Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightKinerja Keuangan PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 125.994.528.266, mengalami kenaikan 15,78% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 108.821.108.709.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 18,89% menjadi Rp 102.766.937.593, terutama dipengaruhi oleh kenaikan piutang usaha (dari Rp 47,6 miliar menjadi Rp 54,4 miliar) dan persediaan (dari Rp 36,2 miliar menjadi Rp 45,0 miliar).
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 23.227.590.673, naik 3,80%, didorong oleh kenaikan aset pajak tangguhan dan aset tetap neto.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 65.213.063.632, naik 48,88% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 57.437.306.694, meningkat 70,71%, terutama disebabkan oleh kenaikan signifikan utang bank jangka pendek (dari Rp 5,6 miliar menjadi Rp 27,2 miliar) dan kenaikan utang usaha.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 7.775.756.938, dengan penurunan 23,43%, mencerminkan penurunan liabilitas imbalan kerja dan liabilitas sewa.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 60.781.464.634, turun 6,52% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh rugi periode berjalan yang mengurangi saldo laba belum dicadangkan.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 144.761.224.169, turun 15,76% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 171.843.676.505. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan penjualan di segmen Paint, coating, ink, thinner, plastic, resin.

Laba Bersih

Perusahaan mencatatkan rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar (Rp 4.237.541.390), berbalik rugi (turun 715,8% YoY) dari periode yang sama tahun lalu yang mencatatkan laba Rp 687.831.621. Perubahan ini disebabkan oleh penurunan pendapatan dan laba bruto, sementara beban usaha relatif stabil.

Earnings per Share (EPS)

EPS tercatat sebesar (Rp 3,78), mencerminkan penurunan signifikan YoY dari Rp 0,61, sejalan dengan kerugian bersih yang dicatatkan perusahaan.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 1,79x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 1,00x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 13,41%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: -2,93%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): -4,48% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): -9,30% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 1,07x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 31 per 24 Okt 2025, PER tercatat -6,15x (EPS disetahunkan). Nilai negatif ini mengindikasikan perusahaan tidak membukukan laba dalam 12 bulan terakhir.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 40,52, PBV perusahaan berada di level 0,76x, mencerminkan valuasi pasar yang berada di bawah nilai buku akuntansinya.

Kesimpulan

Kinerja keuangan KKES selama kuartal III 2025 menunjukkan tekanan kinerja yang signifikan. Meskipun total aset bertumbuh, pertumbuhan ini dibiayai oleh peningkatan tajam utang jangka pendek, khususnya utang bank.

Penurunan pendapatan sebesar 15,76% YoY tidak diimbangi dengan efisiensi biaya yang memadai, sehingga perusahaan berbalik dari laba menjadi rugi bersih. Hal ini menekan ekuitas dan menghasilkan ROE negatif.

Dari sisi valuasi, harga saham KKES diperdagangkan di bawah nilai buku (PBV 0,76x), mencerminkan sentimen pasar terhadap kerugian yang dialami perusahaan. Investor perlu memperhatikan kemampuan perusahaan untuk memulihkan penjualan, mengelola beban pokok penjualan untuk memperbaiki margin, dan mengelola likuiditas yang cukup ketat (Quick Ratio 1,00x) di tengah kenaikan utang jangka pendek.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments