PT Singaraja Putra Tbk (SINI) berencana melakukan rights issue maksimal 721,5 juta saham untuk mendanai akuisisi 99,99% saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) senilai Rp1,73 triliun dari PT Petrosea Tbk (PTRO). Aksi korporasi ini dijadwalkan mendapat persetujuan RUPS pada 26 Mei 2026 dan diproyeksikan memperbaiki ekuitas perusahaan dari negatif menjadi positif Rp1,53 triliun. Langkah strategis ini diharapkan memperkuat struktur permodalan sekaligus memperluas ekspansi SINI ke sektor pertambangan batu bara.
Rincian Aksi Korporasi PMHMETD SINI
Perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 721.500.000 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Dana yang dibidik dari aksi PMHMETD SINI ini mencapai Rp3.607.500.000.000, dengan asumsi harga pelaksanaan sebesar Rp5.000 per saham.
Sebagian besar dana tersebut, yakni Rp1.730.400.000.000, akan dialokasikan untuk mengambil alih 507.380.875 lembar saham KMS milik PTRO. Sisanya akan digunakan untuk pembayaran lebih awal utang kepada kreditur serta memenuhi kebutuhan modal kerja Perseroan.
Transaksi ini tergolong transaksi material karena nilai akuisisi mencapai 110,27% dari total aset SINI per Desember 2025. Selain itu, transaksi ini merupakan transaksi afiliasi mengingat PTRO memiliki hubungan afiliasi dengan pengendali SINI, yaitu Hapsoro.
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Rencana Transaksi SINI 2026
Jadwal Lengkap Rights Issue SINI 2026
Berikut adalah perkiraan jadwal pelaksanaan rencana transaksi berdasarkan dokumen keterbukaan informasi:
| Agenda Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
| Tanggal Keterbukaan Informasi kepada Publik | 16 April 2026 |
| Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) | 26 Mei 2026 |
| Lokasi RUPS | Hotel Veranda Pakubuwono, Jakarta Selatan |
| Batas Waktu Efektif Pernyataan Pendaftaran OJK | Maksimal 12 bulan sejak persetujuan RUPS |
Baca juga: Fokus Garap Emas Hitam SINI Kebut Infrastruktur Tambang Rp500 Miliar dan Mulai Ekspor ke China
Dampak bagi Investor
Pemegang saham lama yang tidak mengeksekusi haknya dalam PMHMETD ini akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham atau dilusi secara proporsional. Namun, secara fundamental, akuisisi KMS memberikan akses bagi SINI ke unit bisnis pertambangan batu bara yang memiliki prospek permintaan stabil dari pasar China dan India.
Manajemen memproyeksikan efisiensi keuangan melalui pelunasan utang yang akan menurunkan beban bunga dan meningkatkan laba bersih. Diversifikasi ke sektor energi ini dilakukan sejalan dengan proyeksi kebutuhan listrik nasional yang tumbuh rata-rata 5,3% per tahun hingga 2034.
Kondisi Keuangan Terkait PMHMETD SINI
Pelaksanaan rights issue ini akan memberikan perubahan signifikan pada rasio keuangan dan struktur neraca perusahaan. Berikut adalah perbandingan proforma posisi keuangan SINI per 31 Desember 2025:
- Total Aset: Meningkat dari Rp1,56 triliun menjadi Rp3,99 triliun setelah PMHMETD.
- Total Ekuitas: Berbalik dari defisit Rp687,41 miliar menjadi positif Rp1,53 triliun.
- Rasio Liabilitas terhadap Aset: Menurun dari 1,44 kali menjadi 0,62 kali.
- Kas dan Setara Kas: Melonjak dari Rp33,56 miliar menjadi Rp1,39 triliun.
Perbaikan struktur modal ini diharapkan dapat menjaga keberlangsungan usaha Perseroan dalam jangka panjang. Investor perlu mencermati ketetapan harga pelaksanaan final yang akan diumumkan dalam prospektus mendatang.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apa tujuan utama SINI melakukan rights issue di tahun 2026? Tujuan utama adalah untuk mendanai akuisisi 99,99% saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) dari PT Petrosea Tbk, melakukan pembayaran utang lebih awal, dan menambah modal kerja.
2. Berapa harga pelaksanaan rights issue SINI? Dalam asumsi proforma laporan keuangan, harga pelaksanaan diestimasi sebesar Rp5.000 per saham, namun harga final akan ditetapkan kemudian dan diungkapkan dalam prospektus.
3. Kapan investor dapat menyetujui rencana aksi korporasi ini? Pemegang saham dapat memberikan suara dalam RUPS yang dijadwalkan pada hari Selasa, 26 Mei 2026, pukul 14.00 WIB.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Transaksi Besar: Akuisisi senilai Rp1,73 triliun ini merupakan transaksi material yang melebihi 100% dari total aset saat ini.
- Perbaikan Neraca: Aksi ini akan menghapus posisi ekuitas negatif perusahaan menjadi positif triliunan Rupiah.
- Hubungan Afiliasi: Penjual saham (PTRO) terafiliasi dengan pengendali SINI, sehingga memerlukan persetujuan dari Pemegang Saham Independen.
- Prospek Bisnis: Akuisisi KMS memberikan SINI kendali atas entitas yang bergerak di sektor pertambangan batu bara.
Profil Singkat Perusahaan
PT Singaraja Putra Tbk (SINI) adalah perusahaan yang bergerak di bidang perusahaan holding dan penyediaan akomodasi jangka pendek lainnya. Perusahaan berkantor pusat di Lippo Cikarang, Bekasi, dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


