Harga Wajar Saham ESSA
Emiten barang baku PT. ESSA Industries Indonesia Tbk menunjukkan kinerja yang menurun di tahun 2023. Emiten telah mencatatkan laba bersih Rp 721 Miliar di tahun 2023. Laba tersebut menurun -79 % dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya.
Grafik harga saham ESSA

Di tahun 2023, ESSA juga membukukan penurunan pendapatan sebesar -53,3 % YoY menjadi Rp 5,325 Triliun.
Profil Perusahaan
PT Surya Esa Perkasa Tbk. (SEP) memiliki dan mengoperasikan kilang LPG (Liquefied Petroleum Gas) domestik terbesar milik swasta di Indonesia. Bisnis utamanya adalah pemurnian dan pengolahan gas bumi untuk menghasilkan LPG (campuran Propane dan Butane) dan Kondensat dengan kapasitas 190 TPD (Ton Per Day) LPG dan 500 bpd (barel per hari) Kondensat. Fasilitas Perusahaan berlokasi dekat Palembang, Indonesia.
Per tahun 2023, Saham ESSA mayoritas dipegang oleh Masyarakat Non Warkat sebesar 58.31 %, sedangkan 41,69 % dimiliki oleh publik (kepemilikan dibawah % dan % berupa saham treasury)
Berdasarkan kategori asal SID investornya, saham ESSA kepemilikan investor didominasi oleh lokal sebesar 75,5 % dan investor asing memiliki 24,5 %.
Berdasarkan komposisi pemegang saham, sebagian besar investor lokal yang memegang saham ESSA adalah kategori Individual (Investor Individu) yang kemudian diikuti pihak others.
Detail terkait harga wajar saham BBRI bisa dilihat di Grup Priority Pintar Saham
Klik link berikut untuk daftar menjadi bagian dari komunitas Pintar Saham agar hidup kamu menjadi lebih mudah dalam berinvestasi saham


