ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Skydrugz Radar 28 Juli 2021: Fund Manager Cutloss?

Skydrugz Radar 28 Juli 2021: Fund Manager Cutloss?

Di tahun 2017-2019, banyak fund manager reksadana yang membeli saham UNVR dan HMSP. Dan saya yakin mereka semua sudah nyangkut jika melihat harga saham Unilever dan Hanjaya Mandala saat ini. Di tahun 2017-2019 para fund manager reksadana terpaksa harus beli UNVR dan HMSP meskipun kedua saham ini sangat overvalued karena keduanya adalah saham LQ45. Fund manager reksadana kalau mau play safe di industri fund manager, maka mereka pasti akan melakukan mirroring indeks IHSG dan LQ45.

Di 2020-2021, terjadi perubahan besar dalam sistem pembobotan indeks yang pada akhirnya mengubah bobot UNVR dan HMSP akibat free float kecil. Para fund manager reksadana yang sudah beli saham UNVR dan HMSP di pucuk, mau tidak mau harus melakukan penjualan saham alias cutloss agar bobot kedua saham tersebut bisa turun mengikuti bobot free float indeks. And here we are now. Kita menyaksikan gelombang cutloss fund manager. Dan adjustment free float ini masih akan berlangsung sampai tahun 2022. Siapkan diri untuk menderita sampai setahun kemudian.

Setelah beberapa tahun di market saya jadi menyadari lebih asyik menjadi investor ritel ketimbang menjadi fund manager institusi. Menjadi investor ritel kita bisa lebih bebas membeli saham yang kita inginkan. Sedangkan Fund manager institusi hanya bisa beli sebuah saham kalau sudah masuk indeks tertentu. Entah itu indeks MSCI, LQ45 atau IDX30. Padahal seringkali sebuah saham baru masuk LQ45 atau MSCI setelah saham tersebut rally duluan selama beberapa bulan, sehingga pengumuman saham masuk indeks LQ45 atau MSCI hanya menjadi ajang take profit earlier investor. Dan yang beli di pucuk adalah fund manager reksadana dan dana pensiun. Seperti yang bisa kita lihat pada BPJS TK yang mana saham yang ada di portofolio mereka memang bluechip tapi mayoritas dibeli di harga pucuk.

Contoh masuknya saham di Indeks MSCI sebagai ajang TP bisa dilihat pada ANTM. Saham ini masuk MSCI di Februari 2021. Harga saham ANTM saat ada pengumuman masuk MSCI bahkan sempat menyentuh 3040. Tapi begitu Maret 2021, terjadi ajang TP besar-besaran hingga akhirnya ANTM anjlok ke 2250. Dan akhirnya ANTM pun rebound lagi tapi belum bisa menembus harga 3440.

Fund manager yang beli saham ANTM hanya karena ANTM masuk MSCI di harga 3000 mungkin sekarang masih nyangkut. Kalau nanti beberapa bulan kemudian muncul pengumuman bahwa ANTM keluar dari MSCI, fund manager terpaksa harus jual lagi ANTM meskipun ANTM sedang anjlok. Jadi bisa dikatakan fund manager institusi tidak bisa sebebas investor ritel. Apakah di masa depan ANTM bisa naik ke 4000? Mungkin saja terjadi kalau harga nickel meroket hingga 50.000 dollar. Tapi kapan itu akan terjadi? Saya juga tidak tahu.

Cuma memang sih bayaran jadi fund manager institusi jauh lebih gede daripada jadi investor ritel yang kelola dana sendiri. Fund manager bisa dapat management fee 0,5-2% dari total AUM saja sudah lumayan, apalagi kalau ada sistem bagi hasil kalau profit besar. Makin gede AUM makin besar management fee yang didapatkan. Pada beberapa kasus, Fund manager bisa melakukan frontrunning. Pertama beli dulu saham di bottom pakai akun sendiri pakai akun nominee. Selanjutnya nanti tarik harga ke pucuk pakai dana nasabah sambil menyebar banyak good news dan story bombastis. Di pucuk, fund manager tinggal take profit pakai akun pribadi nominee. Sedangkan yang nyangkut adalah dana nasabah reksadana. Di India kasus seperti ini masih sering terjadi. Bagaimana dengan di Indonesia? Mungkin saja ada tapi belum ketahuan. Karena kita tahu bersama dari kasus Jiwasraya dan Asabri, sangat gampang bikin dan pinjam akun nominee di Indonesia.

Tapi mari kita sama – sama berdoa agar kejadian buruk seperti itu tidak terjadi di Indonesia. Saya yakin masih banyak fund manager baik di Indonesia.

Skydrugz Bot Radar
  • Makin sedikit yang masuk ke dalam radar. Sekarang sisa 8 saham. Agak aneh ini. Apakah artinya IHSG sudah pucuk dan bulan depan akan koreksi lagi? Dulu ketika yang masuk radar sudah kurang dari 10 saham, biasanya beberapa bulan kemudian akan ada koreksi besar. Saya harap hal tersebut tidak terjadi. Tapi kalau pun kejadian, tinggal siap – siap saja. Tapering is waiting for us.
  • INTP ternyata sudah PBV 1,62. Wow. HMSP PBV 3,91.
  • ISAT sebentar lagi pengumuman hasil due diligence merger dengan Tri.
  • PZZA PBV sudah mirip DMAS dan INTP.
  • MEDC PBV 0,65 lumayan.

Bagi yang tertarik untuk mendapatkan data analisa kuartalan emiten pilihan bisa pesan di sini.

Atau dengan memesan melalui Whatsapp Tim Pintarsaham di  +62831-1918-1386

Bagi yang ingin mencoba instrumen yang lebih beresiko tinggi kripto dengan resiko duit hilang 100% jika lagi kurang beruntung dan bisa cuan multibagger jika lagi beruntung bisa daftar di sini. 

Buat yang mau daftar di Pintarkripto, isi form di sini.

Buat yang mau punya akun trading kripto Binance atau Tokokripto daftar di sini.

Buat yang mau daftar akun trading dan investasi saham, bisa daftar di sini

Buat yang mau pesan ebook analisis Laporan Keuangan, bisa pesan di sini.

Bagi yang tertarik membuka rekening saham Sucor atau Mirae bisa menghubungi @skydrugz27 via Telegram

Artikel Skydrugz Yang Lainnya Tentang Kripto dan Investasi di Luar Negeri:

1. Cara Deposit di Binance. 

2. Cara Daftar di Akun Kripto Agar Bisa Beli Bitcoin dan Dogecoin

3. Cara trading di market luar negeri. Gunakan token Gotrade: 805963. Jika Ingin trading saham Luar Negeri di Aplikasi Gotrade 

4. Cara Beli Saham TSLA di Binance

5. Cara Mendapatkan Passive Income dari Binance: Menabung Kripto dapat Bunga Seperti Menabung di Bank

6. Teknik Trading di Binance

7. Menjaga Psikologi Agar Tetap Waras

8. Mengenai Pajak Dividen Saham Yang Dibeli di Luar Negeri

9. Tentang Pajak Dividen

10. Cara Cuan di Kripto tanpa Harus Trading

11. Cara Cuan Passive Income di Kripto dari Liquid Swap

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Jika ingin diskusi saham via Telegram bisa dengan menjadi Nasabah Sucor Referal TIRA2 dengan PM saya @skydrugz27 di Telegram.

Setelah mengisi form, bisa menghubungi @skydrugz27 via Telegram.

Untuk Insights Saham bisa ke sini.

Bagi yang mau buka akun Kripto bisa di Binance atau Tokokripto pakai link di sini.

Bagi yang mau join grup kripto bisa isi form PintarKripto.

Jika ingin pesan analisis Laporan Keuangan Kuartalan Komprehensif dari Pintarsaham.id bisa pesan di sini

Disclaimer :
  • Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.
  • I do not provide personal investment advice and I am not a qualified licensed investment advisor. I am an amateur investor.
  • All information found here, including any ideas, opinions, views, predictions, forecasts, commentaries, suggestions, or stock picks, expressed or implied herein, are for informational, entertainment or educational purposes only and should not be construed as personal investment advice. While the information provided is believed to be accurate, it may include errors or inaccuracies.
  • I will not and cannot be held liable for any actions you take as a result of anything you read here.
  • Conduct your own due diligence, or consult a licensed financial advisor or broker before making any and all investment decisions. Any investments, trades, speculations, or decisions made on the basis of any information found on this site, expressed or implied herein, are committed at your own risk, financial or otherwise.
  • No representations or warranties are made with respect to the accuracy or completeness of the content of this entire weblog, including any links to other sites. The links provided are maintained by their respective organizations and they are solely responsible for their content. All information presented here is provided ‘as is’, without warranty of any kind, expressed or implied.
  • From time to time I may include affiliate links and advertisements on my article that result in my receiving a payment should a visitor click on a link or sign up to a service, as per established Internet practice. Readers are entirely responsible for any actions they take as a result of reading or clicking on links on the site, and are urged to read the small print.

Leave a Reply