PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) berencana melaksanakan stock split atau pemecahan saham dengan rasio 1:5. Rencana stock split RAJA 2026 ini akan menurunkan nilai nominal saham dari Rp25 menjadi Rp5 per saham, sementara jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh meningkat dari 4.227.082.500 saham menjadi 21.135.412.500 saham.
Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB pada 23 Juni 2026. RAJA menyatakan aksi ini bertujuan meningkatkan likuiditas perdagangan, membuat harga saham lebih terjangkau bagi investor, dan memperluas basis pemegang saham.
Rincian Aksi Korporasi Stock Split RAJA 2026
RAJA menyampaikan keterbukaan informasi pada 13 Mei 2026 terkait rencana pemecahan nilai nominal saham. Aksi ini mengacu pada POJK No. 15/POJK.04/2022 tentang Pemecahan Saham dan Penggabungan Saham oleh Perusahaan Terbuka.
Rasio stock split yang direncanakan adalah 1:5. Artinya, setiap 1 saham lama akan menjadi 5 saham baru setelah pelaksanaan pemecahan saham.
Sebelum stock split, nilai nominal saham RAJA sebesar Rp25 per saham. Setelah stock split, nilai nominal saham akan menjadi Rp5 per saham.
Jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh juga akan berubah. Sebelum stock split, jumlah saham RAJA sebanyak 4.227.082.500 saham, sedangkan setelah stock split jumlahnya menjadi 21.135.412.500 saham.
Perseroan menyebut harga saham RAJA berada di level Rp4.170 per saham berdasarkan harga penutupan 12 Mei 2026. Harga tersebut dinilai relatif tinggi sehingga nilai investasi minimum untuk 1 lot saham menjadi kurang terjangkau bagi sebagian investor.
Baca juga: Rukun Raharja (RAJA) Bakal Stock Split Rasio 1:5, Harga Saham Jadi Lebih Terjangkau
Jadwal Lengkap Stock Split RAJA 2026
| Keterangan | Jadwal / Detail |
|---|---|
| Emiten | PT Rukun Raharja Tbk |
| Kode saham | RAJA |
| Aksi korporasi | Stock split |
| Rasio stock split | 1:5 |
| Nilai nominal sebelum stock split | Rp25 per saham |
| Nilai nominal setelah stock split | Rp5 per saham |
| Jumlah saham sebelum stock split | 4.227.082.500 saham |
| Jumlah saham setelah stock split | 21.135.412.500 saham |
| Pengumuman keterbukaan informasi | 13 Mei 2026 |
| Persetujuan prinsip BEI | 5 Mei 2026 |
| RUPSLB | 23 Juni 2026 |
| Perkiraan persetujuan Menkumham | 8 Juli 2026 |
| Permohonan pencatatan saham tambahan ke BEI | 9 Juli 2026 |
| Perkiraan persetujuan BEI | 10 Juli 2026 |
| Akhir perdagangan saham nominal lama di pasar reguler dan negosiasi | 13 Juli 2026 |
| Recording date saham hasil stock split | 15 Juli 2026 |
| Distribusi saham nominal baru | 16 Juli 2026 |
| Awal perdagangan saham nominal baru | 16 Juli 2026 |
Pelaksanaan stock split wajib dilakukan paling lambat 30 hari kalender setelah RUPSLB menyetujui rencana tersebut. Jika batas waktu jatuh pada hari libur, pelaksanaan dilakukan paling lambat pada hari kerja berikutnya.
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi RAJA terkait Rencana Stock Split
Dampak bagi Investor
Rencana stock split RAJA 2026 tidak menimbulkan dilusi kepemilikan karena aksi ini hanya memecah nilai nominal saham dan menambah jumlah saham secara proporsional. Persentase kepemilikan setiap pemegang saham tetap sama sepanjang tidak ada transaksi jual beli tambahan.
Dari sisi harga, stock split akan membuat harga teoritis per saham menjadi lebih rendah sesuai rasio 1:5. Namun, nilai ekonomi total kepemilikan investor secara teoritis tidak berubah akibat pemecahan saham.
Dari sisi perdagangan, RAJA berharap jumlah saham beredar yang lebih besar dapat meningkatkan frekuensi dan volume transaksi di Bursa Efek Indonesia. Harga yang lebih terjangkau juga diharapkan dapat memperluas partisipasi investor ritel.
Perseroan menyatakan stock split tidak berdampak negatif terhadap posisi keuangan. RAJA juga menyatakan belum memiliki rencana aksi korporasi lain yang berpengaruh terhadap jumlah saham dan/atau permodalan dalam jangka waktu 6 bulan setelah pelaksanaan stock split.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
KJPP Kusnanto & Rekan ditunjuk sebagai penilai independen untuk menentukan nilai pasar 100% saham Perseroan. Laporan penilaian No. 00065/2.0162-00/BS/05/0153/1/IV/2026 tertanggal 17 April 2026 menggunakan tanggal penilaian 31 Desember 2025.
Metode penilaian yang digunakan mencakup metode diskonto arus kas atau discounted cash flow, metode penyesuaian aset bersih atau adjusted net asset, dan metode pembanding perusahaan tercatat atau guideline publicly traded company. Berdasarkan hasil analisis, KJPP menyimpulkan nilai pasar 100% saham Perseroan sebesar US$1.213,86 juta.
FAQ
Apa rencana aksi korporasi RAJA?
RAJA berencana melakukan stock split dengan rasio 1:5, sehingga 1 saham lama menjadi 5 saham baru.
Kapan RUPSLB RAJA untuk persetujuan stock split?
RUPSLB dijadwalkan pada 23 Juni 2026 di Ballroom Hotel Mulia, Jakarta Pusat.
Apakah stock split RAJA menyebabkan dilusi saham?
Stock split tidak menyebabkan dilusi karena jumlah saham bertambah secara proporsional bagi seluruh pemegang saham.
Kapan saham RAJA dengan nominal baru mulai diperdagangkan?
Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru diperkirakan pada 16 Juli 2026.
Poin Penting bagi Investor
- RAJA berencana melakukan stock split dengan rasio 1:5.
- Nilai nominal saham akan turun dari Rp25 menjadi Rp5 per saham.
- Jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh akan naik menjadi 21.135.412.500 saham.
- RUPSLB untuk persetujuan rencana ini dijadwalkan pada 23 Juni 2026.
- Recording date saham hasil stock split diperkirakan pada 15 Juli 2026.
- Awal perdagangan saham dengan nominal baru diperkirakan pada 16 Juli 2026.
- Aksi ini tidak menimbulkan dilusi dan tidak berdampak negatif terhadap posisi keuangan Perseroan.
Profil Singkat Perusahaan
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) adalah emiten yang menjalankan kegiatan usaha utama sebagai perusahaan holding dan aktivitas konsultasi manajemen. Perseroan berkedudukan di Jakarta Pusat.
Kantor pusat RAJA berada di Office Park Thamrin Residences Blok A No. 01-05, Jl. Thamrin Boulevard, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10230. Perseroan dapat dihubungi melalui email Corsec@raja.co.id.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin