PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) menetapkan dividen tunai sebesar Rp1,06 triliun atau Rp47 per saham untuk tahun buku 2025. Pembayaran dividen TBIG 2026 dijadwalkan pada 9 Juli 2026 kepada pemegang saham yang tercatat pada recording date 22 Juni 2026.
Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa, 9 Juni 2026, di Hotel The Westin Jakarta. RUPST juga menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 dan rencana penerbitan surat utang atau notes berdenominasi mata uang asing hingga setara USD900 juta.
Rincian Aksi Korporasi Dividen TBIG 2026
TBIG menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp1,43 triliun. Dari jumlah tersebut, perseroan menetapkan Rp1,06 triliun sebagai dividen tunai.
Nilai dividen tersebut setara dengan sekitar 74,28% dari laba bersih perseroan tahun 2025. Dividen tunai akan dibagikan sebesar Rp47 per saham.
Sebesar Rp500 juta dari laba bersih ditetapkan untuk menambah cadangan umum. Sisa laba bersih setelah dividen dan cadangan umum akan digunakan untuk menambah saldo laba atau retained earnings guna mendukung pengembangan usaha perseroan.
RUPST TBIG dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 20.820.393.937 saham atau 92,33% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah. Keputusan penggunaan laba bersih memperoleh suara setuju sebanyak 20.769.561.737 saham atau 99,76% dari pemegang saham yang hadir.
Sumber Informasi: Ringkasan Risalah RUPST TBIG 2026
Jadwal Lengkap Dividen TBIG 2026
| Keterangan | Tanggal |
|---|---|
| Cum dividen pasar reguler dan negosiasi | 18 Juni 2026 |
| Ex dividen pasar reguler dan negosiasi | 19 Juni 2026 |
| Cum dividen pasar tunai | 22 Juni 2026 |
| Ex dividen pasar tunai | 23 Juni 2026 |
| Recording date pemegang saham yang berhak atas dividen | 22 Juni 2026 |
| Tanggal pembayaran dividen | 9 Juli 2026 |
| Tanggal pendistribusian bukti potong pajak | 31 Agustus 2026 |
Dividen tunai akan dibayarkan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 22 Juni 2026 sampai pukul 16.15 WIB. Untuk saham dalam penitipan kolektif KSEI, pembayaran dilakukan melalui KSEI dan didistribusikan ke rekening efek perusahaan efek atau bank kustodian pada 9 Juli 2026.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Dampak bagi Investor
Dividen tunai TBIG 2026 memberi arus kas langsung kepada pemegang saham yang memenuhi syarat pada recording date. Pemegang saham yang membeli saham setelah periode cum dividen tidak berhak menerima dividen tunai tersebut.
Aksi dividen tunai tidak menimbulkan dilusi karena tidak ada penerbitan saham baru dalam agenda pembagian dividen. Kepemilikan pemegang saham lama tidak berubah akibat pembayaran dividen.
Namun, harga saham secara teoritis dapat menyesuaikan setelah tanggal ex dividen. Penyesuaian tersebut dapat terjadi karena hak atas dividen sudah tidak melekat pada saham setelah tanggal tersebut.
Investor juga perlu mencermati rencana penerbitan notes berdenominasi mata uang asing hingga setara USD900 juta. Rencana ini dapat memengaruhi struktur pendanaan dan beban keuangan perseroan, tergantung pada tingkat bunga, tenor, kurs, dan penggunaan dana hasil penerbitan.
Kondisi Keuangan Terkait
TBIG membukukan laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp1,43 triliun. Rasio pembayaran dividen sebesar 74,28% menunjukkan sebagian besar laba bersih dialokasikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen tunai.
Laporan keuangan konsolidasian TBIG per 31 Desember 2025 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja. Auditor memberikan opini tanpa modifikasian berdasarkan laporan audit yang diterbitkan pada 30 Maret 2026.
Selain dividen, RUPST menyetujui rencana penerbitan surat utang atau notes dalam mata uang asing. Nilai pokok keseluruhan penerbitan ditetapkan sebanyak-banyaknya setara USD900 juta dan dapat dilakukan dalam satu kali atau beberapa kali penerbitan dalam jangka waktu 12 bulan sejak persetujuan RUPS.
Baca juga: Analisa Saham TBIG Kuartal I 2026, Laba Turun Aset Tetap Masih Tumbuh
FAQ
Apa nilai dividen TBIG 2026 per saham?
TBIG menetapkan dividen tunai sebesar Rp47 per saham untuk tahun buku 2025.
Kapan jadwal pembayaran dividen TBIG 2026?
Pembayaran dividen TBIG dijadwalkan pada 9 Juli 2026 melalui KSEI bagi saham dalam penitipan kolektif.
Kapan recording date dividen TBIG 2026?
Recording date dividen TBIG ditetapkan pada 22 Juni 2026 sampai pukul 16.15 WIB.
Apakah dividen TBIG menyebabkan dilusi saham?
Dividen tunai tidak menyebabkan dilusi karena tidak ada penerbitan saham baru dalam aksi pembagian dividen.
Poin Penting bagi Investor
- TBIG menetapkan dividen tunai sebesar Rp1,06 triliun.
- Dividen per saham ditetapkan sebesar Rp47.
- Rasio pembayaran dividen mencapai sekitar 74,28% dari laba bersih 2025.
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 18 Juni 2026.
- Recording date ditetapkan pada 22 Juni 2026.
- Pembayaran dividen dijadwalkan pada 9 Juli 2026.
- TBIG juga memperoleh persetujuan penerbitan notes dalam mata uang asing hingga setara USD900 juta.
Profil Singkat Perusahaan
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. adalah perusahaan infrastruktur telekomunikasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham TBIG. Perseroan dikenal sebagai bagian dari Tower Bersama Group dan menjalankan kegiatan usaha utama di bidang penyediaan infrastruktur menara telekomunikasi.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin