ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Skydrugz Radar 13 September 2021: Lagi-lagi Inflasi

Skydrugz Radar 13 September 2021: Lagi-lagi Inflasi

Bagi konsumen, inflasi artinya beban baru bagi kehidupan. Karena duit harus keluar lebih banyak untuk membeli produk yang diinginkan. Namun bagi investor, inflasi bisa berarti bertambahnya keuntungan dari portofolio investasi.

Pertama mari kita lihat apa definisi inflasi itu sendiri. Semua kenaikan harga barang dan jasa maka itu dapat dikatakan sebagai inflasi. Bagi generasi tahun 1990-an mungkin masih ingat harga indomie di tahun 1998 hanya sekitar 250 rupiah sebungkus sedangkan sekarang harganya sudah 2500 rupiah. Di tahun yang sama rokok gudang garam satu bungkus hanya sekitar 900 atau 1000 rupiah, lupa persisnya tapi intinya sekarang lebih mahal dari masa lalu.

Perusahaan konsumer seperti INDF UNVR HMSP ULTJ dan GGRM akan lebih mudah menghadapi inflasi karena pada akhirnya semua inflasi harga bahan baku, inflasi harga kontainer, dan kenaikan UMR tidak akan diserap oleh perusahaan sendiri tapi akan disalurkan ke konsumen dengan cara menaikkan harga produknya. Jadi secara tidak langsung para konsumen Lifebouy, Dji Sam Soe, Indomie, Teh Kotak dan Surya yang akan mendukung perusahaan dalam menghadapi inflasi. 10 tahun dari sekarang kita tidak akan lagi melihat lagi Indomie harga 2500, mungkin nanti harganya sudah 3000 atau malah 4000. Jadi laba perusahaan akan meningkat di masa depan yang yang akan menjadi pelindung investornya dari inflasi. Dengan catatan produknya di masa depan tetap laku dan daya beli tetap ada.

Masalah sekarang adalah harga kontainer sudah inflasi, harga komoditas sudah inflasi tapi para produsen barang konsumer belum berani menaikkan harga produk karena daya beli masyarakat masih rendah. Mau naikan harga barang takut ndak ada yang beli. Simalakama.

Skydrugz Bot Radar
  • Di radar sebelumnya 14 saham yang masuk radar. Namun di radar kali ini malah berkurang sisa 13 saham yang masuk radar. Efek IHSG koreksi.
  • HRTA radar hari-5. ASB Play
  • TPIA radar hari ke-10. Di radar sebelumnya harganya 7200, hari ini anjlok lagi ke 7050.
  • PSAB out of radar. Hanya 3 hari di radar
  • INPC radar hari ke-4. Di radar sebelumnya INPC 161, di jumat kemarin sudah 158.
  • BBKP Radar hari ke-2. Menunggu kabar harga exercise right issue.
  • AGII out of radar. Hanya 10 hari di radar
  • IRRA out of radar hanya 1 hari dalam radar
  • FREN radar hari ke-2
  • ARCI radar hari ke-3
  • GJTL radar hari ke-2
  • BCAP radar hari ke-2

Jika ingin mendapatkan data analisis Laporan Keuangan Kuartalan bisa pesan di sini atau menghubungi Whatsapp Admin Pintarsaham.id +62 831-1918-1386

Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa ke link ini atau hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386 atau dengan Buka rekening saham di Sucor Sekuritas di sini dengan menggunakan referal TIRA2. Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Leave a Reply