Saturday, April 18, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Sepatu Bata Tbk (BATA) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Sepatu Bata Tbk (BATA) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Sepatu Bata Tbk. (BATA) mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 326,64 miliar , mengalami penurunan 19,5% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 405,66 miliar.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 22,1% menjadi Rp 210,56 miliar , terutama dipengaruhi oleh penurunan pada persediaan dan kas.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 116,09 miliar , turun 14,3% dibandingkan akhir 2024.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 402,13 miliar , turun 4,6% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 370,69 miliar , menurun 3,9% , terutama disebabkan oleh penurunan pinjaman jangka pendek.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 31,43 miliar , dengan penurunan 12,6%.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp (75,48) miliar (defisiensi modal) , memburuk 373,9% dibandingkan 31 Desember 2024 yang sebesar Rp (15,93) miliar. Penurunan ini didorong oleh akumulasi rugi tahun berjalan.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 236,93 miliar , turun 34,8% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 363,27 miliar. Penurunan ini sejalan dengan langkah restrukturisasi perusahaan, termasuk penutupan pabrik di Purwakarta dan penutupan gerai yang merugi.

Laba Bersih Rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp (51,99) miliar , membaik 59,9% YoY dari rugi periode yang sama tahun lalu sebesar Rp (129,49) miliar. Perbaikan ini terutama disebabkan oleh penurunan signifikan pada beban pokok penjualan dan beban usaha.

Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar Rp (39,99) , mencerminkan perbaikan 59,9% YoY dari Rp (99,61), sejalan dengan menyusutnya rugi bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 0,57x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 0,30x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 37,99%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: (21,94)%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): (21,22)% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): Tidak Teraplikasi (Defisiensi Modal), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): Tidak Teraplikasi (Defisiensi Modal), menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.

Valuasi Pasar

Price to Earnings Ratio (PER) Berdasarkan harga penutupan saham Rp 61 per 31 Oktober 2025, PER tercatat negatif (Tidak Teraplikasi) karena perusahaan masih mencatatkan rugi bersih.

Price to Book Value (PBV) Dengan nilai buku per saham sebesar Rp (58,06), PBV perusahaan berada di level negatif (Tidak Teraplikasi), mencerminkan ekuitas negatif perusahaan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Sepatu Bata Tbk. selama kuartal III 2025 menunjukkan dampak signifikan dari upaya restrukturisasi besar-besaran. Meskipun pendapatan menurun tajam akibat penutupan gerai dan pabrik , perusahaan berhasil menekan rugi bersih secara substansial dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, investor perlu memperhatikan kondisi neraca yang masih tertekan. Likuiditas perusahaan sangat ketat (Current Ratio 0,57x) dan posisi modal masih defisiensi (ekuitas negatif) , yang menjadi tantangan utama bagi kelangsungan usaha ke depan, seperti yang juga diungkapkan dalam catatan laporan keuangan.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments