Saturday, April 18, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightKinerja Keuangan PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Fore Kopi Indonesia Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 1.054.427.558.680, mengalami kenaikan 64,56% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 640.760.489.979.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 189,41% menjadi Rp 478.038.050.295, terutama dipengaruhi oleh lonjakan Kas dan bank menjadi Rp 329,40 miliar dari Rp 63,03 miliar, yang sebagian besar berasal dari penerimaan setoran modal saham (IPO) sebesar Rp 353,44 miliar.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 576.389.508.385, naik 21,20%, didorong oleh penambahan Aset tetap – neto dan Aset hak-guna – neto seiring ekspansi gerai perusahaan.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 402.960.842.443, naik 3,95% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 303.533.494.951, meningkat 11,05%, terutama disebabkan oleh kenaikan Liabilitas yang masih harus dibayar dan Liabilitas sewa jangka pendek.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 99.427.347.492, dengan penurunan 13,02%.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 651.466.716.237, naik 157,37% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan Modal ditempatkan dan disetor penuh serta Tambahan modal disetor dari aksi korporasi Penawaran Umum Saham Perdana (IPO).

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan (Penjualan Neto) mencapai Rp 1.041.752.822.393, naik 43,22% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 727.371.436.460. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh peningkatan volume penjualan seiring bertambahnya jumlah gerai kopi dari 232 (per akhir 2024) menjadi 293 (per Q3 2025).

Laba Bersih

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 60.107.182.020, naik 41,93% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 42.348.347.983.

Earnings per Share (EPS)

EPS tercatat sebesar Rp 7,51, mencerminkan penurunan 7,05% YoY dari Rp 8,08. Penurunan ini terjadi meskipun laba bersih naik, dikarenakan adanya peningkatan signifikan pada jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar (dari 5,24 miliar menjadi 8,01 miliar lembar) setelah IPO.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 1,57x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 1,20x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 61,78%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 5,77%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA) (Annualized): 7,60%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE) (Annualized): 12,30%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,62x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan yang sehat dan tingkat ketergantungan pada utang yang rendah.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 535 per 23 Oktober 2025, PER (Annualized) tercatat 53,45x, mengindikasikan valuasi premium terhadap sektor sejenis.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 73,05, PBV perusahaan berada di level 7,32x, mencerminkan tingkat kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan perusahaan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Fore Kopi Indonesia Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan momentum pertumbuhan yang berkelanjutan, didorong oleh strategi ekspansi gerai yang agresif.

Pertumbuhan pendapatan yang kuat (43,22% YoY) dan margin laba kotor yang terjaga (61,78%) menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan. Neraca perusahaan sangat kuat pasca-IPO, ditandai dengan lonjakan kas dan rasio utang (DER) yang sehat di level 0,62x. Namun, investor perlu memperhatikan penurunan EPS akibat dilusi saham baru dan efektivitas penggunaan dana IPO untuk mendorong profitabilitas ke depan.

Dari sisi valuasi, saham FORE saat ini diperdagangkan pada PER 53,45x dan PBV 7,32x yang relatif premium, mencerminkan optimisme pasar yang tinggi terhadap prospek pertumbuhan perusahaan di masa depan.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments