Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightRAJA Siapkan Rp250 Miliar untuk Buyback Saham, Simak Rincian Jadwal dan Dampaknya

RAJA Siapkan Rp250 Miliar untuk Buyback Saham, Simak Rincian Jadwal dan Dampaknya

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) secara resmi mengumumkan rencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback saham RAJA di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Perseroan mengalokasikan dana maksimal sebesar Rp250.000.000.000 (dua ratus lima puluh miliar rupiah) untuk aksi korporasi ini, termasuk biaya transaksi dan biaya perantara pedagang efek. Langkah ini diambil dengan merujuk pada regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memungkinkan emiten melakukan pembelian kembali tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam kondisi pasar tertentu.

Rencana Alokasi Dana dan Jadwal Buyback Saham RAJA

Pelaksanaan buyback saham RAJA direncanakan berlangsung dalam jangka waktu paling lama tiga bulan, terhitung mulai tanggal 29 Januari 2026 hingga 28 April 2026. Manajemen menegaskan bahwa seluruh dana yang disisihkan berasal dari saldo kas internal Perseroan dan dipastikan tidak akan mengganggu kegiatan operasional maupun pemenuhan kewajiban keuangan lainnya.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan pada 28 Januari 2026, jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan. Namun, Perseroan tetap menjaga agar jumlah saham yang beredar di publik (free float) tetap berada pada level minimal 7,5%. Pembelian akan dilakukan secara bertahap maupun sekaligus, baik melalui perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun di luar bursa.

Bagi investor yang ingin memantau perkembangan emiten ini secara mendalam, dapat membaca juga mengenai kinerja keuangan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Kuartal III-2025 sebagai referensi tambahan mengenai fundamental perusahaan sebelum periode pembelian kembali ini dimulai.

Dampak terhadap Proforma Laba per Saham

Manajemen Perseroan memproyeksikan bahwa meskipun terdapat penurunan aset dan ekuitas masing-masing sebesar Rp250 miliar akibat penggunaan kas internal, aksi ini justru berpotensi meningkatkan nilai laba per saham (earning per share). Menggunakan data laporan keuangan konsolidasian per 30 September 2025 sebagai dasar perhitungan, laba bersih per saham dasar diprediksi akan mengalami kenaikan:

  • Sebelum Pembelian Kembali: USD 0,00420.
  • Setelah Pembelian Kembali: USD 0,00425.

Kenaikan proforma ini dimungkinkan karena jumlah rata-rata saham yang beredar akan berkurang dari 4.227.082.500 lembar menjadi 4.172.616.269 lembar setelah aksi korporasi dilaksanakan. Penggunaan kas internal juga dinilai lebih efisien karena tidak menimbulkan tambahan liabilitas atau biaya pembiayaan (financing cost) yang dapat membebani kinerja laba rugi di masa mendatang.

Ketentuan Harga dan Pembatasan Transaksi Orang Dalam

Dalam pelaksanaannya, manajemen akan membatasi harga pembelian kembali dengan mengikuti harga yang dianggap baik dan wajar sesuai dengan POJK Nomor 29 Tahun 2023. Selain itu, terdapat aturan ketat mengenai pihak-pihak yang dilarang melakukan transaksi atas saham RAJA selama periode buyback berlangsung.

Pihak-pihak yang termasuk dalam kategori ini meliputi komisaris, direktur, pegawai, dan pemegang saham utama Perseroan. Larangan ini juga berlaku bagi individu yang karena profesi atau hubungan usahanya memiliki akses terhadap informasi orang dalam (insider information). Pembatasan tersebut mencakup periode pelaksanaan pembelian kembali hingga hari yang sama dengan penjualan saham hasil pembelian kembali oleh Perseroan di bursa.

Adapun saham-saham yang telah dibeli kembali akan dicatat sebagai saham tresuri (treasury stock). Selama berstatus sebagai saham tresuri, saham tersebut tidak memiliki hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), tidak diperhitungkan dalam kuorum, dan tidak berhak menerima pembayaran dividen.

Poin Penting bagi Investor

  • Anggaran Maksimal: Rp250.000.000.000 dari kas internal.
  • Periode Pelaksanaan: 29 Januari 2026 sampai dengan 28 April 2026.
  • Tujuan: Menjaga kinerja dan stabilitas pasar modal di tengah fluktuasi signifikan.
  • Metode: Melalui perdagangan di Bursa Efek Indonesia.
  • Dampak EPS: Diproyeksikan naik dari USD 0,00420 menjadi USD 0,00425 berdasarkan proforma September 2025.

Informasi lebih lanjut mengenai dokumen resmi ini dapat diakses melalui sumber file keterbukaan informasi di situs BEI.

Profil Singkat Perusahaan

PT Rukun Raharja sebelumnya bergerak dalam bidang real estate menjadi bergerak dalam bidang penyedia energi terintegrasi dari hulu sampai dengan hilir yaitu menjalankan usaha di bidang jasa atau pelayanan yang meliputi jasa-jasa penunjang pertambangan minyak dan gas bumi, penyediaan tenaga listrik, dan konsultasi bidang pertambangan.


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments