PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) secara resmi mengumumkan rencana strategis untuk melakukan pengambilalihan mayoritas saham pada PT Traya Multi Investama. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam memperkuat struktur bisnis sebagai perusahaan holding multi-sektor yang mengintegrasikan berbagai lini usaha. Melalui keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 18 Februari 2026, manajemen menjelaskan bahwa rencana transaksi ini telah mencapai tahapan pengumuman ringkasan rencana pengambilalihan di media massa.
Detail Rencana Transaksi PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK)
Berdasarkan laporan informasi atau fakta material yang diterbitkan, PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) berencana untuk mengambil alih sebanyak 2.499 lembar saham PT Traya Multi Investama. Jumlah tersebut merepresentasikan kepemilikan sebesar 99,96% (sembilan puluh sembilan koma sembilan puluh enam persen) dari total modal disetor dan ditempatkan pada perusahaan target.
Kejadian material ini merujuk pada pengumuman Ringkasan Rencana Pengambilalihan Saham yang telah dilakukan dalam surat kabar “Harian Terbit dan Satelit News” pada tanggal 13 Februari 2026. Pelaksanaan laporan ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 31/POJK.04/2015 serta POJK 45/2024 mengenai Pengembangan dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik.
Strategi Ekspansi dan Dampak Operasional
Manajemen menegaskan bahwa rencana transaksi ini merupakan bagian integral dari strategi ekspansi PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK). Sebagai perusahaan induk, langkah ini diambil untuk memperluas portofolio usaha dan mencari sumber pertumbuhan baru yang diharapkan dapat menciptakan nilai berkelanjutan bagi Perseroan di masa depan.
Meskipun melibatkan pengambilalihan porsi saham yang signifikan, manajemen melaporkan bahwa saat ini tidak ada dampak material yang mengganggu kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun keberlangsungan usaha Perseroan. Pasca penyelesaian transaksi, PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) akan secara resmi menjadi Pemegang Saham Pengendali Baru di PT Traya Multi Investama.
Berikut adalah proyeksi struktur kepemilikan saham pada PT Traya Multi Investama setelah rencana transaksi dilaksanakan:
- PT Multi Garam Utama Tbk (Perseroan): 2.499 lembar saham (99,96%).
- Danny Sutradewa: 1 lembar saham (0,04%).
- Total: 2.500 lembar saham (100,00%).
Poin Penting bagi Investor
- Persentase Akuisisi: FOLK berencana menguasai 99,96% saham PT Traya Multi Investama.
- Tujuan Strategis: Ekspansi portofolio dan pencarian sumber pertumbuhan baru melalui entitas holding.
- Status Pengendalian: Transaksi ini akan menjadikan Perseroan sebagai pengendali baru pada perusahaan target.
- Kondisi Keuangan: Perseroan menyatakan tidak ada dampak negatif terhadap kondisi keuangan atau operasional saat ini.
- Kepatuhan Regulasi: Pelaporan dilakukan sesuai dengan ketentuan POJK terbaru mengenai emiten.
Profil Singkat Perusahaan
PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) adalah perusahaan induk (holding company) dan penyedia jasa manajemen yang memiliki fokus pada integrasi tiga pilar utama, yaitu: media, retail brands, dan Intellectual Property (IP). Operasional Perseroan dijalankan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui berbagai entitas anak perusahaan untuk menciptakan ekosistem bisnis yang terintegrasi di pasar domestik.
Sumber Data: Laporan Informasi dan Fakta Material FOLK (Februari 2026)
Baca juga: FOLK Siap Gelar Private Placement Tahap I, Bidik Dana Segar Rp 57 Miliar
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


