Jakarta, 23 Oktober 2026 – “PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) mengumumkan kinerja luar biasa pada periode sembilan bulan tahun ini, ditandai dengan pertumbuhan EBITDA hingga 62% Year-onYear (YoY). Kinerja impresif ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang tinggi, mencapai 43% YoY.
Perseroan mengaitkan keberhasilan ini dengan ekspansi jaringan toko yang pesat, yang
memungkinkan FORE untuk tumbuh secara tangguh di tengah kondisi ekonomi yang dinamis,” ungkap Vico Lomar, Presiden Direktur PT Fore Kopi Indonesia Tbk. EBITDA FORE pada periode sembilan bulan tahun ini melonjak 62% YoY menjadi Rp 200,6 miliar, bahkan sudah melampaui capaian setahun penuh 2024 yang tercatat sebesar Rp 189 miliar. Kemajuan ini didukung oleh lonjakan pendapatan hingga 43% YoY, mencapai Rp 1,04 triliun. Sementara itu, laba bersih melonjak 42% YoY menjadi Rp 60,1 miliar.
Fore Donut: Kategori Baru
Bulan September juga menandai momen penting dengan dibukanya toko Fore Donut pertama di Supermall Karawaci. Seluruh produksi donat ludes terjual secara konsisten selama bulan pembukaan.
Antrean pelanggan sudah terlihat bahkan sebelum jam operasional mal dimulai. “Fore Donut dibuat dengan bahan-bahan alami, seperti labu, dan melalui proses fermentasi khusus yang menghasilkan tekstur unik. Mengingat besarnya potensi pasar dan terbatasnya jumlah pemain yang berhasil membentuk jaringan di segmen ini, Fore Donut berawal sebagai kategori baru yang menjanjikan di dalam Fore Coffee,” tambah Vico Lomar.
Ekspansi Jaringan Toko
Dari Januari hingga September 2025, Fore Coffee Indonesia berhasil meluncurkan lebih dari 60 geraibaru, sejalan dengan tujuan strategisnya untuk tahun ini. Per September 2025, Fore Coffee mengoperasikan 290 toko di lebih dari 50 kota di Indonesia dan Singapura.
Pertumbuhan Berkelanjutan
“Fore Coffee telah membuktikan kemampuannya untuk mempertahankan pertumbuhan kuartal demi kuartal melalui eksekusi dan inovasi yang konsisten. Kami telah melihat kinerja kuat dari ekspansi toko maupun pengembangan produk, yang masing-masing dijalankan dengan disiplin dan kreativitas.
Posisi brand kami terus menguat dengan pembukaan toko baru di Singapura dan
peluncuran Fore Donut yang sukses – keduanya disambut hangat oleh pelanggan setia kami. Tonggak sejarah ini menegaskan kembali komitmen kami untuk membangun brand yang menginspirasi optimisme, konsistensi, dan keunggulan di seluruh regional,” tutup Willson Cuaca Presiden Komisaris PT Fore Kopi Indonesia Tbk.
Tentang PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE)
PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) adalah grup F&B yang mengelola merek Fore Coffee dan Fore Donut. Didirikan pada tahun 2018, FORE telah membuktikan model bisnis yang memiliki skalabilitas tinggi dengan segmentasi Premium Affordable. Hal ini ditandai dengan ekspansi jumlah gerai yang kini mencakup 290 outlet di lebih dari 50 kota di Indonesia dan Singapura.
Perseroan mempelopori budaya baru dalam menikmati kopi lokal Indonesia yang berkualitas premium namun dengan harga yang terjangkau. Dukungan terhadap perkembangan ekosistem kopi lokal antara lain ditunjukkan dengan seri produk ‘Kopi
dari Tani’ dan ‘Aren Latte’ yang menggunakan biji kopi dan gula aren yang bersumber dari petani dan pelaku UMKM lokal. Selain menggunakan gelas yang aman untuk digunakan kembali (reusable) untuk kemasan produk Fore Coffee, komitmen terhadap kelestarian lingkungan juga ditunjukkan dengan telah tersedianya tempat sampah khusus di setiap toko bagi pelanggan yang ingin mengembalikan kemasan terpakai untuk di daur ulang.
Pada IPO saham di bulan April 2025, Perseroan berhasil menghimpun dana lebih dari IDR 353 miliar. Setelah dikurangi biaya penjaminan emisi, hasil bersih yang diperoleh mencapai lebih dari IDR 337 miliar. Sesuai dengan komitmen dalam prospektus, dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan hingga 140 gerai Fore Coffee baru, 30 gerai Fore Donut baru, serta untuk modal kerja.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


