ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Skydrugz Corner: Hikayat IPO BISI

Salah satu emiten saya yang paling favorite di IHSG. Produsen bibit jagung di Indonesia.

Emiten yang sepi, jauh dari hiruk pikuk orang yang Trading.

Nama Saat Pertama Berdiri

Semula didirikan di 1983 dengan nama PT Bright Indonesia Seed Industry.

Struktur Saham Saat Pendirian

Saat pertama didirikan, Charoen Pokphand Overseas Investment dan Sri Rejeki Nusantara yang menjadi pendiri awalnya.

Pendirian BISI

Sejarah IPO

BISI IPO di 2007. Penjamin Indopremier Sekuritas.

Di 2007, IPO di harga 200 rupiah.

Dana yang dihimpun 180 miliar rupiah.

Sejak tanggal 28 Mei 2007, Perseroan telah mencatatkan seluruh sahamnya di Bursa Efek Indonesia dan hingga kini tidak ada perubahan dalam jumlah saham yang beredar.

History Harga Saat IPO Hari Pertama

Saham PT BISI International Tbk dengan kode perdagangan BISI langsung melejit 70 persen pada perdagangan perdananya di Bursa Efek Jakarta (BEJ).Saham BISI yang ditawarkan Rp 200 per saham di awal perdagangan, Senin (28/5/2007) meroket Rp 140 (70%) menjadi Rp 340 per saham.

Tujuan Penggunaan Dana Saat IPO

Dana dari hasil IPO:

  • sebesar 40 persen akan digunakan untuk membayar utang anak usaha kepada BRI.
  • Sebesar 30 persen akan digunakan untuk membangun pabrik pengolahan benih jagung dan padi dengan kapasitas produksi sebesar 10.000 ton per tahun di Kabupaten Kediri.
  • Sekitar 30 persen akan digunakan untuk meningkatkan modal kerja.
Pemegang Saham Awal

Pemegang saham sebelum IPO adalah Agrindo Pratama, Midsummer, dan CP Agriculture.

BISI Sebelum IPO

Anak Usaha Awal
  • PT Multi Sarana Indotani= Produksi Pestisida
  • PT Tanindo Subur Prima = Impor dan perdagangan benih, pupuk dan pestisida
Tujuan Restrukturisasi Pra IPO

Untuk lebih memperkuat kegiatan usaha dan mengkonsolidasikan perusahaan yang bergerak di bidang usaha pertanian dalam Charoen Pokphand Group Indonesia, Perseroan melakukan akuisisi terhadap saham TSP dan MSI.

Restrukturisasi BISI

Dulu BISI setara dengan MSP dan TSP. MSP di bawah Agrindo sedangkan BISI dan TSP berada di bawah Surya Hidup Satwa. Lalu kemudian BISI mengakuisisi MSP dan TSP. Lalu BISI pindah di bawah Agrindo Pratama.

MSI dibeli di harga 11,9 milyar sedangkan TSP dibeli di harga 50,3 miliar.

Intinya, BISI berada di bawah keluarga Jiaravanon.

Struktur Pemegang Saham Setelah IPO

Saham BISI IPO

Struktur Pemegang Saham Agustus 2021

BISI Agustus 2021 9

Pemicu Peningkatan Penjualan

Salah satu hal yang bisa memicu peningkatan penjualan benih jagung BISI terutama disebabkan adanya subsidi pemerintah kepada petani atas pemakaian jagung hibrida. Karena pemerintah banyak memesan jagung subsidi dari BISI.

Growth BISI di awal IPO benar-benar massive seperti yang diungkapkan direktur BISI saat itu, Junaidi Sungkono.

Pemilik BISI

Pemilik BISI merupakan keluarga Jiaravanon. Orang kaya yang sangat low profile. Jiaravanon merupakan afiliasi dan relasi dari Charoen Popkhand (CP).

Sedangkan CP sendiri dimiliki oleh empat bersaudara Chearavanont merupakan, yaitu Jaran Chiaravanon, Montri Jiaravanon, Sumet Jiaravanon, dan Dhanin Chearavanont.

Nama belakang mereka kelihatan beda – beda padahal mereka saudara kandung. Motor utama yang menggerakkan CP adalah Dhanin Chearavanont, anak yang paling bungsu. Suatu praktik yang jarang ditemukan di budaya Tionghoa. Dia juga yang menjadi wajah utama CP. Tiga saudara lainnya lebih memilih low profile dan menyembunyikan kontribusi terhadap CP.

CP Indonesia dibesarkan oleh Sumeth Jiaravanon yang kemudian mewariskannya ke anak-anaknya yakni Chatvachal Jiaravanon, Benjamin Jiaravanon serta saudara lainnya Jiacipto dan Jialipto Jiaravanon lalu ada anak perempuan Patchara Jiaravanon. Sayangnya Jiacipto meninggal di 2015 ketika usia 40 tahun. Sedangkan Chatchaval nampaknya fokus di bisnis luar negeri karena di 2018 dia membeli majalah Fortune. Anak perempuan Sumet menikah dengan Watana Muangsook, mantan menteri di era Thaksin Sinawatram

Benjamin Jiaravanon nampaknya diwariskan CPRO, AGRS (sudah dijual ke Korea), dan Tri (sudah dijual ke Thohir dan Li Ka Shing).

Jiacipto diwariskan CPIN. Sayangnya Jiacipto wafat diusia muda.

Sedangkan Jialipto diwariskan BISI.

Jialipto pernah menjadi Komisaris di awal IPO BISI.

Jialipto

 

Riwayat Jialipto Jiaravanon

Jialipto Jiaravanon

Dulu Jialipto dan Jiacipto Jiaravanon pernah menjadi Komisaris di CPIN. Sedangkan Benjamin menikah dengan Erlin Katuari, anak dari William Katuari, pendiri Wings.

Perlu diketahui  bahwa berdasarkan annual report CPIN tahun 2013 pemegang saham utama adalah PT Central Agromina sebesar 55,53% kepemilikan. PT Central Agromina tersebut dimiliki oleh Crown Pacific Investments Private Limited yang 100 % kepemilikannya dipegang oleh Keluarga Jiaravanon.

Dulu keluarga Jiaravanon banyak berbisnis di berbagai sektor. Pertanian, peternakan, perbankan hingga telekomunikasi.

PT Hutchison CP Telecommunications (HCPT) atau yang dikenal dengan merk Tri, berubah nama menjadi PT Hutchison 3 Indonesia setelah CP exit. Dan Bank Agris (AGRS) yang rencananya mau jadi bank pertanian akhirnya dijual juga ke IBK Korea.

Sekarang fokus mereka tinggal di pertanian (BISI), peternakan (CPIN), dan tambak (CPRO).

Charoen Pokphand adalah investor asing pertama dengan nomor registrasi 0001 di China ketika Deng Xiaoping membuka investasi asing di China.

Dan CP Induk Thailand menjadi salah satu pemegang saham di Ping An. Walaupun pada akhir-akhir ini CP mulai mengurangi saham di Ping An.

Benjamin dan Jialipto nampaknya fokus di old economy. Sedangkan Chatchaval lebih suka new economy.

Akan dilanjutkan nanti pembahasannya.

Artikel lain tentang BISI:

Jika ingin mendapatkan data analisis Laporan Keuangan Kuartalan bisa pesan di sini atau menghubungi Whatsapp Admin Pintarsaham.id +62 831-1918-1386

Untuk konsultasi perencanaan keuangan atau Financial Planning dari Certified Financial Planner Tim Pintarsaham.id bisa juga melakukan reservasi via Whatsapp +62 831-1918-1386

Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa ke link ini atau hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386 atau dengan Buka rekening saham di Sucor Sekuritas di sini dengan menggunakan referal TIRA2. Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Leave a Reply