PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp7,61106 per saham dari laba bersih tahun buku 2025 dengan total maksimal Rp580,07 miliar. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 13 Mei 2026 bagi pemegang saham yang tercatat pada recording date 29 April 2026.
Rincian Aksi Korporasi Dividen BNII
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 17 April 2026 menyetujui distribusi dividen sebesar 35% dari laba bersih tahun 2025. Perseroan mengalokasikan dana maksimal senilai Rp580.078.199.763 untuk dibagikan kepada seluruh pemegang saham yang berhak.
Dividen ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja keuangan perusahaan sepanjang tahun buku 2025. Investor akan dikenakan pajak dividen sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia.
Baca juga: Kinerja Keuangan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) Tahun 2025
Jadwal Dividen Tunai Maybank Indonesia 2026
Berikut adalah jadwal lengkap pelaksanaan pembagian dividen tunai BNII berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan:
| No. | Kegiatan | Tanggal |
| 1 | Rapat Umum Pemegang Saham (RUPST) | 17 April 2026 |
| 2 | Pengumuman di Bursa Efek Indonesia (BEI) | 20 April 2026 |
| 3 | Cum Dividend Pasar Reguler dan Negosiasi | 27 April 2026 |
| 4 | Ex Dividend Pasar Reguler dan Negosiasi | 28 April 2026 |
| 5 | Cum Dividend Pasar Tunai | 29 April 2026 |
| 6 | Ex Dividend Pasar Tunai | 30 April 2026 |
| 7 | Tanggal Daftar Pemegang Saham (Recording Date) | 29 April 2026 |
| 8 | Tanggal Pembayaran Dividen Tunai | 13 Mei 2026 |
Sumber Informasi: Pemberitahuan Jadwal dan Tata Cara Pembayaran Dividen Tunai BNII
Dampak bagi Investor
Pembagian dividen ini memberikan imbal hasil langsung bagi pemegang saham tanpa menyebabkan dilusi kepemilikan saham. Investor perlu memperhatikan fenomena dividend trap yang sering terjadi saat harga saham terkoreksi pada tanggal ex-dividend.
Penerimaan dividen bersih akan bervariasi tergantung status perpajakan masing-masing investor, dengan tarif maksimal 20% untuk Wajib Pajak Luar Negeri. Pengelolaan dana dividen secara bijak dapat mendukung penguatan portofolio investasi dalam jangka panjang.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Tata Cara Pembayaran Dividen
Bagi investor yang sahamnya berada dalam penitipan kolektif KSEI, pembayaran dilakukan secara otomatis melalui rekening dana nasabah (RDN) masing-masing. Pemegang saham dalam bentuk warkat wajib mendaftarkan nomor rekening bank kepada Biro Administrasi Efek paling lambat 29 April 2026.
Pajak dividen dipotong langsung oleh pihak Perseroan atau KSEI sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bukti potong pajak tersedia mulai 1 Juli 2026 dan dapat diambil melalui perusahaan efek atau bank kustodian.
FAQ
Kapan batas terakhir membeli saham BNII agar mendapat dividen? Investor harus memiliki saham BNII paling lambat pada tanggal cum-dividend pasar reguler, yaitu 27 April 2026.
Berapa besaran pajak dividen saham BNII? Pajak akan dikenakan sesuai aturan yang berlaku, di mana WPLN dikenakan 20% kecuali memenuhi syarat tarif P3B yang lebih rendah.
Kapan dividen BNII masuk ke rekening investor? Dana dividen dijadwalkan masuk ke rekening pemegang saham atau RDN pada 13 Mei 2026.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai dividen: Rp7,61106 per saham.
- Dividend Payout Ratio: Sekitar 35% dari laba bersih.
- Tanggal pencatatan (recording date): 29 April 2026.
- Tanggal pembayaran: 13 Mei 2026.
- Batas waktu dokumen pajak luar negeri: 29 April 2026.
Profil Singkat Perusahaan
PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) merupakan salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia yang merupakan bagian dari grup perbankan internasional Maybank. Perseroan menyediakan berbagai solusi perbankan komprehensif mulai dari perbankan ritel, korporasi, hingga layanan perbankan syariah.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


