Perbandingan Saham Sektor Batu Bara di Bursa Efek Indonesia

Perbandingan Saham Batubara

Perbandingan Saham Sektor Batu Bara di Bursa Efek Indonesia kali ini akan membandingkan 5 saham yang bergerak di sektor batu bara. Di sektor batu bara sendiri ada banyak perusahaan terbuka yang bisa kita beli sahamnya.

Pada artikel ini untuk lebih memudahkan perbandingan maka hanya 5 saham batu bara saja yang dibandingkan yaitu PTBA (PT. Tambang Bukit Asam, Tbk), ITMG (PT. Indo Tambang Raya Megah, Tbk), HRUM (PT. Harum Energy, Tbk), ADRO (PT. Adaro Energy, Tbk), INDY (PT. Indika Energy, Tbk).

Perbandingan ini dilihat dari Laporan Keuangan per Kuartal 3 2018 dan harga saham per tanggal 18 Januari 2019 pada menu screener stockbit. Untuk diketahui bahwa pergerakan saham yang berada di sektor komoditas seperti batu bara lebih “naik turun” dibandingkan saham sektor lainnya seperti consumer goods misalnya.

Hal ini tidak terlepas dari pergerakan harga komoditas batu bara yang juga naik turun dengan cepat. Padahal sebenarnya ada beberapa perusahaan yang menjual batu baranya dengan sistem kontrak yang sudah disepakati di awal.

Untuk melihat perbandingan saham di sektor lainnya bisa dilihat di artikel ini :

Perbandingan Saham Sektor Batu Bara
Perbandingan Saham Sektor Batu Bara

Hal yang pertama kali kita bandingkan adalah dilihat dari rasio PER yang penjelasannya bisa dibaca di artikel : 4 Rasio Saham yang digunakan untuk menilai suatu saham . Paling “murah” dilihat dari PER adalah INDY dengan PER yang hanya 5,09 untuk annualised dan hanya 2.22 untuk PER TTM. INDY juga jika dilihat dari Earning Yield tertinggi dan rasio PBV yang paling murah dibandingkan 4 saham batu bara lainnya. Jadi apakah INDY layak dikoleksi??.

Dari segi market cap atau kapitalisasi pasar yang paling besar bobotnya pada IHSG adalah PTBA yang merupakan BUMN di sektor pertambangan batu bara. Menariknya dilihat dari sisi Enterprise Value yang terbesar adalah ADRO. Enterprise value merupakan salah satu cara mengetahui nilai suatu perusahaan.

Penjelasan tentang enterprise value bisa dilihat di : Enterprise Value dan Penggunaannya dalam Mengukur Kewajaran Harga Suatu Saham

Dari sisi keuntungan atau profitabilitas, makin tinggi margin makin bagus Click To Tweet. Terlihat dari gambar diatas ternyata yang terbaik adalah PTBA dalam hal net profit margin atau margin laba bersih.

  • Perbandingan Saham Batu Bara dari Rasio Keuangan

Perbandingan Saham Batu Bara dari sisi Rasio Keuangan
Perbandingan Saham Batu Bara dari sisi Rasio Keuangan

Dilihat dari rasio keuangan saham batu bara yang rasionya lebih baik dibandingkan lainnya adalah PTBA.

  • Perbandingan Saham Batu Bara dari Rasio Kemampuan Bayar Hutang

Perbandingan Saham Batu Bara dari sisi HUtang
Perbandingan Saham Batu Bara dari sisi HUtang

Perbandingan dari hal kemampuan membayar hutang dan rasio hutang ternyata yang paling terbaik adalah HRUM dengan tidak memiliki hutang sama sekali. Hal yang menarik dari sektor batu bara adalah rasio hutang yang memang sangat rendah berbeda dengan sektor konstruksi dan properti misalnya. Makin rendah rasio hutang makin baik buat perusahaan karena meminimalisir terjadinya kebangkrutan. Click To Tweet

  • Perbandingan Saham Batu Bara dari Dividen dan Pergerakan Harga Saham

Perbandingan Saham Batu Bara dilihat dari Dividen dan Kenaikan Harga
Perbandingan Saham Batu Bara dilihat dari Dividen dan Kenaikan Harga

Dari dividen , saham batu bara memang terkenal memberikan dividen yang banyak jika memang lagi bagus-bagusnya kinerjanya dan harga batu bara. Terlihat dari tabel diatas dimana saham yang memberikan dividen terbesar adalah ITMG dengan dividen yieldnya yang hingga mencapai 14.1% karena dalam setahun ITMG membagikan dividen 2 kali. Bagi investor saham yang mengincar saham dividen maka ITMG merupakan salah satu saham yang paling layak dikoleksi.

Penting juga untuk diingatkan ketika kinerja batu bara merosot maka dividen yang dibagikan juga sudah pasti merosot.

Dilihat dari pergerakan harga saham ternyata dari awal tahun 2019 sudah ada saham yang naik hingga 37.5% yaitu INDY bahkan dalam 3 tahun terakhir sudah naik hingga 1918.5%.

Hal ini tidak terlepas dari sektor batu bara yang tergolong volatil, ketika sedang on harga batu bara dengan sendirinya saham perusahaan batu bara main diminati. Dari posisi harga setahun terakhir yang naik paling tinggi adalah PTBA dengan kenaikan mencapai 43.3% .

PTBA sempat stock split ketika sebelum meroket harga sahamnya ketika itu. Pengin tahu lebih paham tentang stock split cek artikel ini : Pengaruh Stock Split dan Reverse Stock Split terhadap Harga Saham

Pastikan sebelum memutuskan membeli saham apapun agar mengetahui risiko-risiko yang ada salah satunya nyangkut kalau terlalu ambil harga yang “diatas”. Lihat trend, isu yang ada, pergerakan harga batu bara dan aspek kualitatif lainnya.

  • Perbandingan Saham Batu Bara dari Laba Rugi dan Arus Kas

Perbandingan Saham Batu Bara dilihat dari Arus Kas dan Laba Rugi
Perbandingan Saham Batu Bara dilihat dari Arus Kas dan Laba Rugi

Dilihat dari laporan laba rugi dan arus kas pada kuartal 3 2018. Saham-saham batu bara menghasilkan laba yang baik. Dilihat dari pertumbuhannya Laba per Lembar Saham tertinggi pertumbuhannya dibandingkan tahun lalu adalah ITMG. Laba setelah pajak dan bunga terbesar adalah ADRO.

Dari laporan arus kas bersih, makin tinggi makin bagus. Arus kas bersih terbesar adalah ADRO.

Kesimpulan

Saham-saham yang bergerak di sektor baru bara di Bursa Efek Indonesia tercatat ada sebanyak 25 emiten. Terlalu banyak dan tidak efisien sepertinya jika dibandingkan ke 25nya sehingga dipilih 5 saham batu bara yang sering menjadi trending topic. Masing-masing saham ternyata tidak ada yang terlalu dominan lebih baik dibandingkan saham lainnya jika dilihat dari laporan keuangannya.

Maka tentukan strategi saham yang tepat untuk kita seperti apa. Apakah ingin trend following ?? apakah ingin mengkoleksi saham dividen atau malah pengin semua saham batu bara yang ada??. Ingat juga untuk melakukan diversifikasi dan ketahui jika saham batu bara tergolong cepat “naik turunnya”.

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham untuk mendapatkan informasi yang terbaru. Kami juga hadir di Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram di @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *