PT Bank Raya Indonesia Tbk telah resmi menyelesaikan periode aksi korporasi pembelian kembali saham (buyback) tahun 2025 yang berakhir pada Juni 2026. Emiten perbankan digital ini tercatat telah menyerap dana sebesar Rp2.715.958.910 untuk membeli 10.818.300 lembar saham dari pasar. Langkah strategis ini menyisakan dana anggaran sebesar Rp17.284.095.422 dari total pagu awal yang dialokasikan perusahaan sebesar Rp20.000.000.000.
Rincian Aksi Korporasi Pembelian Kembali Saham
Aksi korporasi ini dilaksanakan berdasarkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 25 Juni 2025. Perusahaan mengalokasikan dana maksimal Rp20.000.000.000, dengan realisasi pemakaian untuk nilai nominal saham sebesar Rp2.055.462.687 dan total biaya pelaksanaan sebesar Rp660.496.223. Dari target keseluruhan, persentase jumlah nominal saham yang berhasil dibeli mencapai 10,30% dari total rencana semula.
Proses transaksi pembelian dilakukan secara bertahap dalam 8 kali transaksi terpisah sejak Desember 2025 hingga Juni 2026. Harga rata-rata pembelian saham dalam aksi korporasi ini tercatat sebesar Rp190 per lembar saham. Pelaksanaan ini berjalan sesuai dengan regulasi POJK No. 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka.
Jadwal Lengkap dan Riwayat Transaksi Buyback Saham
Pelaksanaan buyback saham ini berlangsung sejak tanggal persetujuan RUPST hingga batas akhir periodenya pada tanggal 25 Juni 2026. Riwayat pembelian saham secara detail dilaporkan oleh manajemen dalam tabel berkala.
| No | Tanggal Transaksi | Jumlah Saham yang Dibeli | Harga Rata-Rata Pembelian (Rp) | Persentase dari Target RUPS | Sisa Anggaran Pembelian (Rp) |
| 1 | 19-Des-2025 | 431.000 | 231 | 0,50% | 19.243.731.623 |
| 2 | 23-Des-2025 | 1.077.500 | 230 | 1,24% | 18.995.432.306 |
| 3 | 30-Des-2025 | 2.136.700 | 233 | 2,49% | 18.497.694.243 |
| 4 | 17-Mar-2026 | 1.912.400 | 180 | 1,72% | 18.153.031.088 |
| 5 | 26-Mar-2026 | 1.216.200 | 181 | 1,10% | 17.932.625.354 |
| 6 | 25-Mei-2026 | 1.176.400 | 168 | 0,99% | 17.734.479.281 |
| 7 | 29-Mei-2026 | 1.818.100 | 165 | 1,50% | 17.433.694.322 |
| 8 | 05-Jun-2026 | 1.050.000 | 142 | 0,75% | 17.284.095.422 |
| Total | 10.818.300 | 190 | 10,30% |
(Sumber data: Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia).
Dampak bagi Investor
Aksi buyback saham ini tidak menimbulkan dampak dilusi bagi pemegang saham lama karena perusahaan membeli kembali saham yang sudah beredar di pasar publik. Struktur modal perusahaan mengalami penyesuaian seiring dengan masuknya 10.818.300 lembar saham tersebut ke dalam akun saham treasuri. Penggunaan dana internal untuk aksi korporasi ini relatif kecil, yaitu hanya menyerap sekitar 13,58% dari total pagu anggaran Rp20 miliar yang dicadangkan.
Secara tidak langsung, pengurangan jumlah saham beredar ini dapat mengoptimalkan rasio keuangan per saham seperti Earning Per Share (EPS) di masa depan. Investor dapat mengombinasikan analisis aksi korporasi ini dengan manajemen portofolio yang terukur untuk meminimalkan risiko pasar modal.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Pendanaan untuk pembelian kembali saham ini sepenuhnya berasal dari modal internal perusahaan tanpa mengganggu likuiditas operasional harian. Total realisasi dana yang terpakai, termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya terkait lainnya, berjumlah Rp2.715.958.910. Sisa anggaran sebesar Rp17.284.095.422 otomatis kembali menjadi bagian dari cadangan permodalan internal perusahaan yang dapat dialokasikan untuk keperluan ekspansi bisnis lainnya.
Laporan penyelesaian transaksi ini telah disampaikan secara resmi oleh Direksi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 15 Juli 2026. Sumber Informasi: Laporan Hasil Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham PT Bank Raya Indonesia Tbk
Poin Penting bagi Investor
- Total Saham yang Dibeli: Perusahaan menyerap 10.818.300 lembar saham dari pasar reguler.
- Dana yang Direalisasikan: Total biaya pembelian beserta biaya pelaksanaan mencapai Rp2.715.958.910.
- Sisa Pagu Anggaran: Tersisa dana Rp17.284.095.422 dari batas maksimal Rp20.000.000.000 yang direncanakan.
- Rentang Waktu Transaksi: Pembelian dilakukan secara bertahap mulai 19 Desember 2025 dan berakhir pada 5 Juni 2026.
- Rata-Rata Harga Eksekusi: Pembelian kembali saham dieksekusi pada harga rata-rata Rp190 per lembar saham.
Profil Singkat Perusahaan
PT Bank Raya Indonesia Tbk merupakan perusahaan terbuka yang bergerak di sektor perbankan dan kini berfokus pada pengembangan ekosistem perbankan digital di Indonesia. Perusahaan merupakan bagian dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku entitas induk group perbankan tersebut. Perusahaan memiliki kantor pusat yang berlokasi di Menara BRILION, Jalan Gatot Subroto No. 177A, Jakarta Selatan.
FAQ
1. Kapan periode pelaksanaan buyback saham PT Bank Raya Indonesia Tbk berakhir? Periode pelaksanaan aksi korporasi ini secara resmi telah berakhir pada tanggal 25 Juni 2026, sesuai dengan batas waktu yang diatur dalam ketentuan POJK.
2. Berapa harga rata-rata pembelian kembali saham tersebut? Harga rata-rata pembelian saham yang dilakukan oleh perusahaan dalam masa realisasi tersebut adalah sebesar Rp190 per lembar saham.
3. Berapa sisa anggaran dana dari aksi korporasi ini? Sisa anggaran dana yang tidak terpakai dalam program ini adalah sebesar Rp17.284.095.422 dari total rencana awal Rp20.000.000.000.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin