- Perseroan memperoleh dana bersih Rp115,47 miliar dari IPO yang digunakan untuk pembelian alat dan modal kerja; pendapatan naik 98,4% namun laba komprehensif turun 55% akibat beban non-operasional.
- Capex difokuskan pada aset produktif dan target laba bersih 2025; dividen tunai tahun buku 2024 sebesar Rp5,56 miliar atau Rp245/saham dibagikan sesuai hasil RUPS.
- Perusahaan tengah mengikuti tender BUMN dan mendorong efisiensi proyek untuk mengejar pertumbuhan laba 25% tahun ini.
- CSR dilakukan jika terjadi bencana karena masih berperan sebagai sub-kontraktor, namun menargetkan jadi main contractor di proyek luar negeri.
- Potensi bisnis akan terus dikembangkan agar laba meningkat dan dividen dapat dibagikan secara rutin.
- Perseroan tidak melakukan lindung nilai untuk aset yang mengalami penyusutan, namun seluruh aset telah diasuransikan.
Stop beli saham karena FOMO. Mulai cuan dengan strategi yang masuk akal. Klik sekarang!


