Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) Tahun 2025

Kinerja Keuangan PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) Tahun 2025

Sepanjang tahun 2025, PT FKS Food Sejahtera Tbk mencatatkan kinerja yang menunjukkan stabilitas fundamental dan perbaikan profitabilitas yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025.


Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 31 Desember 2025, total aset tercatat sebesar Rp2.089.881 juta, mengalami kenaikan 6,40% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp1.964.172 juta.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 5,78% menjadi Rp584.240 juta, terutama dipengaruhi oleh penurunan pada kas dan setara kas yang signifikan dari Rp222.847 juta menjadi Rp133.365 juta.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp1.505.641 juta, naik 12,02%, didorong oleh peningkatan aset keuangan tidak lancar lainnya yang melonjak menjadi Rp153.491 juta.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir Desember 2025, liabilitas mencapai Rp945.865 juta, naik 3,03% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp720.645 juta, meningkat 23,35%, terutama disebabkan oleh kenaikan utang bank jangka pendek yang signifikan menjadi Rp111.726 juta.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp225.220 juta, dengan penurunan 32,53%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang dimana utang bank jangka panjang berkurang drastis menjadi Rp94.900 juta.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp1.144.016 juta, naik 9,36% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh penurunan defisit saldo laba seiring dengan perolehan laba tahun berjalan.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan 

Selama tahun 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp1.957.977 juta, naik 1,95% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1.920.620 juta. Pertumbuhan ini ditopang oleh stabilitas penjualan di tengah tantangan pasar.

Laba Bersih 

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp89.129 juta, naik 28,29% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp69.472 juta. Perubahan ini disebabkan oleh peningkatan laba bruto dan efisiensi pada beban pajak penghasilan yang menurun signifikan.

Earnings per Share (EPS) 

EPS tercatat sebesar Rp9,57, mencerminkan kenaikan 28,28% YoY, sejalan dengan pertumbuhan laba bersih perusahaan.


Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 0,81x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar masih perlu perhatian karena di bawah 1x.
  • Quick Ratio: 0,65x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 38,96%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan setelah dikurangi beban pokok penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 4,55%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 4,26%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 7,79%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,83x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang yang masih dalam taraf wajar.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp140 per 18 Februari 2026, PER tercatat 14,63x, mengindikasikan valuasi pasar terhadap kemampuan laba perusahaan.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp123,00, PBV perusahaan berada di level 1,14x, mencerminkan harga pasar yang sedikit premium dibandingkan nilai bukunya.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT FKS Food Sejahtera Tbk selama tahun 2025 menunjukkan momentum pertumbuhan laba yang solid meskipun pertumbuhan pendapatan relatif moderat. Peningkatan laba bersih dan EPS menjadi sinyal positif terhadap efektivitas efisiensi operasional perusahaan, namun investor perlu memperhatikan posisi likuiditas jangka pendek yang mengetat serta peningkatan liabilitas jangka pendek yang signifikan.


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here