Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightKinerja Keuangan PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 953.059.902.385, mengalami penurunan tipis -0,11% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 954.083.286.108.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh signifikan 64,14% menjadi Rp 63.333.563.286 dari Rp 38.584.241.357 pada akhir 2024, terutama dipengaruhi oleh kenaikan pada kas dan setara kas serta piutang usaha.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 889.726.339.099, turun -2,81% dari Rp 915.499.044.751 pada akhir 2024, didorong oleh penurunan nilai bersih properti investasi akibat penyusutan.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 135.932.363.873, turun -11,93% dibandingkan akhir tahun lalu sebesar Rp 154.353.499.257.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 39.290.279.804, menurun -29,94% dari Rp 56.080.146.749, terutama disebabkan oleh penurunan signifikan pada bagian lancar utang bank.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 96.642.084.069, dengan penurunan -1,66% dari Rp 98.273.352.508, mencerminkan sedikit perubahan struktur pendanaan jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 817.127.538.512, naik 2,18% dibandingkan 31 Desember 2024 sebesar Rp 799.729.786.851, didorong oleh akumulasi laba bersih periode berjalan yang mengurangi defisit.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 99.656.686.010, naik 12,71% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 88.416.256,343. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh peningkatan pendapatan sewa dan jasa servis.

Laba Bersih

  • Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 17.397.763.942, turun -4,07% YoY dari Rp 18.136.100.699 pada periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini terutama disebabkan oleh kenaikan beban umum dan administrasi yang lebih tinggi dibandingkan kenaikan laba kotor.

Earnings per Share (EPS)

  • EPS dasar tercatat sebesar Rp 12,12, mencerminkan penurunan -4,11% YoY dari Rp 12,64, sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 1,61x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 1,47x, mengindikasikan likuiditas yang cukup baik dengan mengecualikan aset non-likuid lainnya dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 51,30%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan pendapatan utamanya.
  • Margin Laba Bersih: 17,46%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA) (Annualized): 2,43%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE) (Annualized): 2,87%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,17x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan yang sangat sehat dengan tingkat ketergantungan pada utang yang rendah.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 575 per 27 Oktober 2025, PER (annualized) tercatat 35,58x, mengindikasikan valuasi yang cukup premium dibandingkan rata-rata historis atau sektor sejenisnya.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 569,36, PBV perusahaan berada di level 1,01x, mencerminkan valuasi pasar yang sangat dekat dengan nilai bukunya.

Kesimpulan

Kinerja keuangan ROCK selama kuartal III 2025 menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang solid dan perbaikan struktur neraca dengan penurunan liabilitas. Pertumbuhan pendapatan dan margin kotor yang terjaga menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan dalam mengelola aset propertinya. Namun, investor perlu memperhatikan penurunan tipis pada laba bersih YoY akibat kenaikan beban operasional, serta valuasi PER yang relatif tinggi. Kemampuan perusahaan untuk terus meningkatkan okupansi dan mengelola beban akan menjadi kunci kinerja di kuartal selanjutnya.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments