ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Apa yang dimaksud dengan kapitalisasi pasar?

Ketika berinvestasi di saham maka istilah market cap akan sangat sering kita dengar. Market cap atau dalam bahasa Indonesianya adalah kapitalisasi pasar merupakan ukuran besarnya suatu perusahaan yang dilihat dari harga sahamnya dan jumlah lembar saham yang diterbitkan.

Baca juga : Enterprise Value dan Penggunaannya dalam Mengukur Kewajaran Harga Suatu Saham 

Jadi ketika suatu saham perusahaan A memiliki kapitalisasi pasar yang lebih besar dibandingkan dengan perusahaan B maka bisa dikatakan saham perusahaan A ini memiliki ukuran yang lebih besar dan biasanya lebih diincar sahamnya oleh investor saham yang masuk kategori institusi atau big fund

Kok bisa?? apa hubungannya kapitalisasi pasar yang besar dengan incaran investor saham institusi?.

Hal ini balik lagi ke yang namanya pembobotan suatu saham terhadap indeks. Perlu kita ketahui jika IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan yang ada di Bursa Efek Indonesia perhitungannya menggunakan bobot suatu saham.

kapitalisasi pasar
kapitalisasi pasar

Nah bobotnya ini tergantung dengan berapa kapitalisasi pasar saham tersebut.

Jadi misal saham A memiliki kapitalisasi pasar sebesar 100 juta maka bobotnya akan lebih kecil dibandingkan saham B yang memiliki bobot sebesar 500 Juta.

Investor institusi (dana pensiun, asuransi, reksadana, investor asing) akan lebih memilih saham B juga (dalam hal ini kita tidak membahas valuasinya)

Baca juga : Apa yang dimaksud dengan valuasi

Namun ada yang perlu juga diperhatikan dimana Bursa Efek Indonesia juga akan menerapkan free float suatu perusahaan dalam perhtiungan bobotnya terhadap indeksnya. Perusahaan yang memiliki saham free float lebih besar akan lebih diuntungkan terhadap kebijakan ini.

Baca juga : Apa yang dimaksud dengan free float dalam saham

Untuk mengetahui saham mana yang memiliki kapitalisasi pasar terbesar saat ini di Bursa Efek Indonesia bisa dilihat pada tabel dibawah ini (posisi tanggal 27 Desember 2019) . Dari tabel terlihat saham-saham yang memang hampir bisa dipastikan sudah dikenal dengan baik oleh masyarakat Indonesia. 

SymbolMarket Cap
BBCA825,326.46 B
BBRI546,421.94 B
TLKM395,258.24 B
BMRI361,666.67 B
UNVR326,564.00 B
ASII280,348.61 B
HMSP247,757.50 B
TPIA185,914.45 B
BBNI147,790.60 B
BRPT133,881.69 B
ICBP130,321.82 B
CPIN112,736.25 B
GGRM102,457.69 B
SMMA96,374.14 B
POLL92,546.91 B
UNTR80,850.68 B
KLBF75,703.32 B
INTP72,796.36 B
SMGR72,512.83 B
INDF69,584.88 B
MAYA62,175.02 B
PGAS54,543.39 B
BYAN54,500.00 B
ADRO50,537.82 B
MEGA47,353.67 B

Saham big cap atau kapitalisasi pasar yang besar juga sering disebut sebagai saham blue chip .

Rumusnya adalah dengan mengalikan jumlah lembar saham yang diterbitkan dengan harga sahamnya saat ini.

Contoh untuk saham BBCA sesuai dengan data dari KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) menerbitkan sejumlah 24.655.010.000 lembar saham kemudian dikalikan dengan harga penutupan sahamnya per tanggal 27 Desember 2019 di angka Rp 33.475 per lembar. Didapatkan market cap nya sebesar 825,326 Triliun. Baca juga : Analisa Saham BBCA

Kesimpulan 

Kapitalisasi pasar merupakan salah satu indikator yang penting dilihat dalam memilih suatu saham yang biasanya pergerakannya selaras dengan Indeks secara keseluruhan.

Tahun 2019 akan segera berakhir bagaimana hasil kinerja portofolio saham Anda??. Bingung memilih saham apa yang paling cocok untuk jangka pendek, jangka menengah atau jangka panjang?. Yuk gabung di grup telegram PintarSaham.id untuk mendapatkan analisa saham pilihan dan tips berinvestasi saham. Tanya admin untuk lebih lanjut.

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham  (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi

Leave a Reply