Saturday, April 18, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) Semester 1 2025

Kinerja Keuangan PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) Semester 1 2025

Pada semester pertama tahun 2025, PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 544,44 miliar , mengalami perubahan sebesar +0,59% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 541,23 miliar.
  • Aset Lancar: Aset lancar mengalami kenaikan sebesar 1,55% menjadi Rp 341,49 miliar.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar turun 0,97% menjadi Rp 202,95 miliar.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 14,98 miliar, turun sebesar 14,72% dari tahun sebelumnya.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami perubahan sebesar -16,50%, menjadi Rp 13,22 miliar.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 1,77 miliar, mengalami peningkatan sebesar 1,55%.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 529,46 miliar , yang mencatatkan peningkatan sebesar 1,11% dibandingkan akhir tahun 2024.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 39,46 miliar , yang mengalami penurunan sebesar 71,56% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini terutama disebabkan oleh lebih rendahnya penjualan program sinetron.

Laba Bersih

  • Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 5,82 miliar , yang mengalami penurunan sebesar 68,23% dari tahun sebelumnya.

Laba Per Saham (EPS)

  • EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 1,22 , menunjukkan penurunan sebesar 75,70% dibandingkan dengan semester 1 2024.

Rasio Keuangan

Rasio Likuiditas

  • Current Ratio: 25,84 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
  • Quick Ratio: 25,84 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan (VERN tidak mencatatkan persediaan di neraca).

Rasio Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 25,01%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
  • Margin Laba Bersih: 14,74%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.

Rasio Efisiensi (Annualized)

  • Return on Assets (ROA): 2,14%. Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
  • Return on Equity (ROE): 2,20%. Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.

Rasio Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,03 kali. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan yang sangat rendah.

Valuasi Perusahaan

Price to Earnings Ratio (PER)

  • PER: Dengan harga saham pada penutupan 15 September 2025, yaitu Rp 129, PER perusahaan (disetahunkan) tercatat sebesar 52,87x, yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.

Price to Book Value (PBV)

  • PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 1,16x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 129 dan nilai buku per saham sebesar Rp 111,10. Rasio ini mengindikasikan harga pasar sahamnya sedikit di atas nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan VERN pada semester pertama tahun 2025. Meskipun pendapatan dan laba bersih mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, posisi keuangan perusahaan tetap solid. Hal ini ditunjukkan oleh struktur neraca yang kuat dengan total aset yang stabil, penurunan liabilitas, dan peningkatan ekuitas. Rasio solvabilitas (DER) yang sangat rendah dan rasio likuiditas yang tinggi menunjukkan risiko finansial yang minimal. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk prospek industri dan strategi perusahaan ke depan, dalam mengambil keputusan investasi.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments