ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

UNIQ: Good IPO?

Pada tanggal 26 Juni 2020, UNIQ atau PT Ulima Nitra Tbk memperoleh pinjaman jangka pendek dari surat utang dengan opsi konversi untuk keperluan modal kerja Perusahaan sebesar Rp 40.000.000.000.

Pinjaman tersebut berasal dari grup Fajar $SFAN.

Pinjaman tersebut akan jatuh tempo pada 25 Juni 2021, dengan mekanisme pelunasan secara tunai ataupun konversi saham Perusahaan. Jika Perusahaan memilih metode pelunasan secara tunai maka Perusahaan
diwajibkan membayar biaya komisi sebesar 10% dari pinjaman. Jika Perusahaan menggunakan metode pelunasan berupa konversi saham, maka saham yang dikonversi tidak akan melebihi dari 15% saham beredar Perusahaan. Terkait pinjaman diatas, Ulima Nitra tidak memberikan jaminan tertentu dan tidak diwajibkan untuk memenuhi pembatasan
tertentu.

Perlu diingat bahwa pada 8 Maret 2021, UNIQ melakukan IPO dan yang menjadi Underwriter adalah bagian dari grup SFAN.

Di sisi lain, perseroan juga akan menyelenggarakan program ESA dengan mengalokasikan sebanyak 9.626.100 saham atau sebanyak 3,21 persen dari saham yang ditawarkan.

Waktu itu Direktur Utama PT Surya Fajar Sekuritas Steffen Fang mengatakan bahwa selama masa penawaran, total pesanan yang masuk mencapai 3,9x dari jumlah saham ditawarkan atau terjadi oversubscribe sebesar 2,9x dari total penawaran.

Tapi kalau saya melihat pergerakan saham UNIQ dalam beberapa bulan terakhir, justru tidak menunjukkan adanya ciri-ciri saham ini banyak peminat. Hanya 3 hari pertama saham UNIQ di pump setelah itu di dump sampai sekarang.

8 Maret 2021 di pump
9 Maret 2021 di pump
10 Maret 2021 pump and dump
12-17 Maret 2021 dump ARB
18-22 Maret 2021 pump and dump ARB
23-24 Maret 2021 DCB
26 Maret 2021 sampai sekarang konsolidasi

Jadi total sudah 93 hari UNIQ di dump oleh para investornya.

Menurut saya UNIQ ini bisnisnya lumayan. Menyewakan kendaraan alat berat ke $PTBA $MEDC Pertamina dan ConnocoPhillips.

Area bisnisnya memang hanya di Sumatera Selatan tapi menurut saya itu sudah cukup karena Sumatera Selatan adalah salah satu pemilik cadangan batubara terbesar di Indonesia. Dan recurring client UNIQ cukup PTBA saja sebenarnya sudah lumayan.

Perusahaan ini akan diuntungkan dengan adanya kenaikan harga coal dunia yang kini mencapai 120 dollar per ton.

Bisnis Keluarga

Yang jadi concern saya adalah perusahaan ini masih dikuasai keluarga Tjokro Riduan. Nyaris semua jajaran komisaris dan direksi perusahaan memiliki hubungan kekeluargaan.

Yang menjadi kekhawatiran di perusahaan keluarga seperti ini adalah jika terjadi transaksi afiliasi ataupun konflik keluarga. Itu bisa mengakibatkan penurunan kinerja perusahaan.

Jadi kita lihat apakah keluarga Tjokro Riduan dapat menjalankan bisnis UNIQ secara profesional seperti $UNTR dan $DOID atau hanya akan jadi perusahaan keluarga yang medioker.

Piutang Yang Terlalu Besar

Total asset perusahaan mencapai 539 milyar rupiah. Asset tetap perusahaan mencapai 355 milyar dan piutang perusahaan mencapai 130 milyar.

Dengan asset lancar hanya 179 milyar rupiah itu artinya 72% asset lancar perusahaan adalah piutang atau 24% dari total asset perusahaan adalah piutang.

Menurut saya kondisi ini riskan karena jika nantinya piutang ini gagal ditagih di masa depan maka itu akan menghabiskan lebih dari 20% asset perusahaan.

Dengan ekuitas perusahaan 275 milyar serta saldo laba 262 milyar, maka bila piutang macet lalu di write off seperti yang terjadi pada TELE maka 47% ekuitas perusahaan bisa lenyap.

Beban Perusahaan

Beban penjualan menjadi beban terbesar UNIQ yang memakan 88% revenue perusahaan. Dan penyusutan adalah penyebab utama beban perusahaan yang nilainya mencapai 88 milyar rupiah atau memakan sekitar 29% revenue perusahaan. Wajar saja depresiasi besar karena modal utama perusahaan adalah alat berat.

Jumlah gaji dan remunerasi komisaris dan direksi mencapai 2,4 milyar rupiah atau sekitar 0,8% dari revenue perusahaan yang mencapai 296 milyar rupiah. Nilainya tidak sampai 10% revenue perusahaan.

