Pada semester pertama tahun 2025, PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) mencatatkan kinerja yang solid, ditandai dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang signifikan. Analisis ini memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 3.525.366.064.755, mengalami peningkatan sebesar 2,15% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 3.451.053.901.000.
- Aset Lancar: Aset lancar mengalami kenaikan sebesar 5,39% menjadi Rp 1.717.349.614.704.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar turun 0,74% menjadi Rp 1.808.016.450.051.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 1.018.258.762.321, meningkat sebesar 2,94% dari tahun sebelumnya.
- Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami kenaikan sebesar 7,79%, menjadi Rp 483.684.286.367.
- Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 534.574.475.954, mengalami penurunan sebesar 1,09%.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 2.507.107.302.434, yang mencatatkan peningkatan sebesar 1,84% dibandingkan akhir tahun 2024.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan
- Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 1.204.527.362.585, yang mengalami kenaikan sebesar 9,79% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan penjualan produk fitting dan saniter di pasar domestik.
Laba Bersih
- Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 169.099.573.886, yang mengalami kenaikan signifikan sebesar 57,60% dari tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan laba bruto.
Laba Per Saham (EPS)
- EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 16,39, menunjukkan kenaikan sebesar 57,60% dibandingkan dengan semester 1 2024.
Rasio Keuangan
Rasio Likuiditas
- Current Ratio: 3,55 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat baik untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
- Quick Ratio: 2,02 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan, yang juga berada pada level yang sehat.
Rasio Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 26,03%. Rasio ini menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
- Margin Laba Bersih: 14,04%. Ini menggambarkan persentase laba bersih yang dihasilkan dari total pendapatan.
Rasio Efisiensi
- Return on Assets (ROA): 9,70% (disetahunkan). Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
- Return on Equity (ROE): 13,61% (disetahunkan). Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.
Rasio Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,41. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, yang menunjukkan tingkat risiko finansial perusahaan yang rendah.
Valuasi Perusahaan
Price to Earnings Ratio (PER)
- PER: Dengan harga saham pada penutupan 6 Agustus 2025, yaitu Rp 254, PER perusahaan tercatat sebesar 7,75x (disetahunkan), yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.
Price to Book Value (PBV)
- PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 1,05x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 254 dan nilai buku per saham sebesar Rp 242,94. Rasio ini mengindikasikan bahwa harga pasar saham sedikit di atas nilai buku perusahaan.
Kesimpulan
Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Kinerja perusahaan tetap solid dengan pertumbuhan yang sehat pada pendapatan dan laba bersih. Rasio keuangan menunjukkan posisi likuiditas yang kuat, profitabilitas yang meningkat, dan tingkat utang yang terkendali. Dari sisi valuasi, saham TOTO diperdagangkan pada level PER dan PBV yang wajar. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi makroekonomi dan prospek industri, dalam mengambil keputusan investasi.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi.
PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.