ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Skydrugz Radar 3 September 2021: Panin?

Beberapa hari yang lalu ada salah satu anggota di grup PM saya dan menanyakan tentang saham PNIN. Dia bertanya mengapa PNIN harga sahamnya tidak bergerak? Padahal labanya naik dan secara valuasi PER PBV sangat murah. Menurut saya, jawaban singkat untuk pertanyaan ini sangat sederhana, yakni karena market maker nya memang belum menginginkan sahamnya untuk dinaikkan. Tapi tentu orang – orang tidak akan puas dengan jawaban seperti itu. Banyak investor yang tidak ingin mempercayai bahwa di market ada yang namanya market maker. Padahal dari kasus JS dan ASB kita bisa melihat bahwa pasar saham kita ternyata banyak market maker nya. JS dan ASB hanyalah tip of iceberg. Emiten – emiten yang tanpa katalis fundamental dan aksi korporasi bisa bergerak liar di IHSG adalah bukti bahwa di pasar saham Indonesia, market maker adalah real deal. BEI sudah melakukan hal yang benar dengan sering – sering menanyakan penjelasan volatilitas harga saham yang liar. Menurut saya itu memang bertujuan untuk melindungi investor. Cuma itu memang akan membuat jengkel investor yang sahamnya kena tanya dan kena UMA. It can be helped, BEI hanya menjalankan tugasnya sebagai pengawas pasar modal. Jadi harap dimaklumi.

Kembali lagi ke soal Panin. Salah satu grup konglomerat yang jarang saya sentuh sahamnya adalah Grup Panin. Alasan mengapa saya jarang sentuh grup ini adalah karena mereka jaringan bagikan dividen sedangkan saya adalah investor pengejar dividend. No dividend, no party. Kata beberapa investor senior, buat apa kejar dividen yang seupil. Menurut saya dividen seupil adalah bentuk apresiasi real dari pemegang saham pengendali untuk investor minoritas. Kalaupun tidak bagi dividen minimal lakukan buyback saham agar EPS emiten bisa makin besar seperti yang dilakukan Berkshire, mereka tidak bagi dividen tapi rajin buyback. Sehingga biarpun tidak dapat dividen, kita tahu bahwa laba mereka real. Dari hasil pantauan saya terhadap grup Panin sebagai berikut:

  • PNIN terakhir kali bagi dividen di 2013
  • PNLF tidak pernah bagi dividen
  • CFIN tidak pernah bagi dividen
  • VRNA tidak pernah bagi dividen
  • PNBN tidak pernah bagi dividen
  • PNBS tidak pernah bagi dividen
  • KIJA saham yang tidak dikuasai langsung oleh Panin Group tapi founder Panin memiliki saham kawasan industri ini yang juga tidak pernah bagi dividen.
  • AMAG bagi dividen setelah PSP pindah dari Panin ke Fairfax
  • PANS satu – satunya emiten di grup Panin yang rajin bagi dividen.

Kalau ingin mengejar dividen, menurut saya hanya AMAG dan PANS yang menarik untuk dikoleksi di grup Panin.

Balik lagi ke PNIN saham yang ditanyakan di awal tadi. Kalau melihat rasio finansial sederhana, PNIN memang kelihatan menarik. PBV 0,17 PER 3,29. Cadangan kas konsolidasi mencapai 7,1 Triliun. Benar – benar sangat banyak. Sayangnya no dividend, no buyback, no party, nothing.

PNIN terakhir kali bagi dividen di 2013 bersamaan dengan masa di mana PNIN dipaksa BEI ganti bidang usaha dari Asuransi. PNIN memutuskan masuk bisnis Pariwisata dan sejak saat itu PNIN tidak pernah lagi bagi dividen. Dan masalahnya adalah bisnis pariwisata PNIN belum ada kejelasannya sampai pihak BEI kembali bertanya pada PNIN mengenai bisnis pariwisata mereka.

Oleh karena itu menurut saya masa depan dividen PNIN akan sangat dipengaruhi oleh bisnis pariwisata mereka.

Dari laporan keuangan, PNIN kelihatan sangat sehat. Di harga 745 saat ini, PNIN memiliki market capital 3 Triliun. Sedangkan cadangan kas perusahaan adalah 7 Triliun. Dengan kewajiban 4,4 Triliun. Maka cadangan kas bersih PNIN sudah mendekati  market capital nya. Secara valuasi saya bisa bilang kalau PNIN ini benar – benar super undervalued. Sayangnya kita tidak tahu apakah cadangan kas tersebut benar-benar ada atau hanya pencatatan di atas kertas belaka.

Jadi tinggal masalah keyakinan saja. Jika yakin bahwa cadangan kas PNIN benar-benar real maka yang bisa dilakukan tinggal buy and wait till miracle comes. Namun jika tidak yakin kalau cadangan kas 7 Triliun PNIN itu real, maka tinggalkan saja dan move on ke saham lain.

Skydrugz Bot Radar
  • Tersisa 9 saham saja yang masuk radar, mirip dengan jumlah saham di radar kemarin. Nampaknya IHSG sudah memasuki zona super optimis. Ketika sudah memasuki zona super optimis seperti ini, artinya saatnya waspada. Policy saya saat seperti ini adalah wait and see. Saham sudah dibeli selot selot sejak bulan lalu. Sekarang tinggal pasang trailing stop di saham yang sudah cuan. Dan pasang alert buy kalau IHSG anjlok lagi. Meskipun saya sendiri ragu kalau saham incaran saya di sektor energi, konsumer dan infrastruktur akan anjlok dalam lagi karena laba mereka pada umumnya naik di Q2 2021 dan rasanya akan tetap konsisten seperti itu hingga Q4 2021. Keep hold saham yang labanya naik.
  • DOID akhirnya keluar Radar juga. Kemarin DOID menjadi satu-satunya saham coal yang tertinggal di belakang. Artinya DOID hanya 4 Hari masuk radar.
  • INPC Radar Hari 3
  • BJBR Radar Hari 1
  • CFIN Radar Hari 1

Ikuti Webinar Pintarsaham.id bersama DBS Digibank 10 September 2021 dengan mendaftar di sini. Free for all.

Jika ingin mendapatkan data analisis kuartalan bisa pesan di sini dan jika ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa ke link ini atau dengan Buka rekening saham di Sucor Sekuritas di sini dengan menggunakan referal TIRA2. Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Leave a Reply