ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Skydrugz Bot Radar 8 Juli 2021: Bargain Hunting

Skydrugz Bot Radar 8 Juli 2021: Bargain Hunting

Skydrugz Hit Prediction

Kemarin JKON dan DSSA yang hit. 

Market Review

Market sudah diskon sejak Januari 2021. Setelah sempat menyentuh 6500, kini IHSG bermain di area 5900-6000. Konsolidasi selama berbulan-bulan. Akan banyak peristiwa pengumpulan dana gede di bursa:

1. Right Issue BBRI yang akan butuh dana 50-90 Triliun rupiah

2. IPO Bukalapak butuh dana 11,3 Triliun

3. IPO GOTO Gojek Tokopedia butuh dana 800 juta dollar atau sekitar 11,5 Triliun

4. Penjualan saham TBIG yang butuh dana sekitar 3 milyar dollar atau 43 Triliun rupiah

5. Right issue BRIS yang butuh dana sekitar 7,2 Triliun rupiah.

Dari 5 aksi korporasi ini saja, dana publik yang bisa tersedot mencapai lebih dari 120 Triliun rupiah. Belum lagi aksi RI dan PP saham – saham lain yang jumlahnya lebih kecil seperti BHIT, BCAP, MSIN, BULL, dst.

Dari mana dana sebanyak itu akan diperoleh? Tentu dari investor.

Investor yang duitnya habis mungkin akan menjual saham mereka di tempat lain untuk mengikuti aksi korporasi besar di atas.

Atau bisa jadi ada institusi yang menggoreng saham fundamental jelek third liner atau second liner lewat bantuan influencer untuk mendapatkan dana publik dari investor ritel yang haka pucuk lalu cutloss. Aksi goreng menggoreng saham di bursa adalah praktik yang sudah lazim dilakukan semenjak dulu kala. Bisa di lihat kisah Bentjok dan Heru Hidayat. 

Saya rasa praktik seperti itu masih ada sampai sekarang hanya tidak terdeteksi. Memanfaatkan banyak nominee untuk mencari margin agar bisa menggoreng saham.

Itulah kenapa saya tidak mau lagi membeli saham yang harganya sudah naik tinggi ke langit karena bisa saja itu hanyalah kenaikan semu yang disebabkan oleh penggunaan Margin yang berlebihan. Sejarah mencatat penggunaan Margin berlebihan selalu didn’t end well. Yang masih segar di ingatan adalah Margin call berjamaah di saham farmasi Januari 2021. Saham farmasi dan nikel ARB berjamaah. Sampai – sampai beberapa sekuritas menyampaikan kepada nasabah untuk segera membayar jatuh tempo Margin jika tidak ingin terkena forced sell.

Krisis Great Depression 1929 diakibatkan oleh margin call.

Lalu krisis 2008 juga disebabkan oleh utang berlebihan di subprime mortgage. Mirip dengan mekanisme margin call hanya instrumen-nya pakai CDO dan CDS.

Saat ini para pengguna Margin terlindungi oleh ARB 7% dan larangan shortselling. Ketika dua aturan di atas dicabut, semua saham bubble bisa dipecahkan para shortseller. Time will tell bubble mana yang akan pecah duluan ketika aturan shortsell dan ARB 25% dijalankan kembali.

Untuk melawan shortseller maka butuh komunitas seperti Wallstreetbets. Itulah mengapa sudah mulai banyak cult Saham yang berdiri di Indonesia. Mereka mau mencontoh Wallstreetbets. Dengan melawan shortseller, investor bisa mendapatkan durian runtuh dari Short squeezing. Sayangnya shortseller di Indonesia masih belum bebas. Kalaupun nanti dibuka, hanya investor gede yang bisa dapat fasilitas shortsell. Investor kecil hanya bisa jadi makanan pencuci mulut bandar.

Makanya tidak mengherankan sekarang muncul banyak gerombolan cult dari saham – saham bubble yang mencari mangsa dari clueless investor. Kalau nanti shortselling dibuka bebas dan ARB 25%, lalu bubble burst, that will be a huge story.

Lalu apakah harus meninggalkan spekulasi di saham Bubble? Spekulasi itu boleh saja selama sadar dengan segala resikonya dan sudah punya risk management. Setidaknya maksimal 5% dari total portofolio lah, jadi kalaupun duit hilang di spekulasi, tidak sampai harus menangis 7 hari 7 malam. Sambil spekulasi, pantau terus kabar aturan shortsell dan ARB. Karena itu akan menjadi game changer di bursa. Sayangnya big player bursa yang biasanya mendapatkan informasi lebih dahulu ketimbang investor ritel. Jadi well, beberapa hari sebelum itu akan terjadi mungkin big player exit duluan lalu ambil posisi shortselling. Mungkin ada baiknya BEI menerapkan aturan seperti di Bursa Amerika di mana investor ritel bisa mengakses data Short Interest setiap saham. Dengan begitu investor ritel bisa bersatu melawan melawan para shortseller seperti Redditor vs Melvin Capital. Sayangnya informasi mengenai rasio Short Interest tidak bisa diakses oleh investor kecil. Jadi well, big guy always win.

