Friday, February 27, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightKinerja Keuangan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Tahun 2025

Kinerja Keuangan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Tahun 2025

Pada tahun 2025, PT Bakrie & Brothers Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 31 Desember 2025, total aset tercatat sebesar Rp 23,57 triliun, mengalami kenaikan 245,08% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 6,83 triliun.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 21,74% menjadi Rp 4,42 triliun , terutama dipengaruhi oleh peningkatan pada investasi jangka pendek dan kas di bank yang dibatasi penggunaannya.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 19,15 triliun, naik tajam 498,35% , didorong oleh peningkatan hak pengusahaan jalan tol pascaakuisisi yang mencapai Rp 14,99 triliun.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir Desember 2025, liabilitas mencapai Rp 18,90 triliun, naik 547,60% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 3,60 triliun, meningkat 67,21% , terutama disebabkan oleh kenaikan pinjaman jangka pendek dan beban akrual.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 15,30 triliun, dengan kenaikan 1.894,10% , mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang akibat melonjaknya pinjaman jangka panjang pihak ketiga.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 4,67 triliun, naik 19,43% dibandingkan 31 Desember 2024 , didorong oleh peningkatan saldo laba dan kepentingan nonpengendali.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Selama 12 bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 3,74 triliun, turun 3,28% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3,87 triliun. Penurunan ini diiringi oleh dekonsolidasi salah satu entitas anak dari periode akhir tahun sebelumnya.

Laba Bersih

  • Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 493,85 miliar, naik 50,75% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 327,59 miliar. Perubahan positif ini sangat ditopang oleh lonjakan penghasilan lain-lain neto, seperti keuntungan dari pembelian diskon saat akuisisi dan keuntungan pengukuran kembali atas kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya.

Earnings per Share (EPS)

  • EPS tercatat sebesar Rp 2,85, mencerminkan kenaikan 39,71% YoY dari capaian sebelumnya sebesar Rp 2,04 , sejalan dengan peningkatan laba bersih entitas induk.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 1,23x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 1,05x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 19,89%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 13,19%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 2,13%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 12,82%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 4,04x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 161 per 26 Februari 2026, PER tercatat 56,49x, mengindikasikan valuasi premium terhadap sektor sejenis.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 22,22, PBV perusahaan berada di level 7,25x, mencerminkan tingkat kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Bakrie & Brothers Tbk selama tahun 2025 menunjukkan momentum pertumbuhan laba yang pesat diiringi lonjakan aset secara masif , meskipun terdapat tantangan berupa fluktuasi ringan pada pendapatan utama operasional.

Pertumbuhan laba bersih yang ditopang aktivitas investasi strategis menjadi sinyal positif terhadap efektivitas langkah ekspansi perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan lompatan leverage dan restrukturisasi utang yang sangat signifikan pascaakuisisi, yang berpotensi memengaruhi profil risiko makroekonomi serta beban keuangan pada periode selanjutnya.


Profil Singkat Perusahaan

PT Bakrie & Brothers Tbk bergerak di bidang : Perdagangan umum, jasa konstruksi, pertanian, pertambangan, industri, terutama produksi pipa baja, bahan bangunan dan bahan konstruksi lainnya, sistem telekomunikasi, barang elektronik dan elektrik serta investasi termasuk penyertaan modal pada perusahaan lain. Kegiatan Perseroan dan anak perusahaan terdiri atas dua bidang usaha, yakni Segmen Infrastruktur dan Manufaktur serta Perdagangan, Jasa dan Investasi.  


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular