Saturday, April 18, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightBisnis Logam Lesu, OPMS Banting Setir ke Distribusi Pangan

Bisnis Logam Lesu, OPMS Banting Setir ke Distribusi Pangan

besaran. Emiten yang selama ini fokus pada bisnis perdagangan besar potongan logam (scrap) akan beralih ke sektor distribusi makanan dan minuman (F&B).

Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas kondisi industri logam yang dinilai sedang menurun (sunset industry).

Alasan Diversifikasi: Bisnis Inti Tertekan

Manajemen OPMS menjelaskan bahwa industri besi dan logam, yang sempat berkembang pesat antara tahun 2004 hingga 2019 berkat masifnya pembangunan infrastruktur, kini menghadapi tantangan berat.

Pergeseran fokus kebijakan pemerintah baru pada tahun 2024, yang lebih menitikberatkan pada ketahanan pangan dan program sosial daripada infrastruktur, menyebabkan permintaan domestik untuk logam cenderung menurun. Kondisi ini berdampak signifikan pada kinerja perusahaan, di mana banyak pelanggan industri logam OPMS mengalami kesulitan hingga berhenti beroperasi.

Kinerja keuangan perusahaan pun mencerminkan tekanan ini. OPMS mencatatkan rugi bersih selama tiga tahun berturut-turut, yaitu (Rp 860,86 juta) pada 2022, (Rp 4,75 miliar) pada 2023, dan (Rp 8,28 miliar) pada 2024. Per Juni 2025, perusahaan masih mencatatkan rugi bersih (Rp 3,29 miliar).

Peluang Baru di Sektor Pangan

OPMS melihat sektor distribusi makanan dan minuman sebagai peluang yang prospektif dan strategis. Langkah ini sejalan dengan fokus pemerintah pada ketahanan pangan.

Perusahaan berencana menambah 16 Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) baru. KBLI tersebut mencakup perdagangan besar berbagai komoditas seperti gula, coklat, kopi, teh, kakao, beras, buah-buahan, sayuran, telur, susu, daging (sapi dan ayam), minyak nabati, serta berbagai produk makanan dan minuman lainnya .

Secara teknis, OPMS akan mendistribusikan produk-produk fast moving consumer goods (FMCG) dari produsen terpercaya seperti Indofood, Primsfood, dan Emina Cheese. Perusahaan akan memfokuskan jaringannya di wilayah Madura dan Jawa Timur, yang dinilai sebagai pasar potensial dan masih dalam tahap pengembangan.

Kajian Kelayakan dan Proyeksi Keuangan

Untuk memuluskan rencana ini, OPMS menyiapkan total biaya investasi sebesar Rp 3 miliar. Sumber pendanaan untuk investasi tersebut akan berasal sepenuhnya dari kas internal perusahaan.

Berdasarkan laporan studi kelayakan yang disusun oleh KJPP Guntur, Eki Andri dan Rekan, rencana penambahan kegiatan usaha ini dinyatakan “Layak”.

Berikut adalah hasil analisis kelayakan investasi untuk penambahan usaha baru ini:

  • Net Present Value (NPV): Rp 43.021.267.000
  • Internal Rate of Return (IRR): 69%
  • Payback Period (PP): 2 tahun 10 bulan
  • Profitability Index (PI): 15,34

Untuk mendukung operasional bisnis baru ini, Perseroan akan mengalokasikan 4 karyawan lama yang berpengalaman dan merencanakan penambahan 4 tenaga kerja baru untuk posisi Administrasi Gudang, Sopir, Logistik, dan Sales.

Meminta Restu Pemegang Saham

Sesuai ketentuan OJK (POJK 17/2020), rencana besar ini wajib mendapatkan persetujuan dari pemegang saham. OPMS akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada:

  • Hari/Tanggal: Senin, 01 Desember 2025
  • Waktu: 10.00 WIB s/d selesai
  • Tempat: Kantor PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk Cabang Madura dan melalui aplikasi eASY.KSEI

Agenda utama RUPSLB adalah untuk meminta persetujuan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan terkait maksud dan tujuan serta kegiatan usaha.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments