Saturday, February 28, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightAksi Korporasi PT Chandra Daya Investasi (CDIA): Kuasai Penuh Chandra Shipping dan...

Aksi Korporasi PT Chandra Daya Investasi (CDIA): Kuasai Penuh Chandra Shipping dan Marina Indah Maritim

PT Chandra Daya Investasi Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”) mengumumkan telah merampungkan serangkaian transaksi strategis pada 1 Oktober 2025. Aksi korporasi ini meliputi pengambilalihan saham mayoritas pada dua perusahaan di sektor angkutan laut, yaitu PT Chandra Shipping International (PT CSI) dan PT Marina Indah Maritim (PT MIM).

Latar Belakang dan Alasan Transaksi

Langkah strategis ini dilatarbelakangi oleh perubahan status Perseroan dari Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) menjadi Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Sebelumnya, karena statusnya sebagai PMA, kepemilikan Perseroan di PT CSI dan PT MIM terbatas pada 49%. Hal ini sesuai dengan regulasi Indonesia yang membatasi kepemilikan asing di bidang usaha angkutan laut.

Untuk memenuhi regulasi tersebut, sisa 51% saham di kedua perusahaan pelayaran itu dipegang oleh PT Buana Primatama Niaga (PT BPN), sebuah perusahaan domestik (PMDN).

Setelah Perseroan resmi berubah status menjadi PMDN pada Juli 2025, batasan kepemilikan tersebut tidak lagi berlaku. Hal ini membuka jalan bagi Perseroan untuk menjadi pemegang saham mayoritas dan mengkonsolidasikan kendali penuh atas PT CSI dan PT MIM guna mendukung rencana ekspansi bisnis di bidang logistik.

Detail Utama Transaksi

Proses pengambilalihan ini melibatkan beberapa tahapan kunci:

  1. Peningkatan Modal: Sebelum akuisisi, PT CSI dan PT MIM melakukan peningkatan modal disetor untuk mendanai ekspansi usaha. PT CSI meningkatkan modalnya menjadi Rp2,84 triliun , sementara PT MIM meningkatkannya menjadi Rp2,32 triliun. Perseroan dan PT BPN berpartisipasi dalam peningkatan modal ini sesuai porsi kepemilikan 49% dan 51%.
  2. Akuisisi Saham: Perseroan kemudian mengakuisisi seluruh saham milik PT BPN di kedua perusahaan tersebut.
    • Akuisisi PT CSI: Perseroan membeli 9,68 juta lembar saham PT CSI dari PT BPN dengan nilai transaksi Rp1,46 triliun.
    • Akuisisi PT MIM: Perseroan membeli 11,86 juta lembar saham PT MIM dari PT BPN senilai Rp1,22 triliun.

Selain itu, entitas terkendali Perseroan lainnya, yaitu PT Chandra Samudera Port (PT CSP), juga membeli masing-masing 1 lembar saham di PT CSI dan PT MIM dari PT BPN.

Struktur Kepemilikan Baru

Setelah transaksi ini tuntas, struktur kepemilikan PT CSI dan PT MIM berubah secara signifikan. Kini, kedua perusahaan tersebut menjadi entitas yang dikendalikan penuh oleh Perseroan dengan komposisi sebagai berikut:

  • PT Chandra Daya Investasi Tbk (Perseroan): 99,99%
  • PT Chandra Samudera Port (PT CSP): 0,01%

Dengan demikian, PT CSI dan PT MIM kini menjadi entitas terkendali langsung oleh Perseroan.

Kewajaran Transaksi

Untuk memastikan transaksi berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik, Perseroan telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Kusnanto dan Rekan sebagai penilai independen. Berdasarkan laporan penilaian, nilai pasar wajar untuk 51% saham PT CSI adalah sebesar Rp1,49 triliun , dan untuk 51% saham PT MIM adalah sebesar Rp1,25 triliun.

KJPP Kusnanto dan Rekan juga telah mengeluarkan Laporan Pendapat Kewajaran yang menyatakan bahwa keseluruhan rangkaian transaksi, termasuk akuisisi saham, adalah wajar dari aspek ekonomi dan keuangan.

Mengapa Ini Penting Bagi Investor?

  • Konsolidasi Penuh: Akuisisi ini memberikan Perseroan kendali penuh atas arah strategis dan operasional dua aset penting di sektor logistik maritim.
  • Dukungan Ekspansi: Langkah ini merupakan realisasi dari rencana ekspansi bisnis PT CSI dan PT MIM, yang kini dapat didukung secara penuh oleh Perseroan sebagai induk usaha.
  • Struktur yang Lebih Efisien: Dengan kepemilikan terkonsolidasi, Perseroan dapat menciptakan sinergi dan efisiensi yang lebih besar di dalam grup usahanya.
  • Kepatuhan dan Optimalisasi: Transaksi ini menunjukkan kemampuan Perseroan untuk beradaptasi dengan perubahan regulasi (dari PMA ke PMDN) dan mengoptimalkan struktur korporasinya untuk pertumbuhan jangka panjang.

    Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

    Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!
    https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular