PT MNC Tourism Indonesia Tbk mencatatkan pertumbuhan kinerja yang signifikan pada laporan tahunan terbarunya, yang berdampak pada pergerakan saham KPIG. Perusahaan berhasil membukukan kenaikan pendapatan dan laba bersih di tengah ekspansi proyek pariwisata yang berkelanjutan.
Analisis Kinerja Keuangan Saham KPIG
Kinerja keuangan perusahaan menunjukkan stabilitas posisi modal dan pertumbuhan operasional yang kuat sepanjang tahun 2025. Berikut adalah perincian angka-angka utama dari laporan posisi keuangan dan laba rugi entitas induk.
A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
| Dalam Rupiah (IDR) | 2025 | 2024 | Perubahan YoY |
| Total Aset | 35.994.123.708.508 | 35.827.499.060.643 | +0,46% |
| Aset Lancar | 3.524.454.250.955 | 3.993.283.167.060 | -11,74% |
| Aset Tidak Lancar | 32.469.669.457.553 | 31.834.215.893.583 | +1,99% |
| Total Liabilitas | 7.226.096.141.419 | 7.312.391.677.778 | -1,18% |
| Liabilitas Jangka Pendek | 3.468.897.713.302 | 4.205.429.831.120 | -17,51% |
| Liabilitas Jangka Panjang | 3.757.198.428.117 | 3.106.961.846.658 | +20,93% |
| Total Ekuitas | 28.768.027.567.089 | 28.515.187.382.865 | +0,89% |
Aset lancar mengalami penurunan sebesar 11,7% yang disebabkan oleh berkurangnya saldo kas dan aset keuangan lainnya. Di sisi lain, aset tidak lancar tetap mendominasi struktur aset melalui pertumbuhan aset tetap dan properti investasi yang menjadi inti bisnis pariwisata perusahaan.
Struktur liabilitas menunjukkan pergeseran dari jangka pendek ke jangka panjang, dengan penurunan utang jangka pendek sebesar 17,5%. Hal ini memberikan ruang likuiditas yang lebih baik bagi perusahaan dalam mengelola kewajiban segera. Ekuitas tercatat stabil dengan sedikit pertumbuhan dari saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya.
B. Laporan Laba Rugi
| Dalam Rupiah (IDR) | 2025 | 2024 | Perubahan YoY |
| Pendapatan Neto | 2.615.281.439.206 | 1.770.144.397.893 | +47,74% |
| Laba Bruto | 1.111.752.531.595 | 543.151.377.048 | +104,69% |
| Laba Usaha | 685.552.903.418 | 129.385.392.824 | +429,85% |
| Laba Bersih | 724.154.125.927 | 678.951.945.023 | +6,66% |
| EPS (Laba per Saham) | 7,22 | 6,75 | +6,96% |
Faktor utama yang mendorong pertumbuhan pendapatan neto sebesar 47,7% adalah lonjakan pada segmen apartemen dan properti lainnya. Pendapatan dari segmen ini melesat dari Rp52,9 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp621,8 miliar pada akhir tahun 2025.
Meskipun laba usaha melonjak drastis, pertumbuhan laba bersih tercatat sebesar 6,6%. Hal ini dipengaruhi oleh penurunan pada pos pendapatan lain-lain neto dibandingkan tahun sebelumnya yang memiliki basis sangat tinggi. Secara keseluruhan, operasional inti perusahaan menunjukkan perbaikan margin yang sangat signifikan di tahun 2025.
C. Analisis Rasio Keuangan
| Rasio | Nilai | Interpretasi Singkat |
| Current Ratio | 1,01 kali | Likuiditas jangka pendek berada pada level cukup aman. |
| Quick Ratio | 0,51 kali | Kemampuan bayar cepat terbatas karena tingginya aset dalam persediaan. |
| Margin Laba Kotor | 42,51% | Perusahaan memiliki kontrol biaya produksi yang sangat kuat. |
| Margin Laba Bersih | 27,69% | Tingkat profitabilitas neto tergolong sangat sehat di sektornya. |
| ROA | 2,01% | Efisiensi pemanfaatan total aset untuk laba masih tergolong rendah. |
| ROE | 2,52% | Imbal hasil terhadap modal pemegang saham masih perlu ditingkatkan. |
| DER | 0,25 kali | Struktur modal sangat konservatif dengan tingkat utang yang rendah. |
Kesehatan keuangan perusahaan didukung oleh tingkat utang yang sangat rendah, terlihat dari rasio DER sebesar 0,25 kali. Margin laba yang tinggi menunjukkan efisiensi operasional pada proyek-proyek unggulan yang dikelola perusahaan. Namun, efisiensi modal (ROE) masih terlihat rendah karena basis ekuitas yang sangat besar belum terutilisasi secara maksimal untuk menghasilkan laba tahunan.
D. Valuasi Saham
Berdasarkan harga penutupan 15 April 2026 sebesar Rp140, berikut adalah indikator valuasinya:
| Indikator | Nilai | Interpretasi |
| PER | 19,39 kali | Valuasi harga terhadap laba berada di level moderat. |
| PBV | 0,49 kali | Harga saham diperdagangkan jauh di bawah nilai buku asetnya. |
Valuasi saham KPIG dapat dikatakan berada dalam kategori terdiskon secara fundamental aset (undervalued), mengingat angka PBV yang berada di bawah 1 kali. Secara historis dan industri properti-pariwisata, PBV 0,49 kali mencerminkan harga pasar yang hanya menghargai setengah dari total nilai kekayaan bersih perusahaan. Namun, angka PER sebesar 19,39 kali menunjukkan pasar masih menunggu momentum pertumbuhan laba bersih yang lebih agresif.
Kesimpulan
Kinerja keuangan tahun 2025 menunjukkan bahwa perusahaan sedang dalam fase ekspansi yang berhasil, ditandai dengan lonjakan pendapatan dari segmen properti. Kondisi neraca sangat sehat dengan tingkat utang yang minimal, memberikan fleksibilitas pendanaan di masa depan.
Secara valuasi, saham ini masih diperdagangkan di bawah nilai aset bersihnya, namun investor perlu memperhatikan efisiensi modal yang masih berada pada angka rendah satu digit.
Profil Singkat Perusahaan
PT MNC Tourism Indonesia Tbk (dahulu bernama PT MNC Land Tbk) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengembang real estat, penyedia akomodasi, dan pariwisata. Perusahaan didirikan pada tahun 1990 dan menjadi bagian dari MNC Group dengan fokus pengembangan pada proyek berskala internasional seperti MNC Lido City.
Perusahaan memiliki portofolio aset yang luas di Jakarta, Bogor, Bali, dan Surabaya yang mencakup hotel bintang lima, resor mewah, hingga lapangan golf.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


