PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah melaksanakan Pembayaran CFADS WSBP Tahap VII dengan total nilai mencapai Rp109,21 miliar pada tanggal 25 Maret 2026. Langkah ini merupakan bagian dari pemenuhan kewajiban keuangan perusahaan sesuai dengan skema restrukturisasi utang dalam Perjanjian Perdamaian yang telah berkekuatan hukum tetap.
Dana tersebut didistribusikan kepada berbagai kategori kreditur, mulai dari pemegang obligasi, perbankan, hingga kreditur dagang. Keberhasilan pembayaran ini menandai komitmen Perseroan dalam menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan dan memenuhi mandat putusan pengadilan.
Rincian Aksi Korporasi Pembayaran CFADS WSBP Tahap VII
Perseroan mengalokasikan dana sebesar Rp106.779.484.352 dari arus kas internal untuk memenuhi kewajiban Tranche A dan Tranche B. Pembayaran ini mengacu pada putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia No.1455 K/Pdt.Sus-Pailit/2022 yang mengesahkan Perjanjian Perdamaian.
Rincian utama dari dana tersebut mencakup pembayaran kupon Obligasi Waskita Beton Precast I dan II Tahun 2022 sebesar Rp3,26 miliar. Selain itu, terdapat pembayaran bunga kepada kreditur finansial atau perbankan dengan total nilai Rp36,26 miliar.
Baca juga: Mengenal Berbagai Strategi Aksi Korporasi Emiten di Bursa Efek Indonesia
Kreditur dagang, baik kategori aktif maupun terdahulu, menerima alokasi pembayaran terbesar dalam tahap ini yaitu senilai Rp67,24 miliar. Distribusi dana dilakukan secara serentak pada tanggal 25 Maret 2026 melalui sistem perbankan yang telah ditentukan.
Selain dari arus kas operasional, WSBP juga menyertakan dana hasil lelang aset (asset disposal) yang dilakukan pada 13 Februari 2026. Dana hasil pelepasan aset tersebut mencapai Rp2,43 miliar dan dialokasikan untuk mempercepat pelunasan pokok utang.
Alokasi dana lelang aset mencakup pembayaran pokok kepada perbankan sebesar Rp1,97 miliar dan kreditur dagang senilai Rp220,34 juta. Sisa dana dialokasikan ke dalam dana cadangan (sinking fund) untuk pokok obligasi dan PT Bank DKI dengan total masing-masing Rp178,21 juta dan Rp64,62 juta.
Sumber Informasi: Laporan Informasi atau Fakta Material Cash Flow Available For Debt Services (CFADS) Tahap VII PT Waskita Beton Precast Tbk
Jadwal Lengkap Pembayaran CFADS
Manajemen telah menyusun jadwal berkala untuk memastikan seluruh kewajiban kepada kreditur terpenuhi sesuai tenggat waktu yang disepakati. Berikut adalah jadwal pembayaran yang telah dilaksanakan dan rencana pembayaran berikutnya:
| Keterangan | Tanggal Pelaksanaan |
| Lelang Aset (Asset Disposal) | 13 Februari 2026 |
| Pembayaran CFADS Tahap VII | 25 Maret 2026 |
| Batas Pengumuman Informasi | 25 Maret 2026 |
| Rencana Pembayaran CFADS Tahap VIII | 25 September 2026 |
Pelaksanaan pembayaran tahap berikutnya dijadwalkan akan dilakukan pada semester kedua tahun ini. Hal ini bertujuan untuk terus menjaga rasio utang perusahaan agar tetap berada pada level yang terkendali.
Dampak bagi Investor
Pelaksanaan Pembayaran CFADS WSBP Tahap VII memberikan kepastian hukum bagi para investor mengenai keberlangsungan usaha Perseroan. Dengan dipatuhinya Perjanjian Perdamaian, risiko hukum terkait potensi pailit dapat diminimalisir secara signifikan.
Langkah ini juga berdampak positif pada profil risiko kredit perusahaan di mata lembaga keuangan dan mitra bisnis. Penurunan saldo utang secara bertahap diharapkan dapat memperbaiki struktur permodalan WSBP dalam jangka panjang.
Baca juga: Laporan Hasil Public Expose Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)
Kondisi Keuangan Terkait
Perseroan menegaskan bahwa pembayaran CFADS Tahap VII ini tidak memiliki dampak negatif terhadap kondisi keuangan perusahaan. Dana yang digunakan telah dipersiapkan melalui manajemen arus kas yang ketat dan efisiensi operasional.
Stabilitas keuangan tetap terjaga karena pembayaran dilakukan sesuai dengan porsi arus kas yang memang tersedia untuk layanan utang. Hal ini memastikan bahwa kegiatan operasional produksi beton precast tetap berjalan normal tanpa gangguan pendanaan.
FAQ (Pertanyaan Umum)
1. Apa yang dimaksud dengan pembayaran CFADS dalam konteks WSBP?
Cash Flow Available for Debt Services (CFADS) adalah dana yang tersedia dari operasional perusahaan untuk membayar kewajiban utang kepada kreditur sesuai skema restrukturisasi.
2. Siapa saja yang menerima pembayaran pada Tahap VII ini?
Penerima dana mencakup pemegang Obligasi I & II WSBP 2022, perbankan (kreditur finansial), dan pemasok material (kreditur dagang).
3. Mengapa hasil lelang aset digunakan untuk pembayaran utang?
Sesuai dengan perjanjian restrukturisasi, hasil dari pelepasan aset non-inti harus dialokasikan untuk mempercepat pembayaran pokok utang kepada para kreditur.
Poin Penting bagi Investor
- Total Nilai Pembayaran: Rp109.219.085.984 (Seratus sembilan miliar dua ratus sembilan belas juta delapan puluh lima ribu sembilan ratus delapan puluh empat rupiah).
- Alokasi Terbesar: Pembayaran kepada kreditur dagang mencapai Rp67,24 miliar.
- Kontribusi Aset: Terdapat tambahan dana Rp2,43 miliar dari hasil lelang aset per 13 Februari 2026.
- Kepatuhan Hukum: Pembayaran ini merupakan wujud kepatuhan terhadap putusan Mahkamah Agung terkait homologasi (Perjanjian Perdamaian).
- Keberlangsungan Usaha: Manajemen menyatakan tidak ada dampak negatif terhadap operasional maupun kelangsungan usaha perusahaan.
Profil Singkat Perusahaan
PT Waskita Beton Precast Tbk (Waskita Precast) merupakan salah satu anak perusahaan dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk (Waskita), perusahaan konstruksi BUMN terkemuka di Indonesia, yang bergerak dalam industri manufaktur beton precast dan ready mix. Perseroan telah sukses mengerjakan berbagai proyek dalam bidang jalan tol, jembatan, gedung bertingkat tinggi dan revitalisasi sungai.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!