaksanaan: Rencana tender offer akan dimulai pada 2 Februari 2026 hingga 3 Maret 2026.
- Pihak Terlibat: Perusahaan efek yang ditunjuk untuk aksi ini adalah KB Valbury Sekuritas, dengan Biro Administrasi Efek PT Ficomindo Buana Registrar.
Struktur dan Strategi Baru
- Pemilik Manfaat (UBO): Berdasarkan struktur permodalan, pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dari MSI hingga tingkat perseorangan adalah Alan RB.
- Alasan Akuisisi: MSI menilai NATO memiliki potensi pertumbuhan berkelanjutan dan berencana memberikan dukungan permodalan serta akses jaringan bisnis.
- Tidak Ada Perubahan Bisnis: Hingga saat ini, manajemen menyatakan tidak ada rencana untuk mengubah kegiatan usaha utama, susunan direksi/komisaris, maupun kebijakan dividen perseroan.
- Komitmen Listing: NATO berkomitmen untuk tetap menjadi perusahaan tercatat di bursa dan saat ini masih memenuhi ketentuan free float minimal 7,5%.
Kewajiban Refloat
Jika setelah tender offer jumlah saham publik berkurang secara signifikan, MSI memiliki kewajiban untuk melakukan penjualan kembali saham (refloat) dalam waktu 2 tahun agar persyaratan pencatatan bursa tetap terpenuhi.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


