ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami
KINO
Weekly Chart KINO 18 Januari 2021

Apakah Saham KINO Sudah Technical Bottom?

Saya suka mencari saham yang secara technical memiliki probabilitas berada di posisi bottom. Salah satu saham yang menurut saya sedang berada di posisi bottom saat ini adalah saham KINO.

Tools yang saya gunakan untuk menilai probabilitas KINO berada di bottom adalah:

  1. Weekly Chart
  2. Bollinger Band
  3. Simple Moving Average MA 200
  4. Stochastic

Mari kita analisis satu persatu keempat indikator tersebut dalam price action saham KINO

Weekly Chart

Saya menggunakan weekly chart karena time frame trading saya berkisar antara 3-12 bulan. Pola chart weekly saham KINO dalam beberapa minggu terakhir sangat mirip dengan pola chart weekly KINO September 2017-September 2018 serta Mei 2019-Maret 2020.

Bollinger Band

Dari Bollinger Band, saya melihat saat ini saham KINO sudah berada di lower bollinger band yang mengindikasikan bahwa KINO saat ini sedang menguji support weekly bottom.

Moving Average

Dari Moving Average, saham KINO juga sedang melakukan uji support di MA 200 weekly. Secara historis, harga saham KINO selalu berada di atas MA 200 weekly.

Stochastic

Dari stochastic, saat ini KINO sudah berada di jalur oversold weekly. Pada umumnya saham yang berada di jalur oversold weekly akan rebound.

Kesimpulan

Saya menyimpulkan KINO sudah berada di area technical bottom dengan probabilitas anjlok 30-40%. Sedangkan probabilitas upside saham ini menurut saya adalah 60-70% dalam time 3-6 bulan.

Bagaimana Strategi Trading di Saham ini?

Ada 2 strategi yakni strategi accumulate buy dan strategi swing. Kita bisa memilih strategi trading sesuai dengan risk profile kita masing-masing.

Strategi Trading Accumulate Buy

Berhubung saham KINO memiliki fundamental yang tidak terlalu buruk dan konsisten mencetak laba maka kita dapat menggunakan strategi accumulate buy

Area buy saham KINO adalah:

  1. 2600-2400: buy 20% dari total alokasi portofolio untuk trading
  2. 2000-1800: buy 20% dari total alokasi portofolio untuk trading
  3. 1300-1100: buy 20% dari total alokasi portofolio untuk trading
  4. 650-450: buy 20% dari total alokasi portofolio untuk trading
  5. 260-50: buy 20% dari total alokasi portofolio untuk trading

Cutloss hanya jika fundamental perusahaan semakin memburuk. Indikator utamanya adalah gagal cetak laba dan bleeding cash 2 tahun berturut-turut.

Strategi Swing Trading

Area buy 2600-2400 maksimal 2% dari total portofolio

Stop Loss: 2470-2280 (minus 5% dari average awal pembelian)

TP: 2880-3120 (minimal cuan 20% dari average awal pembelian)

 

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham  (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi

Leave a Reply