Search

Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

PintarSaham.id Chat
  • Home
  • Insight
  • Analisis Saham
  • Belajar Saham
  • Keterbukaan Informasi
  • Siaran Pers
Chat Admin
PintarSaham.id

Menyaring Noise, Memberi Insight.

Terlalu banyak noise saat pilih saham? Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

Chat Admin
  • Home
  • Insight
  • Membership
  • Tentang Kami
HomeBisnisSkydrugz Radar 11 Oktober 2021: Naikan Harga
BisnisInsight

Skydrugz Radar 11 Oktober 2021: Naikan Harga

Skydrugz
By Skydrugz
October 11, 2021
0
196
Share
Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

    Skydrugz Radar 11 Oktober 2021: Naikan Harga

    Beberapa perusahaan konsumer dunia sudah menaikkan harga jual barang mereka. Perusahaan seperti PepsiCo dan Coca Cola mulai mendistribusikan Inflation cost ke konsumen mereka. Tinggal tunggu waktu perusahaan konsumer Indonesia ikut melakukannya. INDF ICBP sudah resmi menaikkan harga. Itu artinya mereka tidak mau menyerap semua cost sendiri.

    Kontainer langka, supir langka, dan naiknya harga oil menjadi bencana logistik dunia. Inflasi sudah terjadi di seluruh dunia. Di Indonesia inflasi belum terlalu terasa karena pemerintah berusaha mengendalikan harga sembako via subsidi TDL, subsidi BBM, penetapan harga batas atas gas, penetapan harga batas atas jagung, hingga DMO coal. Namun semua subsidi tersebut akan mengorbankan banyak APBN. Pemerintah menyadari inflasi berlebihan akan menyebabkan chaos.

    Itulah mengapa pemerintah buru-buru menetapkan undang – undang harmonisasi pajak dan tax amnesty jilid 2. Saya rasa pemerintah butuh banyak pemasukan pajak baru untuk membiayai subsidi yang disalurkan untuk masyarakat.

    Beberapa BUMN sudah pasti akan dikorbankan untuk turut membantu negara. Seperti dulu BUMN Konstruksi WSKT dikorbankan untuk ambil utang sebanyak – banyaknya untuk membangun infrastruktur. Dan sekarang WSKT mulai sibuk restrukturisasi utang dan jualan aset untuk deleverage. Namun WSKT juga dibantu negara dalam melakukan restrukturisasi. Perpanjangan tenggat pembayaran utang via Himbara hingga PMN lewat right issue adalah contoh upaya pemerintah membantu balik WSKT. Resiprokal.

    PGAS juga diminta berkorban untuk membantu 7 sektor industri. Di 7 sektor industri tersebut, PGAS hanya boleh jual gas maksimal 6 dollar. Dan katanya akan diperluas ke 13 industri lagi. Tinggal tunggu keputusan presiden. Ini adalah bentuk pengorbanan BUMN untuk menjaga kestabilan negara. Padahal kalau jual ke luar negeri, PGAS bisa cuan banyak. Data ESDM 2020 menunjukkan bahwa harga gas di Malaysia untuk kelistrikan US$ 6-6,58 per MMBTU, industri (fixed) US$ 7,7-8,3 per MMBTU. Kemudian, industri (market based) US$ 3,5-7,3 per MMBTU.

    Sementara di Singapura harga gas jauh lebih tinggi daripada di RI. Harga gas untuk kelistrikan US$ 10,5 per MMBTU, industri US$ 12 per MMBTU, dan residensial (rumah tangga) US$ 40,5 per MMBTU.

    Harga gas di Australia untuk wholesale US$ 5,2-6,2 per MMBTU dan retail US$ 34-70 per MMBTU.

    Jadi semoga saja nanti PGAS bisa ekspor gas ketika kebutuhan dalam negeri sudah terpenuhi. Dengan booming komoditas seperti sekarang, ekspor akan memperkuat neraca dagang Indonesia.

    Kestabilan harga barang dan jasa yang kita alami di Indonesia saat ini adalah buah pengorbanan dari beberapa BUMN dan perusahaan Coal.

