ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Perusahaan Property Yang Memiliki Cadangan Tanah Paling Besar di Q1 2021

Perusahaan Property Yang Memiliki Cadangan Tanah Paling Besar di Q1 2021 (Updated 27 Mei 2021)

 

Di postingan sebelumnya saya mencatat bahwa yang sudah rilis LK Q1 2021 baru 221 emiten. Update hari ini sudah 232 emiten yang rilis LK Q1 2021. Dari 232 emiten tersebut, yang cetak laba hanya 200 emiten. Sedangkan 32 sisanya merugi. Saya menduga banyak emiten yang telat rilis LK Q1 2021 karena LK mereka jelek. Saya justru memuji emiten yang merugi tapi tetap rilis LK Q1 2021 tepat waktu seperti BBKP dan INDY. Keduanya merugi lebih dari 100 milyar di Q1 2021 tapi tetap semangat rilis LK tepat waktu.

Skydrugz

Pada postingan kali ini saya akan membahas emiten property yang sudah rilis LK Q1 2021 dari sisi cadangan tanah. Mengapa penting membahas cadangan tanah? Karena menurut saya, jualan utama emiten property adalah tanah. Tanpa tanah, bagaimana bisa membuat bangunan. Jadi salah satu skill wajib yang dimiliki oleh perusahaan property adalah kemampuan melakukan replenishing cadangan tanah. Beli tanah murah, jual tanah mahal adalah jalan ninja emiten properti. Makin besar nilai cadangan tanah maka makin besar pula peluang revenue perusahaan di masa depan.

Berdasarkan hasil pantauan saya,  baru 11 emiten properti yang rilis LK Q1 2021 yakni BEST BSDE CTRA DUTI JRPT KIJA SMDM DMAS INDO PURI ATAP. Ada beberapa emiten yang tidak mencatat nilai cadangan tanah di laporan keuangannya jadi saya ambil saja nilai persediannya sebagai estimasi nilai cadangan tanahnya. Berikut list-nya:

No Saham Nilai Cadangan Tanah Persediaan
1 BSDE 12,4 Triliun 11,4 Triliun
2 CTRA 7,6 Triliun 12 Triliun
3 JRPT 4,7 Triliun 2,8 Triliun
4 DUTI 4,4 Triliun 3,5 Triliun
5 PURI 13,4 Milyar 183 Milyar
6 KIJA 11,9 Milyar 1,5 Triliun
7 ATAP 972 Juta 52 milyar
8 BEST 1,5 Triliun
9 SMDM 2 Milyar
10 DMAS 2 Triliun
11 INDO
  • Dari Q1 2021 terlihat jelas bahwa BSDE menjadi emiten dengan nilai cadangan tanah paling besar yang kemudian diikuti oleh CTRA JRPT dan DUTI. Belum ada satupun emiten properti yang bisa mengalahkan nilai cadangan tanah BSDE. Tinggal tunggu BKSL APLN ASRI SMRA dan PWON rilis LK Q1 2021 untuk membandingkan dengan powerhouse properti lainnya.
  • Nilai cadangan tanah tersebut bisa naik jika dilakukan revaluasi asset ataupun jika dilakukan penjualan. Apalagi jika di atas tanah dibuat bangunan real estate yang mewah, tanah di sekitarnya bisa ikutan terapresiasi. Seperti contohnya sawah yang berada di jalan utama itu harganya bisa naik kalau disampingnya dibangun mall atau perumahan. Zaman dulu di perbatasan Indonesia harga tanah satu hektar bisa dibeli dengan satu karung beras karena berada di tengah hutan. Sekarang begitu ada jalan bagus, harga tanahnya langsung melonjak. Karena itu nilai cadangan yang saya tuliskan di atas masih bisa berubah.

Bagi yang tertarik untuk mendapatkan data analisa kuartalan emiten pilihan bisa pesan di sini.

Atau dengan memesan melalui Whatsapp Tim Pintarsaham di  +62831-1918-1386

Bagi yang ingin mencoba instrumen yang lebih beresiko tinggi kripto dengan resiko duit hilang 100% jika lagi kurang beruntung dan bisa cuan multibagger jika lagi beruntung bisa daftar di sini. 

Buat yang mau daftar di Pintarkripto, isi form di sini.

Buat yang mau punya akun trading kripto Binance atau Tokokripto daftar di sini.

Buat yang mau daftar akun trading dan investasi saham, bisa daftar di sini

Buat yang mau pesan ebook analisis Laporan Keuangan, bisa pesan di sini.

Bagi yang tertarik membuka rekening saham Sucor atau Mirae bisa menghubungi @skydrugz27 via Telegram

Artikel Skydrugz Yang Lainnya Tentang Kripto dan Investasi di Luar Negeri:

1. Cara Deposit di Binance. 

2. Cara Daftar di Akun Kripto Agar Bisa Beli Bitcoin dan Dogecoin

3. Cara trading di market luar negeri. Gunakan token Gotrade: 805963. Jika Ingin trading saham Luar Negeri di Aplikasi Gotrade 

4. Cara Beli Saham TSLA di Binance

5. Cara Mendapatkan Passive Income dari Binance: Menabung Kripto dapat Bunga Seperti Menabung di Bank

6. Teknik Trading di Binance

7. Menjaga Psikologi Agar Tetap Waras

8. Mengenai Pajak Dividen Saham Yang Dibeli di Luar Negeri

9. Tentang Pajak Dividen

10. Cara Cuan di Kripto tanpa Harus Trading

11. Cara Cuan Passive Income di Kripto dari Liquid Swap

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Jika ingin diskusi saham via Telegram bisa dengan menjadi Nasabah Sucor Referal TIRA2 dengan PM saya @skydrugz27 di Telegram.

Setelah mengisi form, bisa menghubungi @skydrugz27 via Telegram.

Untuk Insights Saham bisa ke sini.

Bagi yang mau buka akun Kripto bisa di Binance atau Tokokripto pakai link di sini.

Bagi yang mau join grup kripto bisa isi form PintarKripto.

Jika ingin pesan analisis Laporan Keuangan Kuartalan Komprehensif dari Pintarsaham.id bisa pesan di sini

Disclaimer :
  • Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.
  • I do not provide personal investment advice and I am not a qualified licensed investment advisor. I am an amateur investor.
  • All information found here, including any ideas, opinions, views, predictions, forecasts, commentaries, suggestions, or stock picks, expressed or implied herein, are for informational, entertainment or educational purposes only and should not be construed as personal investment advice. While the information provided is believed to be accurate, it may include errors or inaccuracies.
  • I will not and cannot be held liable for any actions you take as a result of anything you read here.
  • Conduct your own due diligence, or consult a licensed financial advisor or broker before making any and all investment decisions. Any investments, trades, speculations, or decisions made on the basis of any information found on this site, expressed or implied herein, are committed at your own risk, financial or otherwise.
  • No representations or warranties are made with respect to the accuracy or completeness of the content of this entire weblog, including any links to other sites. The links provided are maintained by their respective organizations and they are solely responsible for their content. All information presented here is provided ‘as is’, without warranty of any kind, expressed or implied.
  • From time to time I may include affiliate links and advertisements on my article that result in my receiving a payment should a visitor click on a link or sign up to a service, as per established Internet practice. Readers are entirely responsible for any actions they take as a result of reading or clicking on links on the site, and are urged to read the small print

Leave a Reply