PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah menyelesaikan proses Lelang Aset WSBP 2026 berupa peralatan non-produktif dengan nilai transaksi mencapai Rp3,17 miliar. Aksi korporasi ini dilakukan melalui metode E-Auction secara terbuka sebagai bagian dari komitmen implementasi Perjanjian Perdamaian (homologasi) perseroan. Hasil penjualan ini diharapkan mampu memperkuat likuiditas dan meningkatkan efisiensi biaya operasional melalui penghapusan aset yang sudah tidak memberikan nilai tambah secara fungsional.
Rincian Aksi Korporasi Lelang Aset WSBP 2026
Perseroan melaksanakan pelepasan aset tetap berupa 121 set cetakan besi yang dikategorikan sebagai besi scrap atau peralatan non-produktif. Proses lelang ini dikelola melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara (KPKNL) Purwakarta dengan metode penawaran tertulis tanpa kehadiran peserta melalui internet (open bidding).
Rincian aset yang dilelang terbagi ke dalam dua paket utama, yaitu Paket 10 dan Paket 15. Paket tersebut mencakup berbagai jenis cetakan beton seperti Cetakan CCSP, Full Slab, Box Culvert, Sleeper, RC Pipe, hingga 97 set Cetakan Tetrapod. Seluruh aset tersebut memiliki nilai buku sebesar Rp0 berdasarkan audit per Desember 2024, yang berarti aset telah mengalami penyusutan penuh secara akuntansi.
Berdasarkan penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Firdaus, Ali dan Rekan, nilai limit lelang ditetapkan sebesar Rp688.188.900 termasuk PPN 11%. Namun, proses kompetisi lelang menghasilkan harga terbentuk sebesar Rp3.179.188.900, atau mengalami kenaikan signifikan dari nilai limit awal. Transaksi ini dilakukan dengan merujuk pada Surat Keputusan Direksi nomor 5/SK/WBP/PEN/2026 tertanggal 27 Januari 2026.
Baca juga: Cara Baca Keterbukaan Informasi dan Aksi Korporasi Panduan Langkah demi Langkah bagi Investor
Jadwal Lengkap Pelaksanaan Lelang
Rangkaian kegiatan lelang dimulai sejak awal Februari 2026 hingga penyelesaian serah terima aset pada April 2026. Berikut adalah tabel jadwal pelaksanaan lelang aset tersebut:
| Tahapan Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
| Pengumuman Lelang di Surat Kabar Radar Karawang | 06 Februari 2026 |
| Periode Site Visit dan Penawaran | 06 – 13 Februari 2026 |
| Penetapan Pemenang Lelang | 13 Februari 2026 |
| Dimulainya Proses Serah Terima Aset | 23 Februari 2026 |
| Penyelesaian Serah Terima dan Laporan Informasi | 09 April 2026 |
Sumber Informasi: Laporan Informasi atau Fakta Material PT Waskita Beton Precast Tbk
Dampak bagi Investor
Penjualan aset non-produktif ini memberikan sentimen positif bagi struktur keuangan perseroan tanpa mengubah struktur modal atau menyebabkan dilusi saham. Penggunaan dana hasil Lelang Aset WSBP 2026 akan dialokasikan sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam skema Perjanjian Perdamaian yang telah disahkan (homologasi) pada 28 Juni 2022.
Bagi pemegang saham, langkah ini menunjukkan kepatuhan manajemen dalam memenuhi kewajiban hukum pasca-restrukturisasi. Perseroan menegaskan bahwa aksi ini tidak memiliki dampak negatif terhadap kelangsungan usaha maupun kegiatan operasional utama. Sebaliknya, dana segar yang diperoleh akan memperkuat posisi kas perusahaan untuk mendukung proyek-proyek berjalan.
Baca juga: WSBP Bayar CFADS Tahap VII Rp109,21 Miliar Simak Rincian Pembayarannya
Kondisi Keuangan Terkait
Dari sisi neraca, penghapusan 121 set aset ini berdampak pada efisiensi beban pemeliharaan dan beban penyimpanan alat di gudang. Karena aset sudah bernilai buku Rp0, maka seluruh hasil penjualan (setelah dikurangi pajak dan biaya lelang) akan dicatatkan sebagai keuntungan dari pelepasan aset tetap, yang berpotensi memperbaiki kinerja laba rugi pada periode berjalan.
Peningkatan likuiditas ini krusial bagi WSBP untuk menjaga rasio keuangan tetap sehat sesuai target manajemen. Pengurangan aset non-produktif juga membantu optimalisasi penggunaan lahan atau fasilitas penyimpanan milik perseroan. Secara keseluruhan, kondisi keuangan perusahaan menjadi lebih ramping dan fokus pada aset-aset yang memiliki produktivitas tinggi.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Mengapa WSBP menjual aset dengan nilai buku Rp0? Aset tersebut secara akuntansi telah habis masa manfaatnya atau mengalami penyusutan penuh, namun secara fisik masih memiliki nilai ekonomis sebagai besi tua (scrap). Penjualan ini dilakukan untuk mengubah aset diam menjadi dana segar guna mendukung likuiditas perusahaan.
2. Apa tujuan utama dari pelaksanaan Lelang Aset WSBP 2026 ini? Tujuan utamanya adalah implementasi kewajiban dalam Perjanjian Perdamaian (homologasi) dan melakukan efisiensi beban biaya penyimpanan serta perawatan peralatan yang sudah tidak produktif.
3. Bagaimana dampak hasil lelang terhadap operasional perusahaan? Manajemen menyatakan tidak ada dampak negatif terhadap operasional harian. Justru, dana hasil lelang memperkuat kemampuan finansial untuk mendukung kegiatan operasional utama di bidang manufaktur beton precast.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Transaksi: Harga terbentuk Rp3.179.188.900, jauh di atas nilai limit Rp688.188.900.
- Jenis Aset: 121 set cetakan besi non-produktif (scrap iron).
- Kepatuhan Hukum: Merupakan bagian dari pemenuhan Perjanjian Perdamaian 28 Juni 2022.
- Likuiditas: Menambah arus kas masuk dan mengurangi biaya overhead (penyimpanan/pemeliharaan).
- Status Akuntansi: Aset telah bernilai buku Rp0 per Desember 2024.
Profil Singkat Perusahaan
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) adalah anak usaha dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang bergerak di bidang manufaktur beton precast dan readymix. Perusahaan mengoperasikan sejumlah pabrik (plant) yang tersebar di berbagai lokasi strategis di Indonesia untuk mendukung proyek infrastruktur nasional.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan! https://bit.ly/pintarsahamid