    Skydrugz Bot Radar

    Versi 1

    NO Saham MARCAP PBV Harga
    1 ISAT 34.5 T 1.86 6,350
    2 BHIT 6.1 T 0.17 83
    3 PRDA 6.1 T 3.17 6,525
    4 FPNI 1.3 T 0.87 236
    5 IPCM 1.9 T 1.69 352
    • Jangan langsung membeli saham yang ada di Skydrugz Bot Radar tanpa analisis lebih lanjut. Selalu pilah dan pilih sebelum membeli saham dengan menggunakan guideline 1, guidelines 2,Guidelines 3, dan study case. Kumpulan link Guidelines Skydrugz Bot Radar bisa dibaca di sini.
    • Versi 1 menurut saya adalah versi yang undervalued.
    • ISAT radar hari 1
    • BHIT Radar Hari 4
    • FPNI Radar Hari 5
    • PRDA Radar Hari 3
    • IPCM Radar Hari 2
    Versi 2
    NO Saham MARCAP PBV Harga
    1 TOWR 63.8 T 6.01 1,250
    2 MIKA 32.1 T 5.17 2,250
    3 BCAP 4.6 T 0.82 107
    4 ROTI 8.1 T 2.74 1,305
    5 SAMF 3.6 T 4.77 695
    6 INTP 37.5 T 1.65 10,175
    7 MLPT 5.7 T 7.69 3,060
    8 KREN 2.2 T 0.80 123
    9 MAYA 8.2 T 0.59 700
    10 AGRO 43.6 T 10.05 2,040
    • Cara menggunakan Radar ini bisa cek di sini
    • TOWR Radar hari 3
    • CPIN out. Last radar hari 3
    • MIKA Radar Hari 4
    • BCAP radar hari 5
    • ROTI Radar hari 7
    • FREN out. Last Radar Hari 5
    • SIDO out. Last Radar Hari 4
    • EMTK out. Last Radar Hari 12
    • KREN Radar Hari 2.
    • CENT out. Last radar hari 8
    • INTP Radar Hari 3

    Pintarsaham dan DBS Digibank akan mengadakan Webinar Saham FREE pada tanggal 22 Oktober 2021 pukul 19.00 WIB. Jangan lupa untuk mendaftarkan diri :

    Jika ingin mendapatkan data analisis Laporan Keuangan Kuartalan bisa pesan di sini atau menghubungi Whatsapp Admin Pintarsaham.id +62 831-1918-1386

    Untuk konsultasi perencanaan keuangan atau Financial Planning dari Certified Financial Planner Tim Pintarsaham.id bisa juga melakukan reservasi via Whatsapp +62 831-1918-1386

    Jika ingin membuat rekening sekuritas bisa chat via whatsapp nomor 083119181386

    Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

    Disclaimer :

    Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

    • Tags
    • Skydrugz Bot Radar
    Skydrugz
    Skydrugzhttps://pintarsaham.id/

    LEAVE A REPLY Cancel reply

    Please enter your comment!
    Please enter your name here
    You have entered an incorrect email address!
    Please enter your email address here

    Mulai dari Sini

    • 1

      Panduan Lengkap Belajar Saham dari Nol

      Pemula · Dasar
    • 2

      Istilah Pasar Modal Sebelum Terjun ke BEI

      Glosarium
    • 3

      Panduan Teknis Saham di Bursa Efek Indonesia

      Teknis
    • 4

      Cara Beli Saham Pertama untuk Pemula

      Praktik
    • 5

      Kesalahan Investor Pemula dan Cara Menghindarinya

      Peringatan
    Lihat semua artikel →

    Analisis Saham

    Lihat semua analisis →

    Artikel Terbaru

    Lihat semua artikel →
    PintarSaham.id
    HIGH MID LOW
    Insight Saham

    Menyaring Noise,
    Memberi Insight

    Kami menganalisis pasar untuk kamu, agar kamu bisa fokus mengambil keputusan yang lebih baik.

    Chat Admin
    Siap Upgade Diri?

    Saatnya naik level dalam memahami dan mengambil keputusan saham

    PintarSaham memberikan insight terstruktur untuk membantu investor memahami dan mengambil keputusan saham dengan lebih baik di setiap level

    Gabung Sekarang Chat Admin
    PintarSaham.id

    Platform edukasi investasi saham Indonesia berbasis data. Membantu investor ritel memahami pasar modal lewat analisis fundamental dan keterbukaan informasi resmi.

    Kembali ke Homepage

    Jelajahi

    • Home
    • Insight
    • Analisis Saham
    • Belajar Saham
    • Tentang Kami

    Kategori

    • Analisis Saham
    • Belajar Saham
    • Keterbukaan Informasi
    • Siaran Pers
    • Laporan Keuangan

    Bantuan

    • Chat Admin
    • Gabung Komunitas
    • Email Kami

    Ikuti Kami

    Telegram Instagram LinkedIn YouTube TikTok

    © 2026 PintarSaham.id · All rights reserved.