Pada semester pertama tahun 2025, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mencatatkan kinerja yang dapat memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
- Aset
- Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 10.043,5 miliar, mengalami perubahan sebesar 14,05% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 8.806,4 miliar.
- Aset Lancar: Aset lancar mengalami kenaikan sebesar 11,59% menjadi Rp 3.074,6 miliar.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tumbuh 15,17% menjadi Rp 6.968,9 miliar , didorong oleh peningkatan pada pos Aset Tetap.
- Liabilitas
- Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 5.155,9 miliar , turun sebesar 6,18% dari tahun sebelumnya.
- Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami perubahan sebesar -16,82%, menjadi Rp 3.006,5 miliar.
- Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 2.149,3 miliar, mengalami peningkatan sebesar 14,25%.
- Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 4.887,6 miliar, yang mencatatkan peningkatan sebesar 47,63% dibandingkan akhir tahun 2024.
Laporan Laba Rugi
- Pendapatan
- Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 3.108,8 miliar, yang mengalami kenaikan sebesar 6,44% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
- Laba Bersih
- Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 168,0 miliar, yang mengalami kenaikan signifikan sebesar 1079,96% dari tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan laba bruto dan efisiensi pada beban pokok pendapatan.
- Laba Per Saham (EPS)
- EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 4,13 (per 1.000 saham), menunjukkan kenaikan sebesar 535,38% dibandingkan dengan semester 1 2024.
Rasio Keuangan
- Rasio Likuiditas
- Current Ratio: 1,02 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
- Quick Ratio: 0,87 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan.
- Rasio Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 15,33%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
- Margin Laba Bersih: 5,40%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.
- Rasio Efisiensi
- Return on Assets (ROA): 3,57% (disetahunkan). Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
- Return on Equity (ROE): 8,20% (disetahunkan). Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.
- Rasio Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 1,05. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan.
Valuasi Perusahaan
- Price to Earnings Ratio (PER)
- PER: Dengan harga saham pada penutupan 6 Agustus 2025, yaitu Rp 226, PER perusahaan tercatat sebesar 27.360,77x, yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan. PER yang sangat tinggi ini disebabkan oleh EPS yang masih sangat kecil.
- Price to Book Value (PBV)
- PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 1,88x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 226 dan nilai buku per saham sebesar Rp 120,13. Rasio ini mengindikasikan seberapa besar harga pasar dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.
Kesimpulan
Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Walaupun ada perubahan dalam beberapa aspek, kinerja perusahaan tetap solid dengan pertumbuhan yang sehat pada beberapa indikator keuangan. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor dalam mengambil keputusan investasi.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi.
PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


