ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Skydrugz Corner: Request Analisis Saham HAIS

Beberapa hari terakhir ini banyak yang PM minta dianalisiskan sahamnya.

HAIS

Sebelumnya ada yang minta analisis $BKSL $GPRA $GTSI dan beberapa saham lainnya. Tadi sore ada lagi yang request analisis $HAIS. Sayangnya, kadang saya tidak sempat harus melakukan analisis semua saham tersebut. Kalau ada waktu saya akan coba bahas.

Untuk HAIS, saya baru sadar kalau nasibnya mirip GTSI. Sejak IPO sampai sekarang harganya anjlok.

Apa persamaan GTSI dan HAIS? Mereka sama-sama berada di bidang perkapalan.

Kalau GTSI fokus di LNG, sedangkan HAIS diversifikasi di berbagai macam komoditas seperti CPO, coal dll

Keduanya sama-sama oversubscribed waktu IPO. GTSI oversubscribed 2x, HAIS oversubscribed 11x. IPO nya laris manis tapi rata-rata investor nya habis IPO langsung jualan.

HAIS didirikan pada tanggal 14 Desember 2009, sebagai anak usaha dari HASNUR Group. HASNUR Group, adalah sebuah kelompok usaha nasional yang didirikan oleh Bapak H. Abdussamad Sulaiman HB dan Ibu Hj. Nurhayati, yang berbasis di Kalimantan Selatan. Orang Banjar pada umumnya kenal sama Hasnur Group.

Segmen Bisnis HAIS

Pada awalnya, jasa pelayanan HAIS berfokus pada transportasi pelayaran sungai untuk menunjang transportasi komoditas industri kehutanan (Forestry) di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Seiring berjalan waktu dan perkembangan induk usaha, HIS mengembangkan sayap pelayanannya dengan melayani transportasi komoditas lainnya, seperti batu bara dan CPO.

Jumlah Armada

Saat ini perusahaan memiliki 12 set kapal tunda (tug boat) dan tongkang dengan kapasitas 7500 – 10.000 MT, yang terdiri dari :

– 1 unit Tug Boat 700 HP

– 8 unit Tug Boat 2000 HP

– 2 unit Tug Boat 2200 HP

– 1 unit Tug Boat 2400 HP

– 1 unit Barge berkapasitas 500 MT

– 9 unit Barge berkapasitas 7.500 MT

– 2 unit Barge berkapasitas 10.000 MT

Pelabuhan HAIS

Melalui anak usaha PT Hasnur Resources Terminal (HRT), HAIS memiliki pelabuhan yang beroperasi di 2 lokasi, yaitu :

1. Desa Sungai Puting, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

– Pengoperasian 5 jetty dengan kode nama HJUKR

– Kapasitas terpasang 6.500 MT/jam

2. Pendang, Kecamatan Dusun Utara Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah.

– Pengoperasian Jetty Pendang

– Kapasitas terpasang 2.000 MT/Ton

Kontribusi bisnis pelabuhan hanya 4,85% dari total pendapatan perusahaan.

Bisnis Bongkar Muat

Melalui anak usaha PT Hasnur Mitra Sarana, yang berlokasi di kawasan pelabuhan Sungai Puting, Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, HAIS juga menjalankan bisnis bongkar muat sejak Desember 2009.

Kontribusi bisnis bongkar muat hanya 0,26% dari total pendapatan.

Jadi praktis sumber pendapatan utama perusahaan adalah bisnis kapal.

IPO HAIS

Underwriter RHB dengan full commitment, mirip dengan GTSI. Hanya bedanya UW di GTSI adalah Reliance.

Struktur Pemegang Saham

Struktur Pemegang Saham HAIS

Kalau melihat struktur pemegang saham, masyarakat umum hanya 19%, 1% untuk karyawan sedangkan sisanya adalah PSP.

Tujuan IPO
  • Sekitar 46% (empat puluh enam persen) dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum akan digunakan oleh
    Perseroan untuk belanja modal berupa penambahan 3 (tiga) set armada kapal dan tongkang dengan indikasi nilai
    pembelian sekitar Rp150 miliar. Kekurangan dana pembelian 3 (tiga) set kapal tersebut akan menggunakan pendanaan dari pihak ketiga yang akan diusahakan setelah pelaksanaan Penawaran Umum. Perseroan melihat rencana penambahan armada ini sebagai langkah Perseroan dalam memperbaiki kinerja operasional dengan memperbaiki komposisi penggunaan armada antara kapal sewa (rent ship) dan kapal milik sendiri (own ship). Adapun rencana penambahan kapal akan dilakukan dengan pembelian dari pihak ketiga dan bukan merupakan afiliasi dari Perseroan.2. Sekitar 23% (dua puluh tiga persen) dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum akan disalurkan melalui skema pinjaman kepada entitas anak yaitu HRT. Dana tersebut akan dipergunakan oleh HRT dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang Jasa Kepelabuhanan dengan melakukan pembelian peralatan untuk pengembangan Pelabuhan Tanjung Silopo, berupa namun tidak terbatas pada mobile crane, forklift, excavator, dan wheel loader. Adapun perjanjian pemberian pinjaman antara Perseroan dan HRT akan dituangkan dalam Perjanjian tertulis setelah dana hasil
    penawaran umum diterima oleh Perseroan.
    3. Sekitar 31% (tiga puluh satu persen) akan dipergunakan oleh Perseroan untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan operasional Perseroan secara umum. Kegiatan operasional yang dimaksud termasuk namun tidak terbatas pada pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) dari kapal milik sendiri (own ship) dan biaya kapal sewa (rent ship), serta beban-beban lain yang dapat muncul untuk mendukung kegiatan usaha Perseroan.
Pelanggan HAIS

Pelanggan utama HAIS pada tahun 2020, sebanyak 62% dari total penjualan Perseroan didapatkan dari PT Bhumi Rantau Energi (Rp 183.883.383.405). Sedangkan pelanggan utama ke-2 dan ke-3 adalah PT Energi Batubara Lestari dan PT Kreasi Energi Alam sebesar 14% dan 10%.

Dengan komposisi pelanggan seperti itu, terdapat resiko dimana jika salah satu dari top 3 pelanggan menghentikan kontrak maka Revenue Perusahaan bisa turun drastis. HAIS harus mencari lebih banyak pelanggan agar tidak ketergantungan pada salah satu konsumer.

Auditor

Auditor HAIS adalah Crowe

Asset

Asset HAIS

Cadangan kas perusahaan lumayan cukup untuk melunasi sejumlah utang perusahaan. Sayangnya utang bank perusahaan dari tahun ke tahun terus bertambah. Di 2018 hanya 6 milyar utang bank. Di 2020 menjadi 17 milyar. Kenaikan utang >100% dalam 2 tahun. Bukan kabar yang baik. Namun di sisi lain cadangan kas perusahaan juga ikut bertambah.

Concern saya ada di aset tidak lancar piutang berelasi. Sebelumnya ada piutang tidak lancar 59 milyar di LK 2018 yang kemudian di dekonsolidasi.

Kondisi HAIS mirip dengan GTSI di mana banyak transaksi berelasi yang nilainya lebih dari 10% total Asset.

Laba

Laba HAIS

Perusahaan berhasil mencetak laba 18 M di 2020. Beban pendapatan bisa ditekan tapi beban bunga merangkak.

Arus Kas

Arus Kas

Arus kas perusahaan ini tidak terlalu buruk. Dengan market capital 682 M dan CFO 89 san utang jangka pendek 54 M, menurut saya HAIS masih cenderung fair priced. Apalagi history CFO HAIS  masih inkonsisten dalam 3 tahun terakhir.

Jadi apakah HAIS bagus?

Sentimen utama HAIS sekarang adalah asas cabotage dan naiknya harga komoditas. Harga angkut coal naik dari yang awalnya 875 rupiah/ton di 2018 kini tembus 1500 rupiah/MT di 2020. Harusnya bisa naik lagi di 2021.

Ada potensi kenaikan laba di masa depan selama harga coal >100 dollar.

Saya sendiri belum memiliki saham HAIS karena Prabowo Mode On.

Jika ingin mendapatkan data analisis Laporan Keuangan Kuartalan bisa pesan di sini atau menghubungi Whatsapp Admin Pintarsaham.id +62 831-1918-1386

Jika ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa ke link ini atau hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386 atau dengan Buka rekening saham di Sucor Sekuritas di sini dengan menggunakan referal TIRA2. Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

 

Leave a Reply