Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) Tahun 2025

Kinerja Keuangan PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) Tahun 2025

Pada tahun 2025, PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan berdasarkan laporan keuangan tahunan yang berakhir pada 31 Desember 2025.


Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 31 Desember 2025, total aset tercatat sebesar Rp 3,36 triliun, mengalami kenaikan 27,16% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 2,65 triliun.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 19,92% menjadi Rp 740,66 miliar, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada kas dan setara kas serta aset lancar lainnya.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 2,62 triliun, naik 52,45%, didorong oleh peningkatan signifikan pada aset tetap akibat revaluasi dan penambahan aset.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir Desember 2025, liabilitas mencapai Rp 664,03 miliar, naik 23,15% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 177,54 miliar, meningkat 0,55%, terutama disebabkan oleh kenaikan utang usaha pihak ketiga.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 486,49 miliar, dengan kenaikan 34,15%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang termasuk peningkatan liabilitas pajak tangguhan dan utang bank.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 2,70 triliun, naik 28,18% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan saldo laba dan surplus revaluasi aset tetap.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan 

Selama tahun 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 1,01 triliun, turun 15,89% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,21 triliun. Penurunan ini terjadi di tengah dinamika operasional perusahaan sepanjang tahun.

Laba Bersih 

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 213,30 miliar, turun 15,48% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 252,37 miliar. Perubahan ini sejalan dengan penurunan pendapatan meskipun perusahaan berupaya menjaga efisiensi beban pokok pendapatan.

Earnings per Share (EPS) 

EPS tercatat sebesar Rp 28,78, mencerminkan penurunan 15,48% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.


Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 4,17x, menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 3,88x, mengindikasikan likuiditas yang tetap longgar meskipun mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 24,02%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari pendapatan setelah dikurangi beban pokok.
  • Margin Laba Bersih: 20,64%, mencerminkan tingkat profitabilitas yang sehat setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 6,22%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 8,25%, menggambarkan imbal hasil atas modal yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,25x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan yang konservatif dengan tingkat ketergantungan pada utang yang rendah.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 1.710 per 11 Februari 2026, PER tercatat 59,42x, mengindikasikan valuasi premium terhadap kinerja laba saat ini.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 348,60, PBV perusahaan berada di level 4,91x, mencerminkan tingkat kepercayaan pasar yang tinggi terhadap nilai aset dan prospek perusahaan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk selama tahun 2025 menunjukkan posisi neraca yang semakin kuat berkat pertumbuhan aset yang signifikan, terutama dari revaluasi aset tetap, yang mempertebal ekuitas perusahaan. Meskipun pendapatan dan laba bersih mengalami koreksi year-on-year, perusahaan tetap mempertahankan margin profitabilitas yang sehat dan struktur permodalan yang sangat solid dengan tingkat utang yang rendah. Investor perlu memperhatikan valuasi pasar yang tergolong premium serta kemampuan perusahaan dalam membalikkan tren penurunan pendapatan di periode mendatang untuk menjustifikasi valuasi tersebut.


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/), baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/) dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments