Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightPT Barito Pacific Tbk Alokasikan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham BRPT guna...

PT Barito Pacific Tbk Alokasikan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham BRPT guna Jaga Stabilitas Pasar

PT Barito Pacific Tbk (BRPT) resmi mengumumkan rencana aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (buyback) di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Langkah ini diambil sebagai upaya perusahaan untuk menjaga kinerja dan stabilitas pasar modal dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2023. Perseroan telah menyiapkan dana maksimal sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah) untuk melancarkan rencana buyback saham BRPT tersebut.

Mekanisme dan Jadwal Pelaksanaan Buyback Saham BRPT

Pelaksanaan buyback saham BRPT akan dilakukan secara bertahap dalam jangka waktu paling lama 3 bulan. Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan pada 3 Februari 2026, periode pembelian kembali dijadwalkan berlangsung mulai 4 Februari 2026 hingga berakhir pada 3 Mei 2026.

Perseroan telah menunjuk PT Sucor Sekuritas sebagai perantara pedagang efek untuk melakukan pembelian saham melalui perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam pelaksanaannya, tidak ada batasan volume pembelian saham harian. Dana yang digunakan untuk aksi ini berasal dari saldo kas internal dan dana lebih yang dipastikan tidak akan mengganggu operasional perusahaan. Biaya Rp1 triliun tersebut sudah mencakup biaya transaksi, biaya perantara, dan biaya terkait lainnya.

Manajemen menegaskan bahwa pembelian kembali akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar dengan tetap memperhatikan batasan maksimum sesuai regulasi yang berlaku. Selain itu, jumlah saham free float yang harus dipenuhi oleh perseroan akan tetap menjadi perhatian utama selama proses ini berlangsung.

Dampak Keuangan dan Analisis Manajemen

Manajemen PT Barito Pacific Tbk berkeyakinan bahwa transaksi ini tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha dan pertumbuhan masa depan. Hal ini didasarkan pada posisi modal kerja dan arus kas perusahaan yang dinilai cukup untuk membiayai seluruh transaksi.

Berikut adalah simulasi proforma laba per saham (earning per share) berdasarkan laporan keuangan periode 30 September 2025 (dalam ribuan USD, menggunakan kurs tukar per tanggal tersebut):

Komponen KeuanganSebelum BuybackDampakSetelah Buyback
Laba neto tahun berjalan (Pemilik Entitas Induk)582.146582.146
Total Aset16.012.145(59.605)15.952.540
Total Ekuitas6.374.084(59.605)6.314.479
Laba per saham dasar0,006210,00621

(Sumber data: Keterbukaan Informasi BRPT Februari 2026)

Berdasarkan tabel di atas, meskipun terjadi penurunan pada total aset dan ekuitas akibat penggunaan kas untuk pembelian saham, laba per saham dasar diproyeksikan tetap stabil pada angka 0,00621. Pelaksanaan aksi korporasi ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam mencapai struktur permodalan yang lebih efisien.

Poin Penting bagi Investor

  • Nilai Maksimal: Dana dialokasikan sebesar-besarnya Rp1 triliun.
  • Periode Pelaksanaan: Berlangsung selama tiga bulan, yaitu 4 Februari 2026 s.d. 3 Mei 2026.
  • Tujuan Utama: Menjaga kinerja dan stabilitas harga saham di pasar yang berfluktuasi.
  • Status Saham: Saham yang telah dibeli kembali akan disimpan sebagai saham tresuri (treasury stock) dan tidak memiliki hak suara dalam RUPS serta tidak berhak atas dividen.
  • Pengalihan Kembali: Perseroan wajib mengalihkan kembali saham hasil buyback dalam waktu 3 tahun setelah periode berakhir, melalui mekanisme seperti penjualan di bursa, program kepemilikan saham karyawan (MESOP/ESOP), atau pengurangan modal.

Profil Singkat Perusahaan

PT Barito Pacific Tbk (IDX: BRPT) adalah perusahaan energi terintegrasi yang berbasis di Indonesia dengan berbagai aset di sektor energi dan industri. Melalui Star Energy, Barito Pacific mengoperasikan perusahaan panas bumi terbesar di Indonesia yang juga merupakan perusahaan panas bumi terbesar ketiga di dunia.

Sumber file: Laporan Informasi dan Fakta Material BRPT

Baca juga: Analisis Kinerja Keuangan BRPT Q2 2025


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments