Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightRencana Private Placement Bank Ina BINA 2026

Rencana Private Placement Bank Ina BINA 2026

PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) berencana melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan menerbitkan maksimal 80 juta saham baru bernilai nominal Rp100 per saham. Aksi korporasi ini bertujuan memperkuat struktur permodalan untuk mendukung pengembangan usaha perseroan dan diperkirakan akan mengakibatkan dilusi kepemilikan saham sebesar 1,29%. Pelaksanaan PMTHMETD ini dijadwalkan paling lambat pada September 2026 setelah mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Independen pada 5 Juni 2026.

Rincian Aksi Korporasi Private Placement Bank Ina BINA

BINA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 80.000.000 saham biasa yang diambil dari saham portepel perseroan. Jumlah tersebut setara dengan 1,30% dari seluruh saham yang telah disetor penuh dalam perseroan per April 2026.

Seluruh saham baru tersebut akan diambil bagian oleh PT Indoperkasa Suksesjaya Reasuransi sebagai calon pemodal yang merupakan pihak terafiliasi. Penentuan harga pelaksanaan merujuk pada ketentuan Bursa Efek Indonesia, yakni minimal 90% dari rata-rata harga penutupan saham selama 25 hari bursa berturut-turut di pasar reguler sebelum tanggal permohonan pencatatan.

Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi

Jadwal Lengkap PMTHMETD BINA 2026

Berikut adalah jadwal rencana pelaksanaan aksi korporasi berdasarkan keterbukaan informasi perseroan:

KegiatanTanggal Pelaksanaan
Pengumuman RUPS Independen28 April 2026
Pemanggilan RUPS Independen13 Mei 2026
Pelaksanaan RUPS Independen5 Juni 2026
Pemberitahuan Pelaksanaan PMTHMETD kepada OJKPaling lambat 5 hari kerja sebelum pelaksanaan
Target Batas Waktu Pelaksanaan PMTHMETDSeptember 2026
Pemberitahuan Hasil Pelaksanaan kepada OJKPaling lambat 2 hari kerja setelah pelaksanaan

Dampak bagi Investor dan Struktur Modal

Penerbitan saham baru ini akan memberikan dampak dilusi terhadap persentase kepemilikan pemegang saham lama sebesar kurang lebih 1,29%. Meskipun persentase kepemilikan menurun, jumlah lembar saham yang dimiliki investor lama tidak mengalami perubahan.

Dana hasil PMTHMETD setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan sepenuhnya untuk memperkuat modal inti guna menunjang keberlangsungan bisnis secara berkelanjutan. Partisipasi pemodal terafiliasi diharapkan memberikan kepastian ketersediaan dana di tengah kebutuhan pengembangan usaha yang dinamis.

Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Rencana PMTHMETD PT Bank Ina Perdana Tbk

Kondisi Keuangan dan Estimasi Pasca Aksi Korporasi

Berdasarkan laporan posisi keuangan per 31 Desember 2025 (audited), BINA memiliki total aset sebesar Rp24,43 triliun dan total ekuitas senilai Rp3,30 triliun. Setelah aksi korporasi, jumlah aset dan ekuitas dipastikan meningkat sebesar nilai dana yang berhasil dihimpun dari investor.

Rasio liabilitas terhadap ekuitas perseroan juga diharapkan membaik seiring dengan bertambahnya modal disetor. Jumlah total saham beredar akan meningkat dari 6.134.716.665 lembar menjadi maksimal 6.214.716.665 lembar saham.

Baca juga: Laba Bank Ina Perdana BINA Melesat 268% pada Kuartal I 2026, Simak Analisa Saham BINA

FAQ Investor Terkait Private Placement BINA

1. Siapa yang menjadi pembeli siaga dalam private placement BINA ini? Seluruh saham baru akan diserap oleh PT Indoperkasa Suksesjaya Reasuransi, sebuah perusahaan reasuransi yang berkedudukan di Jakarta dan merupakan pihak terafiliasi dengan BINA.

2. Apakah aksi korporasi ini akan mengubah pemegang saham pengendali? Perseroan menegaskan bahwa pelaksanaan PMTHMETD ini tidak mengakibatkan perubahan pada pihak pengendali perseroan.

3. Apa syarat kuorum agar rencana ini disetujui dalam RUPS Independen? RUPS dinyatakan sah jika dihadiri oleh lebih dari $1/2$ bagian dari seluruh saham dengan hak suara sah yang dimiliki pemegang saham independen dan bukan pihak terafiliasi.

Poin Penting bagi Investor

  • Nilai Nominal: Rp100 per saham.
  • Jumlah Saham Baru: Maksimal 80.000.000 lembar.
  • Target Dana: Meningkatkan struktur permodalan dan likuiditas.
  • Efek Dilusi: Kepemilikan saham lama akan terdilusi sekitar 1,29%.
  • Jadwal RUPS: Jumat, 5 Juni 2026, di Gedung Ariobimo Sentral, Jakarta.

Profil Singkat Perusahaan

PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) adalah perusahaan jasa perbankan yang didirikan pada tahun 1990 dan berkantor pusat di Jakarta Selatan. Hingga April 2026, perseroan mengoperasikan jaringan yang terdiri dari 1 Kantor Pusat, 19 Kantor Cabang, 31 Kantor Cabang Pembantu, dan 8 Kantor Fungsional yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia termasuk Jawa, Sumatera, Bali, Maluku, dan Sulawesi. Pemegang saham utama dan pengendali perseroan adalah PT Indolife Pensiontama.


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang


Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here