Skydrugz Corner: Who Are You?
Ada 3 jenis orang di bursa yakni:
1. Pucukers
2. Bottomers
3. In betweener
Pucukers adalah orang yang suka beli saham ketika sudah all time high. Beli ketika all time high weekly, all time high monthly, all time high yearly, all time high all time. Reasoning behind jadi pucukers adalah jika sebuah saham berhasil breakout ke all time high maka kemungkinan ada informasi orang dalam yang belum diketahui oleh khalayak ramai. Orang dalam tahu duluan sehingga terus melakukan pembelian. Jadi investor ritel hanya ikutan numpang bareng Insider. Tapi kita harus berhati-hati ketika menjadi pucukers, karena seringkali informasi tersebut palsu. Dari 100 rumor saham insider, hanya 10-20 yang benar, sisanya bohong semua untuk pump and dump. Sehingga cara pucukers untuk melindungi diri berita bohong ini adalah pasang cutloss. Menjadi kaum pucukers tanpa pasang cutloss sama saja dengan bunuh diri. Imagine kalau beli BUMI di 8000 karena dengar isu BUMI mau beli tambang uranium di bulan atau beli ENVY di 3000 karena dengar rumor Amazon mau akuisisi ENVY, apalagi beli all in dan ternyata rumor nya palsu semua lalu orang itu tidak pasang cutloss maka dapat dipastikan bahwa investor atau Trader tersebut langsung menjadi pahlawan bursa yang gugur dalam pertempuran. Oleh karena itu jika mau menjadi kaum pucukers maka selalu pasang pengaman cutloss di minus 3-5%. Cutloss itu pengaman kalian dari kepalsuan dan penipuan pump and dump. Kalau belajar jadi pucukers yang baik, maka bisa belajar dari buku How To Make Money In Stocks – William J. O’neil
Bottomers adalah investor yang beli saham yang sudah berada di bottom. Mereka hanya beli saham kalau saham tersebut sudah anjlok >50% dari pucuknya. Makin bottom makin mereka beli. Malah kalau bisa beli di harga 1 rupiah, mereka juga mau. Beli di bottom, average down terus dan nanti jual kalau di ATH. Jadi barang bottomers akan dijual ke pucukers. Lalu pucukers yang menyerahkan ke sesama pucukers. Syarat utama menjadi bottomers adalah wajib memiliki unlimited fund. Karena kerjaannya Average down terus. Kalau ndak kuat modal maka ndak akan bisa menjadi bottomers. Jadi cara mengakali untuk menjadi bottomers adalah dengan beli selot – selot. Kendala lain dari bottomers adalah harus bisa membedakan saham yang didump karena markdown bandar atau saham yang didump karena beneran busuk. Kalau salah menerka mana yang kena Dump karena kinerja busuk maka bisa berakhir nyangkut di saham seperti CPGT KARK DAJK INVS TMPI TRUB. Bottomers pikir itu saham bottom ternyata saham busuk. Tapi kalau dapat jackpot, bottomers bisa jadi orang yang sangat kaya raya. Contoh bottomers paling nyata itu adalah Pak LKH. Beliau suka beli saham yang super undervalued di bottom. Makanya beliau dari awalnya hanya pekerja kantoran, sekarang jadi salah satu orang kaya di Indonesia dengan harta Triliunan. Meskipun sudah punya harta banyak, Pak LKH tidak suka flexing di medsos. Untuk belajar jadi Bottomers, bisa belajar dari bukunya Raymond Budiman tentang Valuasi.
In betweener adalah investor yang belum jelas menentukan jalan hidup. Terkadang mereka ingin jadi pucukers dengan beli saham di ATH tapi ragu cutloss begitu saham anjlok. Begitu sudah nyangkut dalam baru menjadi bottomers, tapi baru separuh jalan menjadi bottomers, duit terlanjur habis karena terlalu nafsu haka all in di ATH, stress timbul, susah tidur, susah makan dan akhirnya cutloss setelah minus >50%. Lalu pindah ke saham lain dan mengulangi lagi hal yang sama. Sampai akhirnya baru 2-3 Tahun di saham, langsung pensiun dan mengatakan kalau saham adalah judi. Coba ingat – ingat berapa orang kawan yang masuk saham. Dan coba hitung berapa banyak dari mereka yang masih survive setelah 5 tahun. Pada umumnya mereka yang pensiun dari saham adalah golongan in betweener.
Syarat
1. Jika ingin menjadi pucukers maka harus punya keberanian beli in Breakout new high dan berani cutloss cepat ketika ternyata harga saham false breakout.
2. Jika ingin menjadi bottomers maka harus kuat mental dan kuat modal Average down sampai berbulan-bulan. Dan harus memastikan bahwa saham yang di Average down memang worth to buy dan bukan saham sampah.
3. Mustahil menjadi pucukers dan bottomers dalam waktu bersamaan. Karena keduanya punya style yang sangat kontradiktif. Hidup harus memilih.
I am Not a Professional Financial Analyst and Advisor. Instrumen saham dan kripto adalah investasi yang beresiko tinggi. Resiko duit hilang 100% tetap ada. So be wise. Keputusan Jual dan Beli ada di Tangan Masing-masing. .
Jika ingin membuat rekening sekuritas bisa chat via whatsapp nomor 083119181386
Beli Merchandise Kaos Pintarsaham.id di tokopedia.com/pintarsaham
Gunakan kode voucher PINTARSAHAM untuk dapatkan cashback 15%
Kalau niat buka tabungan Bank Jago untuk dapat cashback 25.000 gunakan Referal bank Jago DRS4DBA0 https://jago.com/download
Kalau mau buka rekening Bank Neo Commerce untuk dapat cashback bisa pakai link ini https://s.bankneo.co.id/qPJh00 atau kode referal R35000
Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386
Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id
Disclaimer :
Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.


