Emiten pengelola platform e-commerce Blibli, PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), resmi merampungkan periode pelaksanaan program kepemilikan saham untuk manajemen dan karyawan. Dalam laporan terbarunya, hasil pelaksanaan MESOP PT Global Digital Niaga Tbk menunjukkan adanya konversi hak opsi menjadi saham baru dalam jumlah yang signifikan sepanjang periode Desember 2025 hingga Januari 2026.
Berdasarkan laporan hasil pelaksanaan Program Management and Employee Stock Option Plan (MESOP) yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan telah melaksanakan dua program secara simultan, yakni MESOP Tahap III Program III dan MESOP Tahap I Program IV. Periode pelaksanaan ini berlangsung selama 30 hari kalender, terhitung sejak 15 Desember 2025 hingga berakhir pada 13 Januari 2026.
Rincian Pelaksanaan MESOP PT Global Digital Niaga Tbk Tahap III dan IV
Pelaksanaan hak opsi kali ini terbagi ke dalam dua skema besar dengan rincian konversi yang berbeda. Berikut adalah detail dari masing-masing program berdasarkan laporan resmi perusahaan:
1. Program MESOP III Tahap III
Pada program ini, jumlah hak opsi yang telah berhasil dikonversi oleh manajemen dan karyawan menjadi saham baru mencapai 957.920.300 saham. Meskipun serapan cukup tinggi, masih terdapat sisa hak opsi yang belum dilaksanakan atau belum dikonversi sebesar 325.757.001 saham. Sisa hak opsi ini masih dapat dilaksanakan pada periode pelaksanaan berikutnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2. Program MESOP IV Tahap I
Sementara itu, untuk Program MESOP IV Tahap I, jumlah hak opsi yang telah dikonversi menjadi saham tercatat sebanyak 1.021.011.900 saham. Adapun sisa hak opsi yang belum dikonversi pada tahap ini adalah sebesar 278.988.100 saham. Sama seperti program sebelumnya, sisa opsi yang belum dieksekusi tetap berlaku untuk periode mendatang.
Secara akumulasi, penguatan modal melalui konversi hak opsi ini melibatkan hampir 2 miliar saham baru yang kini telah tercatat di bursa. Langkah ini merupakan bagian dari apresiasi perusahaan terhadap kinerja karyawan dan manajemen sekaligus memperkuat struktur kepemilikan saham di dalam internal perusahaan.
Perubahan Struktur Modal Pasca Pelaksanaan MESOP
Penambahan saham baru melalui program MESOP ini secara otomatis mengubah komposisi jumlah saham beredar PT Global Digital Niaga Tbk. Sebelum pelaksanaan konversi MESOP III Tahap III dan MESOP IV Tahap I ini, jumlah total saham Perseroan tercatat sebanyak 133.863.950.989 saham.
Setelah selesainya periode pelaksanaan pada 13 Januari 2026 dan penerbitan saham baru tersebut, total modal ditempatkan dan disetor Perseroan meningkat menjadi 135.842.883.189 saham. Laporan ini telah ditandatangani oleh Eric Winarta selaku Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan PT Global Digital Niaga Tbk pada tanggal 15 Januari 2026.
Pelaksanaan program kepemilikan saham ini mengacu pada Surat Edaran Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. SE-00002/BEI/03-2020 serta Surat Persetujuan Direksi BEI No. S-13143/BEI.PP1/11-2025 yang diterbitkan pada November 2025 lalu.
Poin Penting bagi Investor
- Total Konversi: Perseroan telah menerbitkan total sekitar 1,97 miliar saham baru dari gabungan dua program MESOP.
- Periode Pelaksanaan: Konversi dilakukan dalam rentang waktu 30 hari (15 Desember 2025 – 13 Januari 2026).
- Peningkatan Jumlah Saham: Jumlah saham beredar meningkat dari 133,86 miliar menjadi 135,84 miliar saham.
- Hak Opsi Tersisa: Masih terdapat sisa hak opsi dari kedua program yang dapat dikonversi pada periode pelaksanaan berikutnya di masa depan.
Profil Singkat Perusahaan PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau yang dikenal dengan nama merek Blibli adalah salah satu perusahaan pelopor ekosistem perdagangan dan gaya hidup omnichannel terintegrasi di Indonesia. Berdiri dengan fokus pada solusi B2C, B2B, dan B2B2C, BELI mengoperasikan platform belanja daring yang mencakup berbagai kategori produk, mulai dari kebutuhan pokok hingga barang elektronik dan gaya hidup. Perusahaan ini memiliki kantor pusat yang berlokasi di Kudus, Jawa Tengah, dan kantor operasional utama di Jakarta.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.