Total transaksi berelasi perusahaan ini mencapai 425 juta rupiah. Yang berasal dari transaksi dengan RM Sederhana Muara Enim dan Toko Unit Diesel Utama.

Apakah UNIQ Good Buy?

Market cap UNIQ saat ini adalah 304 milyar di harga 97 rupiah.

Dengan mengeluarkan 304 milyar rupiah, kita mendapatkan liabilitas sebesar 263 milyar rupiah dan cadangan kas sebesar 1,2 milyar rupiah.

Dengan arus kas operasional 44 milyar, itu tidak cukup untuk melunasi semua 5-6 tahun untuk melunasi semua liabilitas perusahaan.

Menurut saya UNIQ sudah fair priced. Tapi akan lebih murah lagi jika saham ini berada di gocap. Jika di gocap maka market cap perusahaan tersisa 156 milyar saja. Maka menurut saya ini lumayan murah untuk perusahaan yang memiliki arus kas operasional yang mencapai 44 milyar.

Jadi kita tunggu saja apakah UNIQ akan ke gocap atau tidak.

Bagi yang tertarik untuk mendapatkan data analisa kuartalan emiten pilihan bisa pesan di sini.

Atau dengan memesan melalui Whatsapp Tim Pintarsaham di  +62831-1918-1386

Bagi yang ingin mencoba instrumen yang lebih beresiko tinggi kripto dengan resiko duit hilang 100% jika lagi kurang beruntung dan bisa cuan multibagger jika lagi beruntung bisa daftar di sini. 

Buat yang mau daftar di Pintarkripto, isi form di sini.

Buat yang mau punya akun trading kripto Binance atau Tokokripto daftar di sini.

Buat yang mau daftar akun trading dan investasi saham, bisa daftar di sini

Buat yang mau pesan ebook analisis Laporan Keuangan, bisa pesan di sini.

Bagi yang tertarik membuka rekening saham Sucor atau Mirae bisa menghubungi @skydrugz27 via Telegram

Artikel Skydrugz Yang Lainnya Tentang Kripto dan Investasi di Luar Negeri:

1. Cara Deposit di Binance. 

2. Cara Daftar di Akun Kripto Agar Bisa Beli Bitcoin dan Dogecoin

3. Cara trading di market luar negeri. Gunakan token Gotrade: 805963. Jika Ingin trading saham Luar Negeri di Aplikasi Gotrade 

4. Cara Beli Saham TSLA di Binance

5. Cara Mendapatkan Passive Income dari Binance: Menabung Kripto dapat Bunga Seperti Menabung di Bank

6. Teknik Trading di Binance

7. Menjaga Psikologi Agar Tetap Waras

8. Mengenai Pajak Dividen Saham Yang Dibeli di Luar Negeri

9. Tentang Pajak Dividen

10. Cara Cuan di Kripto tanpa Harus Trading

11. Cara Cuan Passive Income di Kripto dari Liquid Swap

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Jika ingin diskusi saham via Telegram bisa dengan menjadi Nasabah Sucor Referal TIRA2 dengan PM saya @skydrugz27 di Telegram.

Setelah mengisi form, bisa menghubungi @skydrugz27 via Telegram.

Untuk Insights Saham bisa ke sini.

Bagi yang mau buka akun Kripto bisa di Binance atau Tokokripto pakai link di sini.

Bagi yang mau join grup kripto bisa isi form PintarKripto.

Jika ingin pesan analisis Laporan Keuangan Kuartalan Komprehensif dari Pintarsaham.id bisa pesan di sini

Disclaimer :
  • Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.
  • I do not provide personal investment advice and I am not a qualified licensed investment advisor. I am an amateur investor.
  • All information found here, including any ideas, opinions, views, predictions, forecasts, commentaries, suggestions, or stock picks, expressed or implied herein, are for informational, entertainment or educational purposes only and should not be construed as personal investment advice. While the information provided is believed to be accurate, it may include errors or inaccuracies.
  • I will not and cannot be held liable for any actions you take as a result of anything you read here.
  • Conduct your own due diligence, or consult a licensed financial advisor or broker before making any and all investment decisions. Any investments, trades, speculations, or decisions made on the basis of any information found on this site, expressed or implied herein, are committed at your own risk, financial or otherwise.
  • No representations or warranties are made with respect to the accuracy or completeness of the content of this entire weblog, including any links to other sites. The links provided are maintained by their respective organizations and they are solely responsible for their content. All information presented here is provided ‘as is’, without warranty of any kind, expressed or implied.
  • From time to time I may include affiliate links and advertisements on my article that result in my receiving a payment should a visitor click on a link or sign up to a service, as per established Internet practice. Readers are entirely responsible for any actions they take as a result of reading or clicking on links on the site, and are urged to read the small print.

Leave a Reply