Emiten jasa transportasi dan logistik, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), secara resmi melaporkan adanya transaksi afiliasi berupa peningkatan setoran modal pada salah satu entitas anaknya, yaitu PT Adi Sarana Properti (ASP). Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada 11 Februari 2026, nilai transaksi penguatan modal ini mencapai Rp54.000.000.000 (lima puluh empat miliar Rupiah).
Langkah strategis ini diambil guna mendukung kebutuhan operasional serta pengembangan usaha PT Adi Sarana Properti. Manajemen PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menyatakan bahwa transaksi ini merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam memperkuat struktur permodalan anak usaha agar dapat memberikan kontribusi positif bagi kinerja grup secara konsolidasi di masa mendatang.
Detail Transaksi dan Struktur Saham PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)
Peningkatan modal tersebut secara otomatis mengubah komposisi kepemilikan saham serta struktur permodalan di dalam PT Adi Sarana Properti (ASP). Sebelum adanya transaksi ini, ASP memiliki modal dasar sebesar Rp40.000.000.000 dengan modal ditempatkan dan disetor penuh dalam jumlah yang sama. Pada struktur lama, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) hanya memegang 20% kepemilikan atau setara dengan Rp8.000.000.000.
Setelah dilakukannya peningkatan modal pada 11 Februari 2026, struktur modal ASP mengalami perubahan signifikan sebagai berikut:
- Modal Dasar: Meningkat menjadi Rp200.000.000.000 (dua ratus miliar Rupiah).
- Modal Ditempatkan dan Disetor: Menjadi Rp120.000.000.000 (seratus dua puluh miliar Rupiah).
Dengan adanya suntikan modal baru, porsi kepemilikan saham PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) di ASP melonjak menjadi 51,67% atau setara dengan Rp62.000.000.000. Perubahan ini sekaligus mempertegas status ASP sebagai entitas anak langsung yang dikendalikan oleh Perseroan. Selain ASSA, terdapat pemegang saham individu lainnya seperti Drs. Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati (31,67%), Hasan Hardjono (13,33%), dan Judianto (3,33%).
Hubungan Afiliasi dan Tata Kelola Perusahaan
Transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 (POJK 42 Tahun 2020). Selain kepemilikan saham mayoritas, hubungan afiliasi juga terlihat dari adanya kesamaan anggota manajemen di kedua belah pihak.
Bapak Drs. Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur di PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) sekaligus menduduki posisi Komisaris di ASP. Selain itu, Bapak Suherman yang merupakan Head of Accounting Perseroan menjabat sebagai Direktur ASP, dan Ibu Chrystie Puspita Widjaja selaku Head of Finance Perseroan menjabat sebagai Presiden Direktur ASP.
Meskipun bersifat afiliasi, manajemen menegaskan bahwa transaksi ini tidak memiliki benturan kepentingan. Oleh karena itu, sesuai dengan regulasi yang berlaku, prosedur ini tidak memerlukan persetujuan dari pemegang saham independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Direksi dan Dewan Komisaris menyatakan bahwa seluruh informasi material telah diungkapkan secara transparan dan tidak menyesatkan investor.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Transaksi: Suntikan modal sebesar Rp54 miliar dari ASSA kepada anak usahanya, ASP.
- Perubahan Pengendalian: Kepemilikan saham ASSA di ASP meningkat dari 20% menjadi 51,67%, menjadikannya pemegang saham pengendali.
- Tujuan Strategis: Memenuhi kebutuhan tambahan modal kerja ASP untuk menjalankan kegiatan usaha.
- Kepatuhan Regulasi: Transaksi memenuhi standar POJK 42 Tahun 2020 dan telah mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris.
- Manajemen Bersama: Adanya overlapping jabatan di level direksi dan komisaris antara induk dan anak usaha untuk sinkronisasi operasional.
Profil Singkat Perusahaan
PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) merupakan salah satu perusahaan layanan transportasi di Indonesia, yang menyediakan solusi transportasi mencakup penyewaan kendaraan, jasa logistik dan jasa juru mudi serta jual beli kendaraan bekas.
Sumber Data: Keterbukaan Informasi IDX
Baca juga: PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) Kucurkan Modal Rp20 Miliar ke Anak Usaha untuk Perkuat Struktur Finansial
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