Skydrugz Bot Radar
  • Hanya 43 saham yang masuk radar kali ini. 13 di antaranya adalah saham LQ45
  • BBCA BBRI TLKM UNTR diskon
  • MAIN INKP TKIM BBTN BJTM nampak murah
  • Tapi fokus beli saya bulan ini hanya PTBA WIKA PGAS ELSA
  • MNCN META JRPT ASGR selingan buy kalau ada saham hijau yang berhasil terjual.

Bagi yang tertarik untuk mendapatkan data analisa kuartalan emiten pilihan bisa pesan di sini.

Atau dengan memesan melalui Whatsapp Tim Pintarsaham di  +62831-1918-1386

Bagi yang ingin mencoba instrumen yang lebih beresiko tinggi kripto dengan resiko duit hilang 100% jika lagi kurang beruntung dan bisa cuan multibagger jika lagi beruntung bisa daftar di sini. 

Buat yang mau daftar di Pintarkripto, isi form di sini.

Buat yang mau punya akun trading kripto Binance atau Tokokripto daftar di sini.

Buat yang mau daftar akun trading dan investasi saham, bisa daftar di sini

Buat yang mau pesan ebook analisis Laporan Keuangan, bisa pesan di sini.

Bagi yang tertarik membuka rekening saham Sucor atau Mirae bisa menghubungi @skydrugz27 via Telegram

Artikel Skydrugz Yang Lainnya Tentang Kripto dan Investasi di Luar Negeri:

1. Cara Deposit di Binance. 

2. Cara Daftar di Akun Kripto Agar Bisa Beli Bitcoin dan Dogecoin

3. Cara trading di market luar negeri. Gunakan token Gotrade: 805963. Jika Ingin trading saham Luar Negeri di Aplikasi Gotrade 

4. Cara Beli Saham TSLA di Binance

5. Cara Mendapatkan Passive Income dari Binance: Menabung Kripto dapat Bunga Seperti Menabung di Bank

6. Teknik Trading di Binance

7. Menjaga Psikologi Agar Tetap Waras

8. Mengenai Pajak Dividen Saham Yang Dibeli di Luar Negeri

9. Tentang Pajak Dividen

10. Cara Cuan di Kripto tanpa Harus Trading

11. Cara Cuan Passive Income di Kripto dari Liquid Swap

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Jika ingin diskusi saham via Telegram bisa dengan menjadi Nasabah Sucor Referal TIRA2 dengan PM saya @skydrugz27 di Telegram.

Setelah mengisi form, bisa menghubungi @skydrugz27 via Telegram.

Untuk Insights Saham bisa ke sini.

Bagi yang mau buka akun Kripto bisa di Binance atau Tokokripto pakai link di sini.

Bagi yang mau join grup kripto bisa isi form PintarKripto.

Jika ingin pesan analisis Laporan Keuangan Kuartalan Komprehensif dari Pintarsaham.id bisa pesan di sini

Disclaimer :
  • Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.
  • I do not provide personal investment advice and I am not a qualified licensed investment advisor. I am an amateur investor.
  • All information found here, including any ideas, opinions, views, predictions, forecasts, commentaries, suggestions, or stock picks, expressed or implied herein, are for informational, entertainment or educational purposes only and should not be construed as personal investment advice. While the information provided is believed to be accurate, it may include errors or inaccuracies.
  • I will not and cannot be held liable for any actions you take as a result of anything you read here.
  • Conduct your own due diligence, or consult a licensed financial advisor or broker before making any and all investment decisions. Any investments, trades, speculations, or decisions made on the basis of any information found on this site, expressed or implied herein, are committed at your own risk, financial or otherwise.
  • No representations or warranties are made with respect to the accuracy or completeness of the content of this entire weblog, including any links to other sites. The links provided are maintained by their respective organizations and they are solely responsible for their content. All information presented here is provided ‘as is’, without warranty of any kind, expressed or implied.
  • From time to time I may include affiliate links and advertisements on my article that result in my receiving a payment should a visitor click on a link or sign up to a service, as per established Internet practice. Readers are entirely responsible for any actions they take as a result of reading or clicking on links on the site, and are urged to read the small print.

Leave a Reply