PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD) menyampaikan perubahan dan tambahan keterbukaan informasi terkait rencana transaksi afiliasi dan transaksi material oleh entitas anaknya, PT Kemang Food Industries (KFI). Dalam transaksi afiliasi FOOD ini, KFI akan menjual unit kantor seluas 295,2 meter persegi di Equity Tower kepada PT Super Capital Indonesia (SCI) senilai Rp18 miliar, dengan persetujuan RUPS Independen dijadwalkan pada 24 Juni 2026.
Transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi material karena nilainya setara 38,49% dari total aset Perseroan per 31 Desember 2025 sebesar Rp46,76 miliar. Dana hasil transaksi akan digunakan oleh KFI untuk mengurangi liabilitas jangka pendek sebesar 30% dan memperkuat modal kerja sebesar 70%.
Rincian Transaksi Afiliasi FOOD
FOOD menyampaikan rencana transaksi pengalihan aset berwujud milik KFI berupa unit kantor dengan Sertipikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun atau SHMSRS No. 1610/XXV. Aset tersebut berada di Equity Tower Lantai 29 Unit E, Lot 9, Sudirman Central Business District, Jakarta Selatan.
KFI akan menjual aset tersebut kepada SCI berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli yang ditandatangani pada 11 Mei 2026. Nilai transaksi ditetapkan sebesar Rp18.000.000.000.
SCI merupakan pihak afiliasi karena menjadi induk perusahaan FOOD sekaligus pemegang saham KFI. SCI memiliki 76,92% saham FOOD, sedangkan FOOD memiliki 68,75% saham KFI dan SCI memiliki 31,25% saham KFI.
Berdasarkan laporan KJPP Dasa’at, Yudistira dan Rekan, nilai pasar aset tersebut ditetapkan sebesar Rp17.655.900.000. Harga transaksi Rp18 miliar berada sekitar Rp344,1 juta atau 1,95% di atas nilai pasar tersebut.
Rencana transaksi ini bukan transaksi benturan kepentingan menurut pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris. Namun, transaksi tetap memerlukan persetujuan pemegang saham independen karena merupakan transaksi afiliasi dan transaksi material.
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi FOOD terkait Transaksi Afiliasi dan Transaksi Material
Jadwal Lengkap
| Agenda | Tanggal / Keterangan |
| Penandatanganan PPJB KFI dan SCI | 11 Mei 2026 |
| Pengumuman RUPS dan keterbukaan informasi awal | 18 Mei 2026 |
| Recording date RUPS Independen | 29 Mei 2026 |
| Panggilan RUPS Independen | 2 Juni 2026 |
| Laporan penilaian aset dan pendapat kewajaran | 18 Juni 2026 |
| Perubahan dan tambahan keterbukaan informasi | 19 Juni 2026 |
| RUPS Independen | 24 Juni 2026 pukul 13.00 WIB |
| Ringkasan risalah RUPS Independen | 26 Juni 2026 |
RUPS Independen akan diselenggarakan di Equity Hall, Equity Tower, Lower Ground, SCBD Lot 9, Jakarta Selatan. Agenda rapat adalah persetujuan atas rencana penjualan aset entitas anak yang merupakan transaksi material kepada pihak afiliasi.
Dampak bagi Investor
Transaksi afiliasi FOOD tidak menyebabkan dilusi bagi pemegang saham karena Perseroan tidak menerbitkan saham baru. Dampak utama berada pada perubahan komposisi aset KFI, dari aset tetap berupa unit kantor menjadi kas hasil penjualan.
KFI akan menggunakan 30% dana hasil transaksi atau sekitar Rp5,4 miliar untuk mengurangi liabilitas jangka pendek. Sebanyak 70% dana hasil transaksi atau sekitar Rp12,6 miliar akan digunakan sebagai modal kerja KFI.
Manajemen menyatakan transaksi ini diharapkan memperbaiki struktur keuangan KFI secara langsung dan FOOD secara tidak langsung. Dana modal kerja juga ditujukan untuk mendukung keuangan dan penjualan KFI di tengah kenaikan harga bahan baku.
Dari sisi operasional, manajemen menyatakan transaksi tidak berdampak pada kegiatan operasional KFI karena KFI tidak berkantor di aset tersebut. FOOD juga disebut tetap dapat menggunakan alamat kantor di aset SHMSRS 1610/XXV sebagai alamat kantor terdaftar.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2025, total aset FOOD tercatat Rp46.759.505.542. Nilai transaksi Rp18 miliar setara 38,49% dari total aset tersebut.
FOOD juga mencatat ekuitas negatif sebesar Rp23.912.766.850 per 31 Desember 2025. Karena ekuitas Perseroan negatif, transaksi dengan nilai minimal 10% dari total aset dapat masuk kategori transaksi material berdasarkan POJK 17/2020.
Rencana transaksi ini dinilai wajar oleh KJPP Dasa’at, Yudistira dan Rekan berdasarkan Laporan Pendapat Kewajaran tertanggal 18 Juni 2026. Penilaian aset menggunakan pendekatan pasar dengan metode perbandingan data pasar.
Transaksi ini melanjutkan rencana yang sebelumnya telah diumumkan Perseroan. Baca juga: Rencana Transaksi Afiliasi FOOD, Entitas Anak Jual Aset Rp18 Miliar
FAQ
Apa transaksi afiliasi FOOD yang diumumkan?
FOOD mengumumkan rencana penjualan aset KFI berupa unit kantor di Equity Tower kepada SCI senilai Rp18 miliar.
Mengapa transaksi FOOD disebut transaksi material?
Transaksi ini bernilai 38,49% dari total aset FOOD per 31 Desember 2025, sehingga memenuhi unsur transaksi material.
Kapan RUPS Independen FOOD digelar?
RUPS Independen dijadwalkan pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 13.00 WIB.
Apakah transaksi ini menyebabkan dilusi saham FOOD?
Tidak. Transaksi ini merupakan jual beli aset, bukan penerbitan saham baru.
Poin Penting bagi Investor
- KFI akan menjual unit kantor SHMSRS No. 1610/XXV kepada SCI.
- Nilai transaksi ditetapkan sebesar Rp18 miliar.
- Nilai pasar aset berdasarkan KJPP DYR sebesar Rp17,66 miliar.
- Transaksi setara 38,49% dari total aset FOOD.
- FOOD memiliki ekuitas negatif Rp23,91 miliar per 31 Desember 2025.
- Dana hasil transaksi akan digunakan 30% untuk liabilitas jangka pendek dan 70% untuk modal kerja.
- RUPS Independen dijadwalkan pada 24 Juni 2026.
Profil Singkat Perusahaan
PT Sentra Food Indonesia Tbk adalah perusahaan publik dengan kode saham FOOD. Perseroan menjalankan aktivitas perusahaan holding dan pengolahan makanan serta minuman melalui entitas anak.
Perseroan berkantor di Equity Tower Lantai 29 Unit E, Sudirman Central Business District, Jakarta. FOOD resmi mencatatkan seluruh sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 8 Januari 2019.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin