ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Guidelines To Use Skydrugz Radar Part 3: Apakah Saham Yang Masuk Skydrugz Radar Harus Dibeli Semua?

Ada beberapa user Stockbit yang katanya sering membaca jurnal Skydrugz Radar di Pintarsaham. Pertanyaan yang sering mereka tanyakan adalah apakah semua yang masuk radar harus dibeli?

Well, kalau dulu lagi iseng dan melihat semua yang masuk radar menarik, saya memang terkadang beli semua yang masuk radar masing-masing selot. Hingga pada suatu titik isi portofolio saya pernah lebih dari 70 saham. Yang hijau jual, yang merah tambah.

Tapi sekarang saya tidak melakukan hal tersebut lagi karena Prabowo Mode On. Dan sekarang terlalu banyak kesibukan. Jadi hanya beberapa emiten saja yang saya anggap menarik saja yang saya beli.

Sebagai contoh di Skydrugz Radar kemarin https://pintarsaham.id/skydrugz-radar-19-september-2021-intervensi/

Ada 17 saham yang masuk radar. Tapi yang saya anggap menarik adalah UNVR GGRM GJTL ACES $BBRI $EMTK $INDF dan $MPMX. Tapi yang saya beli sahamnya mungkin nanti hanya INDF dan MPMX. Karena saya lagi Prabowo Mode On di akhir bulan dan kebetulan saya sudah punya sedikit pengetahuan pengetahuan mengenai kondisi fundamental kedua perusahaan tersebut. Meskipun pada akhirnya yang terbeli nanti mungkin hanya MPMX karena harganya murah meriah bisa buat selot selot sampai tahun depan.

Jadi buat yang mengikuti Skydrugz Radar, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli saham yang masuk ke dalam radar, yang utama dan perlu disadari adalah Skydrugz Radar bukanlah holy grail tools untuk mencari saham yang akan ARA 7 hari 7 malam tanpa suspend. Kalau punya tools seperti itu, saya mungkin tidak menjadi investor selot selot lagi tapi langsung jadi bos JP Morgan.ūüôąūüôąūüôą

Berhubung Skydrugz Radar hanya cocok untuk investor yang punya kesabaran untuk nyangkut lama maka ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum membeli saham yang masuk ke Skydrugz Radar, yakni:

  1. Buka LK perusahaan untuk melihat kesehatan balance sheet
  2. Cek berita. Apakah ada berita buruk yang dapat memengaruhi kondisi fundamental perusahaan dalam jangka panjang
  3. Cek valuasi perusahaan, minimal PER dan PBV, makin kecil makin bagus. Kalau bisa jangan negatif
  4. Cek arus kas perusahaan, yang terbaik adalah jika konsisten punya arus kas operasional dalam 5 tahun terakhir
  5. Cek utang dan cadangan kas perusahaan, yang terbaik adalah cadangan kas perusahaan bisa melunasi semua utang perusahaan. Tapi kebetulan sangat susah menemukan perusahaan seperti itu di zaman now jadi setidaknya cari perusahaan yang cadangan kas-nya bisa menutupi 30% utang perusahaan.
  6. Cek piutang perusahaan. Pastikan jangan sampai banyak yang macet. Definisi macet menurut saya adalah jika piutang tidak bisa ditagih dalam 3 bulan atau lebih dari 90 hari. Jadi biarpun di LK perusahaan disebutkan bahwa piutang lebih dari 90 hari itu bisa ditagih, dalam perhitungan saya write off saja itu dari aset.
  7. Yang paling utama adalah cek siapa PSP. Perusahaan dengan PSP yang strong adalah yang terbaik. Saya pernah menulis tentang siapa saja strong Owner di bursa. Dan menurut saya perusahaan dengan super strong Owner di bursa adalah BUMN.

Dengan beberapa langkah di atas, diharapkan agar investor Skydrugz Radar bisa nyangkut dengan lebih ikhlas. Nyangkut tanpa keikhlasan adalah sebuah petaka bagi investor.

Duit kita sebagai investor ritel sangat terbatas, seringkali kita mengalami Prabowo Mode On. Buat yang tidak tahu Prabowo Mode On, bisa cek di sini. 

Sebagai contoh dari yang masuk radar kemarin, UNVR GGRM saya sudah punya dan posisi nyangkut. Jadi saya tidak nambah dulu. UNVR sekalian di PER <20 saja baru nambah lagi. Sedangkan GGRM sekalian di PBV < 1 baru nambah lagi. EMTK sebenarnya menarik juga karena posisi cadangan kas mereka sangat besar. Resiko bangkrut mereka almost zero dengan posisi balance sheet yang sekarang. Dengan PER 223 dan Growth 225%, cukup menarik untuk spekulasi.

Yang saya tunggu sebenarnya adalah saham coal masuk lagi dalam radar. Akhir – akhir ini sangat susah menemukan saham coal masuk lagi ke dalam radar. Padahal beberapa bulan lalu hampir tiap hari saham coal nangkring di radar.

Yang paling penting dari semua itu adalah saham yang masuk radar belum tentu akan langsung naik. Sebagai contoh GGRM HMSP UNVR sudah hampir 1 tahun masuk radar dan belum naik – naik juga sampai sekarang.

Sekali lagi perlu diingatkan bahwa Skydrugz Radar bukanlah tools untuk mencari saham yang akan ARA 7 hari 7 malam tanpa suspend. Tapi hanyalah Radar biasa untuk mencari unwanted and unloved stocks.

Jika ingin mendapatkan data analisis Laporan Keuangan Kuartalan bisa pesan di sini atau menghubungi Whatsapp Admin Pintarsaham.id +62 831-1918-1386

Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa ke link ini atau hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386 atau dengan Buka rekening saham di Sucor Sekuritas di sini dengan menggunakan referal TIRA2. Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Leave a Reply