Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightPT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Ubah Penggunaan Dana PMHMETD I untuk...

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Ubah Penggunaan Dana PMHMETD I untuk Proyek FWA

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) secara resmi mengumumkan rencana perubahan seluruh penggunaan dana hasil Penawaran Umum Terbatas I melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I). Langkah strategis ini diambil untuk mengoptimalkan ekspansi layanan broadband melalui pengembangan proyek Fixed Wireless Access (FWA).

Perubahan rencana ini merupakan hasil evaluasi internal manajemen dan penyesuaian terhadap dinamika industri telekomunikasi nasional. Informasi detail mengenai aksi korporasi ini telah disampaikan melalui keterbukaan informasi kepada pemegang saham pada tanggal 3 Maret 2026.

Detail Rencana Perubahan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)

Dana hasil PMHMETD I yang semula direncanakan untuk pembangunan jaringan Fiber To The Home (FTTH) melalui PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE) kini dialihkan untuk proyek FWA. Perseroan akan melakukan setoran modal kepada entitas anak, PT Jaringan Infra Andalan (JIA), yang selanjutnya akan diteruskan kepada PT Telemedia Komunikasi Pratama (TKP).

Nilai dana yang akan disetorkan kepada TKP mencapai Rp5.890.000.000.000 (lima triliun delapan ratus sembilan puluh miliar Rupiah). Alokasi terbesar senilai Rp5.065.218.000.000 akan digunakan untuk pengadaan perangkat Customer Premises Equipment (CPE) dan Radio Access Network (RAN).

Selain pengadaan perangkat, dana sebesar Rp403.764.000.000 dialokasikan untuk pembayaran biaya Biaya Hak Penggunaan (IPFR) spektrum frekuensi radio 1,4 GHz tahun kedua. Sisa dana sebesar Rp421.018.000.000 akan digunakan sebagai modal kerja proyek FWA guna mendukung kesiapan operasional.

Modal kerja tersebut mencakup berbagai kebutuhan seperti penyewaan tower, infrastruktur jaringan, hingga biaya pemasaran dan akuisisi pelanggan. Perseroan juga menyisakan sebagian dana sebagai modal kerja tingkat induk untuk biaya operasional dan pengembangan layanan lainnya.

Alasan Strategis dan Dampak Keuangan

Manajemen memandang model bisnis FWA memiliki waktu implementasi yang relatif lebih cepat dibandingkan pembangunan jaringan fiber secara masif. Hal ini diharapkan dapat mempercepat jangkauan layanan broadband Perseroan kepada masyarakat luas.

Investasi pada FWA juga dinilai lebih modular dan scalable sehingga memberikan fleksibilitas lebih baik dalam pengelolaan belanja modal (capital expenditure). Selain itu, langkah ini merupakan bagian dari optimalisasi pemanfaatan spektrum frekuensi 1,4 GHz yang menjadi aset strategis grup.

Dari sisi keuangan, rencana perubahan ini tidak memberikan dampak langsung terhadap laporan laba rugi pada saat transaksi dilakukan. Hal ini dikarenakan transaksi dilakukan dalam bentuk penyertaan modal kepada entitas anak dan tidak menimbulkan keuntungan atau kerugian langsung.

Total aset Perseroan tidak mengalami perubahan, namun terjadi perubahan komposisi aset dari rencana awal pembangunan jaringan FTTH menjadi investasi FWA. Dalam jangka menengah dan panjang, proyek FWA diproyeksikan mampu memberikan kontribusi pendapatan lebih cepat bagi perusahaan.

Rencana ini juga dipastikan tidak menambah kewajiban atau utang baru di tingkat Perseroan. Dengan demikian, rasio solvabilitas perusahaan tetap terjaga meskipun terjadi pergeseran fokus proyek infrastruktur.

Pelaksanaan RUPSLB dan Quorum Kehadiran

Untuk merealisasikan rencana ini, Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Rapat tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu, 8 April 2026, bertempat di Mercure Jakarta Batavia.

Pemegang saham yang berhak hadir adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada penutupan perdagangan tanggal 16 Maret 2026. Pengumuman mengenai rencana RUPSLB telah dipublikasikan melalui situs web Bursa Efek Indonesia dan platform eASY.KSEI.

Sesuai dengan ketentuan POJK No. 15/2020, RUPSLB dapat dilangsungkan jika dihadiri oleh lebih dari $1/2$ bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang sah. Keputusan rapat dianggap sah jika disetujui oleh lebih dari $1/2$ bagian dari pemegang saham yang hadir.

Mata acara tunggal dalam rapat tersebut adalah persetujuan atas perubahan penggunaan dana hasil PMHMETD I. Seluruh direksi dan dewan komisaris bertanggung jawab penuh atas kebenaran informasi yang disampaikan dalam keterbukaan ini.

Poin Penting bagi Investor

  • Peralihan Proyek: Dana dialihkan dari pembangunan jaringan FTTH (IJE) ke proyek FWA (TKP) untuk percepatan ekspansi.
  • Nilai Investasi: Sebesar Rp5,89 triliun akan digunakan untuk pengembangan infrastruktur nirkabel dan modal kerja proyek.
  • Efisiensi Waktu: Implementasi FWA dinilai lebih cepat dan fleksibel dibandingkan pembangunan kabel serat optik ke rumah-rumah secara masif.
  • Aset Strategis: Penggunaan dana mencakup pembayaran hak spektrum 1,4 GHz sebagai fondasi layanan nirkabel perusahaan.
  • Kesehatan Keuangan: Transaksi ini tidak menambah utang baru dan tidak mengubah total nilai aset konsolidasian.
  • Jadwal RUPSLB: Kepastian perubahan dana bergantung pada hasil rapat pemegang saham tanggal 8 April 2026.

Profil Singkat Perusahaan

PT Solusi Sinergi Digital Tbk, yang dikenal dengan brand Surge, merupakan perusahaan holding yang bergerak di bidang periklanan dan layanan digital. Perseroan mengelola investasi pada jaringan serat optik dan berbagai produk ekosistem digital melalui entitas anak.

Perusahaan ini didirikan pada tahun 2012 dengan nama awal PT Lucaffe Indonesia sebelum bertransformasi menjadi penyedia infrastruktur digital. Saat ini, kantor pusat Perseroan berlokasi di Fatmawati Mas Blok III, Jakarta Selatan.

Hingga Maret 2026, susunan direksi dipimpin oleh Yune Marketatmo sebagai Direktur Utama. Struktur pemegang saham mayoritas dikuasai oleh PT Investasi Sukses Bersama dengan kepemilikan sebesar 54,42%.

Sumber File:

Pengumuman Keterbukaan Informasi WIFI

Baca juga:



Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here