Per November 2024, total beban BTPS tercatat sebesar Rp 3,53 Triliun, dengan rata-rata bulanan sekitar Rp 320,91 Miliar. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama di 2023, di mana total beban mencapai Rp 3,75 Triliun atau rata-rata Rp 340,91 Miliar per bulan. Dengan penurunan sebesar Rp 20,00 Miliar per bulan, atau sekitar -5,87%, hal ini mencerminkan efisiensi operasional yang semakin baik, meskipun beberapa komponen beban, seperti promosi, mengalami lonjakan yang signifikan. Harus belajar Upgrade skill di sisi marketing
Salah satu kontributor utama efisiensi ini adalah penurunan CKPN (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai). Hingga November 2024, total CKPN tercatat sebesar Rp 1,30 Triliun, dengan rata-rata bulanan Rp 118,18 Miliar. Dibandingkan dengan 2023, di mana total CKPN mencapai Rp 1,64 Triliun atau rata-rata Rp 149,09 Miliar per bulan, terjadi pengurangan sebesar Rp 30,91 Miliar per bulan atau -20,73%. Ini mencerminkan peningkatan kualitas aset BTPS, yang mengurangi kebutuhan pencadangan kerugian.
Dengan beban operasional yang berhasil ditekan dan CKPN yang menunjukkan perbaikan signifikan, BTPS mampu menjaga efisiensi biaya sepanjang 2024. Meski begitu, kenaikan pada beban promosi menjadi tantangan yang perlu diantisipasi agar tidak mengurangi manfaat dari pengelolaan biaya lainnya. Pencapaian ini menunjukkan arah positif dalam strategi BTPS untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga kualitas aset. Semoga dividen tahun depan bisa lebih besar.
Rata – rata Beban dan CKPN BTPS 2024 vs 2023
Beban
Total beban 2024 hingga November = Rp 3,53 Triliun
Total beban 2023 hingga November = Rp 3,75 Triliun
Rata-rata beban per bulan 2024 = Rp 320,91 Miliar
Rata-rata beban per bulan 2023 = Rp 340,91 Miliar
Penurunan rata-rata beban per bulan = Rp 20,00 Miliar (-5,87%)
CKPN (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai)
Total CKPN 2024 hingga November = Rp 1,30 Triliun
Total CKPN 2023 hingga November = Rp 1,64 Triliun
Rata-rata CKPN per bulan 2024 = Rp 118,18 Miliar
Rata-rata CKPN per bulan 2023 = Rp 149,09 Miliar
Penurunan rata-rata CKPN per bulan = Rp 30,91 Miliar (-20,73%)
Beban dan CKPN BTPS pada 2024 lebih rendah dibandingkan 2023, mencerminkan efisiensi operasional dan peningkatan kualitas aset yang signifikan.
Meskipun total beban turun, ada beberapa komponen seperti promosi yang perlu mendapat perhatian untuk menjaga efisiensi.


