ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Skydrugz Radar 6 September 2021: September Rain?

Skydrugz Radar 6 September 2021: September Rain?

Banyak yang bilang kalau September adalah bulan di mana IHSG paling sering diskon. Apakah benar seperti itu? Mari kita cek faktanya lewat seasonality IHSG.

Dalam 15 tahun terakhir, hanya di 2007, 2009, 2010, 2012-14 dan 2017 IHSG hijau di September. Sisanya merah.

Siklus IHSG 15 tahun

Secara statistik 15 tahun, probabilitas IHSG hijau di September adalah 47%.

Apakah itu menjadikan September sebagai bulan yang paling sering diskon? Ternyata ada yang lebih parah dari September. Yakni November. Secara statistik 15 tahun, November adalah bulan paling diskon untuk IHSG. Lebih parah diskon November jika dibandingkan dengan September. Dalam periode 2007-2020, IHSG Merah 9x di bulan November dan hanya 5x saja hijau. Probabilitas hijau di November hanya 36%.

Tapi perlu diingat bahwa statistik IHSG bisa saja berubah di masa depan. Jadi jangan menganggap bahwa apa yang sudah terjadi di masa lalu pasti akan terjadi lagi di masa depan. Sebagai investor, kita hanya menggunakan data masa lalu sebagai referensi. Untuk mengambil keputusan, kita tetap harus melihat kondisi kekinian.

ELSA, Kabar Crossing

Di postingan sebelumnya, saya bahas mengenai adanya transaksi crossing di ELSA. Dan hari ini baru ada keterbukaan informasi bahwa transaksi crossing di ELSA sebelumnya adalah transaksi pengalihan saham dari Pertamina ke PHE. Dengan masuknya ELSA ke PHE, diharapkan akan terbentuk sinergi yang lebih baik dengan semua anak PHE.

Pertamina memiliki 6 Subholding yakni:

  • Subholding Upstream dipimpin PHE, dimana ELSA adalah salah satu penghuninya.
  • Subholding Gas dipimpin oleh PGAS.
  • Subholding Refinery dan Petrochemical dipimpin oleh PT Kilang Pertamina Internasional
  • Subholding Power dan NRE dipimpin oleh Pertamina Power Indonesia
  • Subholding Commercial dan Trading dipimpin oleh Patra Niaga
  • Dan terakhir Subholding Kapal yang dipimpin oleh Pertamina International Shipping

Struktur Subholding Pertamina

Dengan adanya struktur baru Pertamina, diharapkan tidak akan ada lagi kanibalisme antara sesama anak Pertamina.

Dan yang terpenting adalah semua Subholding Pertamina akan dapat bagian di Rokan.

Coal 180 Dollar

Coal Batubara 180 Dollar

Akhirnya coal tembus 180 dollar. Ini sudah menembus angka All Time High. Orang – orang sibuk membicarakan ESG namun mereka lupa efeknya jika memaksa coal berhenti produksi maka itu akan mengakibatkan kelangkaan energi yang justru bisa berakibat lebih fatal bagi kelangsungan hidup sebuah negara. Kenaikan harga coal justru menjadi hal yang baik bagi EBT. Karena itu akan membuat EBT menjadi terlihat relatif lebih murah jika dibandingkan dengan energi fossil.

Ketika harga coal anjlok ke 50 dollar lagi, maka itu akan membuat EBT kelihatan relatif lebih mahal lagi jika dibandingkan dengan energi fossil. Jadi jika ingin membuat agar adopsi massal EBT terjadi lebih cepat maka harga energi fossil harus melambung tinggi agar membuat Cost EBT terlihat lebih murah.

Kalau harga Coal nanti tembus 200 dollar, maka cost PLTU akan menjadi mahal. Biasanya kalau Coal sudah di atas 100 dollar, produsen coal akan beramai-ramai produksi lebih banyak coal sehingga terjadi oversupply yang berujung pada kejatuhan harga coal lagi. Namun tahun ini nampaknya berbeda karena banyak perusahaan Coal yang sudah kolaps duluan. Apalagi dengan adanya rencana pemerintah Eropa yang katanya akan stop funding ke perusahaan coal dan PLTU. Rencana ini bisa berakibat pada makin banyak perusahaan Coal yang kolaps yang berujung pada semakin langkanya supply coal. Low supply dan demand stagnan maka harga coal akan tetap meroket.

Pada akhirnya yang nanti survive hanyalah perusahaan coal yang efisien dan memiliki cadangan kas besar serta memiliki jaringan funding yang kuat. Menurut saya PTBA adalah perusahaan yang memenuhi semua syarat tersebut. Manajemen kuat dan Himbara siap memberikan dukungan.

Di postingan sebelumnya saya menyebutkan ada 3 sektor BUMN yang memiliki potensi besar di masa depan yakni telekomunikasi, energi dan infrastruktur. Sebenarnya ada sektor finansial juga tapi saya skip saja.

PTBA bersama dengan ELSA dan PGAS adalah BUMN favorite ku di sektor energi seperti yang sudah saya sampaikan di postingan sebelumnya.

Pemerintah Indonesia sedang berupaya menjadi negara yang berdikari di sektor energi dan menurut saya prospek PTBA ELSA dan PGAS akan cerah di masa depan. Apalagi dengan adanya sinergi Rokan dan hilirisasi coal. Sebenarnya ingin juga saya menambah ANTM dan TINS untuk melengkapi portofolio BUMN energi Fossil dan EBT. Sayangnya lagi Prabowo Mode On. Jadi saya pilih saja saham yang secara valuasi paling murah dan menurut saya BUMN energi fossil memiliki valuasi jauh lebih undervalued ketimbang BUMN EBT.

Skydrugz Bot Radar
  • Jika dibandingkan dengan radar sebelumnya, Radar hari ini masih sama. Sunyi. Jika sebelumnya ada 9 yang masuk radar, hari ini ada 10 yang masuk radar.
  • INPC radar hari ke-4.
  • BJBR sudah keluar dari Radar. Hanya 1 hari dalam radar
  • CFIN Radar Hari 2
  • KINO Radar Hari 1
  • TSPC Radar Hari 1
  • Hanya TSPC yang kelihatan menarik masuk radar.

Ikuti Give away Pintarsaham dengan klik link ini: https://www.instagram.com/p/CTcGHFBhwWA/?utm_medium=copy_link

Ikuti Webinar Pintarsaham.id bersama DBS Digibank 10 September 2021 dengan mendaftar di sini. Free for all.

Jika ingin mendapatkan data analisis Laporan Keuangan Kuartalan bisa pesan di sini atau menghubungi Whatsapp Admin Pintarsaham.id +62 831-1918-1386

Jika ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa ke link ini atau hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386 atau dengan Buka rekening saham di Sucor Sekuritas di sini dengan menggunakan referal TIRA2. Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Leave a Reply