Saturday, April 18, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightASPR Sudah Berapa Lot Saham Beredar dan Berputar Sejak IPO

ASPR Sudah Berapa Lot Saham Beredar dan Berputar Sejak IPO

Saham ASPR resmi listing di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2025 dengan harga IPO Rp124 per lembar dan jumlah saham yang dilepas sebanyak 812.000.000 lembar atau setara dengan 8.120.000 lot. Total dana IPO yang berhasil dihimpun mencapai Rp101 Miliar, menjadikannya salah satu IPO dengan nominal sedang di bulan tersebut.

Hari pertama listing, ASPR langsung tancap gas. Dari Rp124, langsung melonjak ke Rp164 atau naik +32,26%. Volume hari itu pun sangat tinggi, mencapai 14.390.000 lot atau hampir dua kali lipat dari seluruh saham yang dilepas saat IPO. Ini jadi tanda awal bahwa distribusi sedang dilakukan sejak hari pertama.

Namun euforia itu cepat sekali pudar. Setelah hari pertama, saham ini justru terus mengalami penurunan. Dari Rp164 di puncaknya, harga merosot jadi Rp98 pada 29 Juli. Turun 40,2% dari ATH dan masih turun 20,9% dibanding harga IPO. Artinya, pemegang awal yang hold dari hari pertama sampai akhir bulan hampir pasti nyangkut.

Pergerakan harga harian menunjukkan pola distribusi masif:
9 Jul ➡️ 140 (-14,63%)
10 Jul ➡️ 119 (-15,00%)
11 Jul ➡️ 113 (-5,04%)
14 Jul ➡️ 109 (-3,54%)
15 Jul ➡️ 103 (-5,50%)
16 Jul ➡️ 108 (+4,85%)
17 Jul ➡️ 105 (-2,78%)
18 Jul ➡️ 102 (-2,86%)
21 Jul ➡️ 95 (-6,86%)
22 Jul ➡️ 89 (-6,32%)
23 Jul ➡️ 100 (+12,36%)
24 Jul ➡️ 94 (-6,00%)
25 Jul ➡️ 98 (+4,26%)
28 Jul ➡️ 101 (+3,06%)
29 Jul ➡️ 98 (-2,97%)

Dari sisi volume, total perdagangan sejak listing sampai 29 Juli mencapai 47.310.000 lot. Jika dibandingkan dengan jumlah saham IPO sebanyak 8.120.000 lot, maka Rasio rotasi saham = 582%

Artinya, saham ASPR sudah berpindah tangan rata-rata hampir 6 kali lipat dari jumlah saham yang ditawarkan saat IPO, hanya dalam waktu 15 hari bursa. Ini menandakan tekanan distribusi yang sangat besar dan minim akumulasi berkelanjutan.

ASPR bisa dikategorikan sebagai IPO sial bagi investor ritel yang beli di awal dan hold. Hanya trader cepat yang punya kesempatan ambil cuan. Dengan pola seperti ini, IPO ini lebih mirip ajang exit sponsor ketimbang penawaran umum yang sehat dan berkelanjutan. Sebuah pengingat keras bahwa naik di hari pertama bukan jaminan sukses di minggu-minggu berikutnya.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi.

PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Cari saham bagus tapi bingung mulai dari mana? Ini dia panduan yang kamu butuhkan.

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments