ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Potensi Bandara Gudang Garam vs Bandara Kualanamu

Potensi Bandara Gudang Garam vs Bandara Kualanamu

Di postingan sebelumnya saya membahas mengenai perbedaan bandara Kualanamu dan Bandara Dhoho Gudang Garam. Pada postingan kali ini saya sebenarnya ingin membandingkan revenue bandara Djuanda lalu mencoba memproyeksikannya ke potensi revenue masa depan bandara Gudang Garam. Saya ingin menggunakan bandara Djuanda sebagai sarana proyeksi karena menurut saya secara geografis dan sosial kemasyarakatan, Surabaya memiliki kemiripan dengan Kediri.

Jumlah penduduk Surabaya di 2020 adalah 2.970.730 jiwa

Jumlah penduduk Kediri di 2020 adalah 293.950

Jadi dapat dikatakan bahwa jumlah penduduk Kediri adalah sekitar sepersepuluh dari penduduk Surabaya.

Selama tahun 2020 atau masa pandemi Covid-19, jumlah penumpang di bandara Djuanda adalah sekitar 6,8 juta penumpang.

Kalau data tersebut diproyeksikan ke potensi penumpang bandara Dhoho Gudang Garam berdasarkan proporsi jumlah penduduk maka potensi penumpang bandara Kediri di masa pandemi hanya sekitar 680.000 penumpang. Tentu saja asumsi ini bisa saja meleset. Sayangnya, setelah saya melihat laporan keuangan Angkasa Pura 2, ternyata sumbangan revenue bandara Djuanda ke Angkasa Pura 2 sangat kecil. Jadinya saya terpaksa menggunakan kembali data Bandara Kualanamu sebagai alat proyeksi.

Angkasa Pura 2 Kualanamu

Dari LK terlihat jelas bahwa selama pandemi Covid-19 masih menghasilkan kinerja yang lumayan bagus dengan total revenue 472 milyar rupiah. Sumber pendapatan terbesar dari segmen Aeronautika. Tidak ada yang bisa mengalahkan revenue bandara Soekarno-Hatta. Benar-benar mesin uang. Di masa pandemi saja masih bisa cetak revenue 4,1 Triliun.

Pada tahun 2020, kota Medan memiliki penduduk sebanyak 2.524.321 jiwa. Mirip dengan jumlah penduduk Surabaya. Sehingga asumsi 10% penduduk masih bisa kita pakai. Jadi apabila revenue Kualanamu adalah 472 milyar, maka potensi revenue bandara Dhoho GGRM adalah sekitar 10% dari revenue Kualanamu atau sekitar 47,2 milyar. Tapi estimasi tersebut menurut saya terlalu optimis karena kita bisa lihat bandara lain di Jawa Timur seperti bandara Banyuwangi hanya menghasilkan revenue sekitar 9,6 milyar saja. Jumlah penumpang bandara Banyuwangi hanya sekitar 370ribu orang di tahun 2018

Jumlah penumpang di Kualanamu 2020 adalah 3.367.173 orang. Jika revenue sekitar 472 milyar rupiah, maka 1 penumpang berkontribusi membawa duit sekitar 140.000 rupiah untuk revenue bandara Kualanamu.

Jadi kalau pakai proyeksi pesimis Kualanamu maka potensi revenue Bandara GGRM di masa depan adalah mirip seperti Banyuwangi hanya di kisaran 8-15 milyar rupiah dalam setahun. Long way to BEP

 

 

Jika ingin mendapatkan data analisis Laporan Keuangan Kuartalan bisa pesan di sini atau menghubungi Whatsapp Admin Pintarsaham.id +62 831-1918-1386

Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa ke link ini atau hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386 atau dengan Buka rekening saham di Sucor Sekuritas di sini dengan menggunakan referal TIRA2. Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Leave a Reply